BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Mendapatkan pendonor jantung


__ADS_3

BOS MILYADER : Balas dendam



Sesampainya dirumah,


Liana baru saja turun dari taxi yang ia naiki karena dia tidak membawa uang tunai Liana menyuruh pak supir untuk menunggunya sebentar didepan gerbang tempat tinggalnya, setelah selesai mengambil uang Liana memberikan uang itu pada pak supir dan kembali lagi kedalam rumahnya.


Liana pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri sebersih mungkin, Liana merasa tubuhnya sangat kotor karena perlakuan pria iblis itu padanya.


“ Daniel Hadinata, Lucas Anggara aku pasti akan membalas semua perbuatan kalian, kalian berdua benar-benar kejam dan tidak punya hati nurani.......”


“ Yang satu mengorbankan anak kandungnya untuk menebus dosanya setelah dirinya sendiri membuang anaknya selama belasan tahun lamanya, yang satu lagi merenggut kesucian yang kumiliki hanya dengan satu alasan yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya denganku. ”


“ Aku bahkan tidak pernah melakukan dosa yang dikatakannya namun kenapa aku yang harus menanggungnya , sungguh ironisss...... ” gumam Liana saat dirinya masih berada dikamar mandi terduduk lemas menekuk kedua kakinya di bawah air shower, Liana benar-benar tidak menyangka hari buruk seperti itu akan datang padanya.


Air mulai membasahi seluruh tubuhnya, airmatanya mengalir deras bersamaan dengan cucuran air. Kemudian Liana menggosok-gosok seluruh tubuhnya sebersih mungkin dan menghilangkan aroma pria itu yang masih melekat pada tubuhnya.


Perasaan tidak rela karena kesuciannya telah direnggut seorang pria tanpa seizinnya selalu membayang-bayangi benaknya , saat mengingat kejadian kemarin malam hati Liana begitu sakit, sakit sampai dadanya terasa sesak dan sulit bernafas.


“ Daniel hadinata, Lucas Anggara aku pasti akan mengirim kalian ke penjara. ” gumam Aluna lirih sembari menangis dalam diam saat dirinya masih berada dikamar mandi.


Setelah kurang lebih satu jam Liana berada dikamar mandi akhirnya dia sudah selesai membersihkan dirinya sebersih mungkin, namun tetap saja selama apapun dia mandi dia tidak akan bisa lari dari kenyataan, kenyataan yang begitu pahit bahwa kesuciannya sudah hilang hanya dengan satu malam.


Kemudian Liana mengambil baju dalam almari dan segera mengganti pakaiannya , kali ini Liana akan pergi ke rumah sakit untuk memberikan sebagian besar uang hasil penjualan rumahnya pada dokter Frans. Liana akan menyerahkan uang itu pada dokter Frans yang menangani mamanya. Dokter Frans adalah sahabat baik mamanya sehingga dokter Frans tidak pernah keberatan jika Liana menitipkan biaya pengobatan mamanya padanya.


Setelah selesai berganti baju Liana kembali memesan taksi online, ponsel Liana mengilang bersamaan dengan insiden penculikan itu namun untungnya Liana memiliki ponsel cadangan dirumahnya.


Setelah beberapa puluh menit kemudian taksi online yang dipesan Liana sudah datang , Liana pun bergegas masuk kedalam.


Liana hanya termenung saat dirinya berada didalam taksi, berulang kali mengutuki Daniel dalam hatinya.

__ADS_1


“ Daniel sungguh pria brengsek, sudah mengambil mobil milikku masih tega membuangku pada pria iblis itu untuk menebus dosanya, dia sama sekali tidak pantas disebut sebagai papa , seorang papa tidak akan pernah menumbalkan darah dagingnya sendiri untuk menebus dosanya. ” gerutu Liana dalam hati masih tidak bisa mengiklhaskan perbuatan papa kandungnya sendiri itu. Karena perbuatan papanya itu Liana harus kehilangan hal berharga yang ia miliki.


Tanpa Liana sadari dirinya sudah berada di depan rumah sakit mamanya.


“ Nona kita sudah sampai. ” ucap pak supir menoleh kearah kursi penumpang.


Liana yang masih termenung itu akhirnya tersadar dari lamunannya saat dirinya mendengar seseorang memanggilnya , “ oh maaf saya tidak perhatikan, terimakasih ini untuk biaya taksinya. ” ucap Liana dengan sopan sembari mengulurkan tangannya membirak biaya taksi pada supir taksi itu.


Setelah itu Liana turun dari taksi dan bergegas keruangan dokter Frans, sesampainya di ruangan dokter Frans dirinya berbincang-bincang dengan dokter Frans mengenai penyakit mamanya.


