
Di ruangan nya rendy terus mondar mandir tak jelas aisya yang baru masuk ingin menyerah kan laporan heran dengan sikap rendy tidak seperti biasa nya yang selalu tenang.
"tuan ada apa " tanya aisya tapi rendy tidak mendengar nya "tuan, tuan, mas rendy" rendy baru ada reaksi "kenapa kamu mondar mandir mas"
"aku kepikiran rangga di sekolah dia bagaimana apa dia baik baik aja apa dia akan drop lagi kamu tahu kan mental rangga seperti apa mereka.. " aisya langsung membungkam mulut rendy dengan ciuman.
"mas dia bukan anak kecil yang harus kamu lindungi setiap saat, kalau kamu terlalu mengekang nya dia akan melawan nanti, dan lagi kalau kamu terus melindungi nya kapan dia akan dewasa dan tidak mungkin dia hidup dalam perlindungan kamu selamanya, lagi pula dia seorang laki-laki nanti nya orang yang akan melindungi keluarga nya" setelah mendengar perkataan aisya rendy menjadi lebih tenang.
"sayang aku beruntung banget punya kamu, apa kamu tahu terkadang aku berfikir meski aku lebih tua dari kamu tapi kamu bisa lebih dewasa dari pada aku" ucap rendy.
"karena itulah kita cocok, kita bisa saling melengkapi" ucap aisya k
"sayang tadi ciumannya nggak kerasa aku mau lagi boleh nggak" tanya rendy
"boleh, tapi tanda tangan berkas ini dulu " rendy menandatangani berkasnya dengan semangat, aisya mendekatkan wajahnya hingga satu senti"mimpi "setelah itu aisya langsung berlari
keluar ruangan, rendy menggeleng kepala nya" dia sangat manis "ucap rendy Sambil tersenyum.
Di sekolah rangga sudah ditunggu oleh temannya, rendy keluar dari mobil nya dia berjalan menuju kelasnya, saat masuk koridor sekolah dia melihat banyak sekali orang, dia mulai teringat dengan kejadian yang menimpa nya.
__ADS_1
" kak rangga "terdengar suara seorang wanita memanggilnya.
bagaimana dia bisa mengenaliku padahal aku sudah pakai masker sama topi bisa gawat kalo yg lain pada tahu" batin rangga sambil melihat gadis itu tapi dia tidak melihat wajahnya karena gadis itu menunduk, gadis itu memberikan rangga sebuah kotak.
"semangat ya kak" mendengar kata kata gadis itu rangga mulai bisa menahan ketakutan nya, saat dia berbalik gadis itu sudah tidak ada lagi,
dia bahkan tidak melihat wajahnya.
"kemana dia" rangga mencari cari gadis itu tapi dia tidak melihat nya tiba tiba di belakang datang tiga orang laki-laki dan mengejutkan nya siapa lagi kalo bukan mereka.
"cari apa lo, celingak-celinguk? "tanya aldi
"wah rangga cari cewek, biasa cewek yang cari rangga" ucap aldi juga ikut mencari cewek itu.
"memang nya cewek seperti apa yang membuat es batu kita mencari nya" ucap aldi
"pasti cewek nya cantik seksi dan pintar" sambung raka
"gw nggak tahu wajahnya gimana " jawab rangga dan meninggal kan temannya di sana.
__ADS_1
"rangga tungguin kita" ucap mereka
setelah masuk kelas rangga duduk di kursi nya dan membuka hadiah yang di berikan cewek itu, setelah membukanya rangga menerima sebuah pulpen.
"wah hadiah dari siapa nih yang membuat rangga membuka nya" tanya aldi
"hadiah dari cewek tadi" jawab rangga
"pasti cewek tadi spesial deh sampai membuat seorang rangga membuka hadiah nya yg belum pernah dia lakukan selama ini belum pernah dia lakuin" ucap raka.
"benarkah" ucap rangga sambil tersenyum
"lihat bahkan dia tersenyum " ucap aldi
"coba lihat di pulpen nya ada inisialnya coba lihat" rangga melihat huruf R&R
"yeah... rangga jatuh cinta" teriak aldi yang membuat satu sekolah itu heboh
"apa, rangga jatuh cinta sama siapa" itulah pertanyaan yang keluar dari para siswa sekolah itu siapa yang membuat idola mereka jatuh cinta .
__ADS_1
bersambung ❤❤❤like like like😄😄😄😄