
...BOS MILYADER : BALAS DENDAM...
...Chapter 67...
Semua perwakilan perusahaan maju satu persatu , menujukkan desain terbaik yang dirancang oleh perusahaan masing-masing . Semua hasil desainnya cukup memuaskan memang layak menjadi kandidat yang terpilih , akan tetapi hanya ada satu perusahaan saja yang bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan Anggara . Walaupun begitu tidak peduli bagaimana hasil akhirnya nanti Liana harus tetap berusaha semaksimal mungkin, semoga bisa mendapatkan proyek ini. Berdoa saja , lawannya juga tidak bisa diremehkan !
" Berikutnya , perwakilan dari perusahaan Lin Group kami persilahkan . " suara sekretaris Lucas Anggara .
Kini giliran Liana maju . Liana membuka pembicaraan dengan hormat, sikapnya begitu tegas saat berdiri di depan ditambah lagi aura kecantikannya sangat mempesona ! memukau seluruh peserta yang hadir , kecuali Lucas Anggara ... dalam sorot matanya hanya ada rasa benci sekaligus penasaran , penasaran wanita tawanannya dulu apakah punya kemampuan mengikuti proyek besar perusahaannya ?
" Selamat siang , perkenalkan saya Liana Modigit perwakilan dari perusahaan Lin Group , terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk bisa menjelaskan , desain yang saya bawakan hari ini bertema KEBERUNTUNGAN PHONIEX SURGAWI . Konon menurut mitologi China phoniex surgawi melambangkan cinta abadi . Lebih rincinya ini adalah gambar desain yang telah perusahaan kami siapkan ( sambil menujuk layar proyeksi ) nah ini adalah gambar lebih jelasnya... dimana desain yang perusahaan kami buat ini akan menarik perhatian turis yang ingin berkunjung nantinya . "
Liana terus menjelaskan dengan percaya diri , ia menggiring dengan sangat baik, semua orang takjub akan pembawaan dia saat presentasi.
" Wanita ini hebat juga ternyata , desain yang dia bawakan dan kepercayadiriannya cukup tinggi ! mampu membuat orang tertarik . Lin Group ya ? bekerja sama dengannya sepertinya juga tidak buruk ! " batin Lucas Anggara . Dendam pun ia kesampingkan dulu sekarang . Urusan pekerjaan lebih penting , toh dendam antara dia dan dirinya juga sudah selesai bukan ?
__ADS_1
...NEGARA ( F ) International Kindergarten school....
Hari ini adalah hari pertama Elenia masuk taman kanak-kanak. Dihari pertamanya sekolah ia diantar oleh bibi Lu . Saat ini ia baru saja tiba dan segera turun dari mobil ! jemari kecilnya mulai menggenggam erat jari telunjuk bibi Lu dan berjalan masuk lebih dalam . Elenia melihat sekitarnya sangat ramai ... banyak anak seusianya diantar oleh orangtua mereka , sedangkan dirinya ? hanya bibi Lu yang setia menemaninya.
" Bibi ... antar Elenia sampai ke dalam kelas ya ? " murung , sedih dan lesu , tidak riang seperti biasanya.
" Baik non, bibi akan mengantar nona sampai di kelas . "
" Terimakasih Bi . "
Setelah beberapa saat kemudian sampailah Elenia di kelasnya, bibi meninggalkan Elenia disana seorang diri untuk belajar bersama-sama dengan teman barunya. Hari pertama masuk tidak ada pembelajaran , hanya perkenalan saja.
Satu persatu dipanggil oleh guru untuk memperkenalkan diri mereka .
" Halo teman-teman semuanya perkenalkan namaku Aiden Robert Son , usiaku 5 tahun dan aku adalah putra tunggal keluarga Son ... ayah dan ibuku bernama Herry Son dan Mutia Son. Son adalah marga keluarga kami. "
Satu persatu anak mulai memperkenalkan diri sedangkan Elenia duduk termenung di sudut pojok menunggu gilirannya maju memperkenalkan dirinya dan anggota keluarganya seperti ayah ibu dan adik . Singkatnya teman-teman barunya begitu bangga memperkenalkan diri dan keluarganya , semua orangtua mereka adalah orang yang terpandang . Hati kecilnya terkadang merasa iri , Jangankan menjelaskan kehebatan orangtuanya seperti anak-anak lain... ia sendiri bahkan tidak tau siapa nama dan juga bagaimana rupa kedua orangtuanya , lalu apa yang akan dia katakan nanti ? ia pasti akan jadi bahan lelucon teman-teman barunya .
__ADS_1
Tak terasa kini sudah gilirannya memperkenalkan diri , Elenia maju kedepan dengan kaki kecilnya yang gemetaran.
" Ha, halo teman-teman semua ( sambil tersenyum paksa , wajahnya pucat . ) perkenalkan namaku Elenia aku berusia 5 tahun , cita-citaku ingin menjadi dokter , aku ingin menjadi kebanggaan keluargaku , ayah dan ibuku sedang bekerja diluar negeri ... mereka berdua adalah orang yang paling aku sayangi . Terimakasih dan sekian perkenalan singkat dariku , terimakasih sudah mendengarkan dengan baik , saya harap kita bisa berteman dengan baik nantinya " tersenyum sambil melambaikan tangan, kemudian guru mempersilahkan Elenia kembali ketempatnya .
Dihari pertama Elenia harus terpaksa berbohong , ia tidak ingin teman-temannya tau bahwa dirinya tidak mengenal orangtuanya sendiri. Tapi dia juga tidak berbohong akan satu hal yaitu cita-citanya , saat dia besar nanti Elenia ingin jadi dokter supaya bisa mengobati dirinya sendiri dan banyak orang ... sejak kecil tubuhnya memang lemah , seringkali jatuh sakit tapi dia tidak tau sakit apa yang dideritanya ? terkadang keluar darah dari hidungnya lalu sering jatuh pingsan .
Elenia hanya ingat bibi Lu menangis saat berbicara dengan dokter yang merawatnya . Terkadang ia berfikir apakah penyakitnya cukup serius dan apakah karena penyakitnya ini makanya orangtuanya jadi tidak menginginkannya ?
...Hallo semuanya sampai jumpa di episode selanjutnya ya , jangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian ya ♥️🐰...
...Jangan lupa follow ig author juga ya biar makin semangat updatenya hihi , bab selanjutnya akan di up lebih dulu di Instagram author nih ....
...Ig: queenreen_14...
__ADS_1