“ Dokter Frans maaf saya baru bisa menyempatkan diri datang kemari, kemarin ada sedikit masalah jadi tidak bisa datang kerumah sakit . ” ucap Liana saat dokter Frans baru saja mempersilahkannya untuk duduk.


“ Oh tidak apa-apa pantas saja kemarin saya menelfon anda tapi tidak ada yang mengangkatnya , ternyata anda sedang ada masalah. ” jawab dokter Frans sembari tersenyum.


“ Kenapa dokter Frans menelfon saya, apakah uang yang saya transfer kemarin untuk dokter Frans tidaklah cukup. Kalau begitu saya akan mentransfernya lagi nanti . ”


“ Bukan begitu kemarin saya menelfon anda karena saya ingin memberitahu anda mama anda sudah mendapatkan pendonor jantung yang cocok. Jadi kita bisa melakukan operasi mama anda secepatnya. ” jawab dokter Frans sembari tersenyum bahagia memberitahukan kabar itu pada Liana.


Namun dokter Frans dengan cepat berubah ekspresi saat Liana bertanya seperti itu.


“ Nona Liana saya sudah mengatakan pada anda sebelumnya, meskipun mama anda sudah mendapatkan pendonor jantung yang cocok presentasi mama anda sembuh sangatlah kecil, kesehatan mama anda sangat buruk dia juga memiliki tekanan darah cukup tinggi , sebaiknya kita berdoa saja yang terbaik semoga mama anda bisa sembuh kembali saya akan berusaha yang terbaik . ” jawab dokter Frans mengerutkan kedua alisnya, dokter Frans merasa sangat kasihan pada Liana , sudah lama Liana hidup dengan mamanya dan menjadi tulang punggung keluarga, entah darimana Liana mendapatkan uang sebanyak itu untuk biaya pengobatan mamanya, dokter Frans sama sekali tidak pernah bertanya.


Mendengar apa yang dikatan dokter Frans padanya Liana langsung terlihat muram.


“ Dokter Frans tolong anda lakukan yang terbaik untuk mama saya, tidak perduli seberapa mahal harganya saya pasti akan siap membayarnya, saya tidak punya siapa-siapa lagi disini, saya hanya punya mama seorang. Aku tidak ingin kehilangan mama....... ” ucap Liana sembari berdiri dari duduknya, Liana menipiskan bibirnya dan menangis dihadapan dokter Frans.


“ Baik saya pasti akan melakukan yang terbaik untuk mama anda. ” jawab dokter Frans ikut sedih, dia sangat paham betapa sedihnya Liana saat ini.


“ Terimakasih dokter Frans kalau begitu saya permisi dahulu, setelah pulang dari rumah sakit saya akan mentransferkan sisanya , maaf saya harus merepotkan anda membantu saya mengurus mama. ” jawab Liana dingin , kemudian berpamitan lalu pergi meninggalkan ruangan dokter Frans.


Liana berlari...

__ADS_1


Berlari sekencang-kencangnya sampai dirinya berhenti didepan ruangan mamanya , air matanya tak ada hentinya mengalir deras.


Kemudian Liana membuka pintu ruangan mamanya, dan menutupnya kembali. Liana berjalan mendekat kearah mamanya dan memeluknya setelah itu Liana berkata pada mamanya yang masih koma.


“ Mama cepatlah sembuh Liana tidak bisa hidup tanpa mama, Liana hanya memiliki mama seorang , mama jangan khawatirkan biayanya Liana sudah membayarnya jadi mama harus segera sembuh dan menemani Liana yaaa. ” ucap Liana sembari memeluk mamanya yang terbaring koma, Liana percaya mama pasti bisa mendengarnya. Liana hanya bisa menagis saat ini berharap masa tersulitnya bisa segera berakhir dan menjalani kehidupan seperti biasanya bersama mama tercintanya.


“ Dokter Frans bilang mama bisa segera operasi secepatnya, Liana sangat yakin mama pasti bisa segera sembuh. ” ucap Liana berbicara pada mamanya.


Kemudian Liana terdiam sejenak dan melepaskan pelukannya itu, Liana semakin menangis dan terduduk dilantai. Hati Liana begitu sakit sampai terasa sesak rasanya.


“ Mama aku tidak akan melewatkan kesempatan sedikitpun ! meskipun dokter bilang persentase kesembuhan mama sangatlah kecil Liana tidak akan pernah melewatkannya . Mama masih bernafas bagaimana mungkin Liana diam saja . ” air mata Liana berjatuhan begitu derasnya, kali ini Liana hanya memiliki satu permintaan yaitu kesembuhan mamanya.



AUTHOR


selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️


jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.


JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU


komentar 💬


Like 👍


Favorit ❤️


Tip ⭐


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA TEMAN-TEMAN ❤️ !!! Like dan komen kalian adalah bentuk dukungan kalian pada author☺️

__ADS_1


__ADS_2