Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 42


__ADS_3

Aisya meminta kepada dimas agar bisa kembali kekantor untuk membantu rangga karena selama Rendy menghilang rangga mengurus urusan di kantor, memang rangga belum berpengalaman tapi dengan IQ nya dan bantuan dari abang abang nya tentu akan mudah baginya, tapi menurut aisya di usinya rangga seharusnya dia bergabung dengan teman teman nya dan menikmati masa muda nya bukan malah di sibukkan dengan tugas kantor.


"kamu dengerin kakak rangga, biar kaka yang urus masalah di kantor dan kamu fokus dengan ujian masuk universitas kamu" bujuk aisya


"aku tidak masalah tentang ujian kak" jawab rangga.


"kakak tahu kamu nggak ada masalah tapi kamu masih muda kakak mau kamu menikmati masa muda kamu dan fokus sama belajar kamu, dan abang kamu pasti juga berharap kamu seperti itu, dia pasti tidak mau diusia kamu sekarang duduk dikantor dan menatap layar komputer sepanjang hari, kalo kamu memang kamu mau kerja kakak juga tidak masalah tapi selesai kan sekolah kamu dulu, nanti setelah masuk universitas kamu bisa kerja sambil belajar Oke "rangga mangangguk pasrah dan memang benar seperti yang di bilang aisya" bang besok aku akan mulai ke kantor, Rendy kirim berkas berkas kantor ke kakak ya"ucap aisya dan pergi ke kamar nya"


"dimas bukan kah aisya terburu buru mau ke kantor, dia kan baru saja kembali" ucap Rafa


..."dia melakukan nya agar dia tidak terlalu kepikiran soal Rendy dan dengan dia bekerja dia bisa sedikit melupakan soal Rendy" jawab dimas...

__ADS_1


Keesokan paginya aisya kembali ke kantor, dia kembali sebagai sekretaris Rangga dengan alasan rangga sibuk dengan ujian nya dia akan mengambil alih pekerjaan dan semua proyek di kantor. hari hari yang di jalani aisya hampa sangat jarang dia tersenyum, dia hanya sibuk kerja dan bekerja untuk melupakan masalah tentang Rendy, saat pulang dia akan masuk ke kamar Rendy dan melihat foto Rendy untuk melepaskan rasa rindu nya.


"mas aku sangat lelah kamu di mana aku mohon pulang lah, aku benar-benar lelah, hikss hikss... hikss aku lelah mas hikss... kamu di mana" saat dia sedang menangis masuklah seseorang "bang syan hikss... hikss.. aku lelah" aisya menangis sejadi-jadinya dan pelukan syan abang nya.


"abang tahu, menangis lah menangis sampai kamu lega" syan membelai kepala adiknya itu, dia segera pulang setelah dimas menelfon nya


dan memberitahukan kondisi aisya, dia berharap setelah kedatangan abang nya aisya bisa sedikit terhibur. setelah lama menangis dan juga lelah aisya tertidur, setelah aisya tertidur syan turun menghampiri dimas di bawah.


"sudah hampir lima bulan dia menghilang tapi kami tidak dapat kabar nya, entah dimana dia sekarang" ucap dimas khawatir dengan yang sudah seperti keluarga baginya.


Arsyan menarik nafas panjang dia sedih melihat keadaan aisya sekarang."apa kita liburan aja kaliya mungkin aisya bisa sedikit refreshing dan tidak terlalu tertekan.

__ADS_1


"baiklah, besok kita tanya dia mau ke mana " jawab dimas "lho tinggal di sini saja mungkin kalau lho ada di sini dia tidak akan terlalu kesepian."Arsyan menganguk


keesokan harinya setelah selesai sarapan mereka duduk di ruang keluarga sambil nonton TV.


" Aisya kita mau liburan yuk, sekalian refreshing"ucap Rafa, saat mendengar liburan dia mengingat tentang liburan terakhir nya bersama Rendy dan saat Rendy memberi nya kejutan yang membuat nya Sangat bahagia.


"baiklah aku mau ke puncak lagi" ucap aisya


"ke puncak" sejenak semua orang terdiam, aisya pasti mengingat Rendy lagi.


"baiklah, aisya bilang ke puncak maka kita ke puncak" ucap Rafa

__ADS_1


__ADS_2