BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Takdirlah yang kejam


__ADS_3

BOS MILYADER: Balas dendam



Setelah mendengar fakta kehamilan Liana beberapa puluh menit yang lalu Lucas Anggara masih belum bisa menerima kenyataan, fikirannya sangat kacau, hatinya mulai tidak tenang ia bahkan tidak bisa berfikir jernih saat ini .


Kemudian Lucas Anggara pergi kesebuah ruangan , dimana ruangan itu sangatlah gelap . Ruangan gelap itu hanya tersinari sedikit sinar matahari, membuat Lucas Anggara terlihat samar.


Entah mengapa saat Lucas Anggara merasa tidak senang dia selalu mengunjungi kamar itu.


Kini terlihat Lucas Anggara sedang berdiri didepan foto besar seorang wanita yang tak lain adalah mendiang kekasihnya , Shi Nian, wanita pertama yang paling ia cintai dalam kehidupannya, namun wanita yang ia cintai itu sudah pergi meninggalkannya.


Lucas Anggara mulai menyentuh foto wanita itu perlahan dan mengelusnya pelan, sembari berbicara seorang diri.


Lucas Anggara terlihat sangat rapuh , “ Shi Nian apakah kau marah padaku karena perlakuan dan tindakanku padanya ? tapi aku melakukan hal itu padanya karena aku ingin memberi pelajaran orang yang telah menyebabkan kematianmu . Aku ingin putri kandungnya Daniel menderita , aku ingin putrinya merasakan penderitaan yang sama denganmu . Merasakan perasaan bagaimana dirimu sangat tertekan dan putus asa saat papanya menyetubuhimu dengan paksa. ”


Lucas Anggara terdiam sejenak.


“ Shi Nian..... maaf . ”


“ Dia yang berani menyakitimu aku harus membalasnya ribuan kali lipat lebih menyakitkan , tidak peduli pria atau wanita, tua maupun muda aku pasti akan membalaskan dendam ini sampai Daniel hadinata merasakan penderitaan yang teramat dalam , akan kubuat dia merasakan hidup segan matipun tak mau, aku akan membuatnya menyesal karena ada didunia ini . Daniel hadinata nikmatilah masa tuamu dengan penuh penderitaan. ” ucap Lucas Anggara dingin kemudian mengepalkan kedua tangannya erat-erat , hatinya sangat sakit saat mengatakan hal itu.


Tak lama kemudian seseorang datang mengetuk pintu kamar itu, dia adalah Helian Moura, datang kemari atas perintah dari Lucas Anggara.


Saat Lucas Anggara baru saja mempersilakan masuk Helian pun langsung bertanya , “ Tuan muda Lucas anda memanggil saya kemari, apa ada tugas Lain yang bisa saya bantu ? ” tanya Helian Moura dengan sopan sembari menundukan kepalanya.


“ Helian panggilkan seorang dokter kandungan terhebat, bawa dia kemari untuk membantuku mengaborsi seseorang. ” jawab Lucas Anggara begitu terus terang dihadapan Helian Moura , Lucas Anggara masih tidak berpaling saat berbicara maupun memberi perintah.


Helian pun sangat terkejut saat mendengar apa yang dikatakan tuannya baru saja itu . Dokter kandungan ? aborsi ? sebenarnya apa yang sudah terjadi ? siapa yang akan diaborsi olehnya ? pikir Helian Moura begitu keras masih tidak mengerti apa yang dimaksud tuannya.


Kemudian Helian pun bertanya spontan pada tuannya karena rasa penasarannya.


“ Tuan muda apakah yang anda maksud adalah nona Liana ? apakah dia sedang mengandung lalu anda berniat untuk mengaborsi kandungannya ? ” ucap Helian spontan bertanya pada tuannya dengan begitu berani, kemudian Lucas Anggara berbalik dan menatap tajam kearah Helian Moura.


Seketika Helian langsung tersadar bahwa dia sudah melewati batasannya. Helian pun langsung bertekuk lutut dihadapan Lucas Anggara .


“ Tuan muda Lucas maaf atas kelancangan saya karena bertanya terlalu jauh ! mohon kemurahan hati tuan untuk tidak memberikan hukuman berat, mohon ampun dari tuan muda. ” ucap Helian sembari berlutut memohon ampun.


“ Helian berdirilah jangan dikit-dikit berlutut didepanku. Yang kau katakan memang benar , wanita itu sedang mengandung anakku itulah sebabnya bantu aku carikan dokter kandungan untuk mengaborsi bayinya. ” ucap Lucas Anggara dingin sembari mengepalkan kedua tangannya.


Kemudian Helian berdiri dari duduknya, “ Tuan muda apakah ini tidak terlalu berlebihan, dia sudah sangat menderita apa kau juga ingin merenggut anaknya darinya ? tuan muda tidakkah kau merasa dia sudah sangat kasihan ? ” ucap Helian mengerutkan kedua alisnya tidak tega ketika mendengar tuannya ingin mengaborsi bayi Liana.


“ Kasihan katamu ? ” jawab Lucas Anggara menyeringai menertawai apa yang baru saja dikatakan Helian Moura padanya.


“ Helian, papanya lah yang sudah memulai konflik ini denganku ! dan putrinya lah yang harus menanggung akibatnya ! ” teriak Lucas Anggara tidak terima . Kemudian Lucas Anggara terhuyung , dalam kondisi seperti itu Lucas Anggara masih sempat-sempatnya tertawa.


“ Aku juga tidak menyangka akan ada hal sebesar ini dia sudah mengandung anakku sekarang. Apa kau fikir aku bisa menerima anak yang dilahirkan oleh wanita itu ? apakah aku harus merayakan kehadiran anak itu ? Helian dia adalah anak dari pria yang sudah membunuh Shi Nian ! apakah aku harus membiarkan keturunanku berkeliaran nantinya ? terlebih lagi mengapa harus dia ! dia sama sekali tidak pantas bahkan hanya untuk melahirkan anakku ! ” ucap Lucas Anggara dengan nada tinggi, Lucas Anggara sangat marah.

__ADS_1


Kemudian Helian ingin menyangkalnya , “ Tapi tuan muda ..... ” ucap Helian hendak menyangkal menenangkan Lucas Anggara, akan tetapi Lucas Anggara malah menatap tajam kearahnya.


“ Apakah kau ingin membelanya Helian ....? apakah kau sudah mulai ingin mengatur keputusanku ? ” tanya Lucas Anggara dingin sembari berjalan menghampiri Helian perlahan-lahan , Helian hanya bisa diam ditempat saat Lucas Anggara semakin berjalan mendekat kearahnya dengan tatapan menakutkan.


“ Tidak , bukan begitu tuan . ” jelas Helian belum sempat selesai.


“ Lalu apa ? ” tanya Lucas Anggara dingin.


“ Tuan muda tidak akan ada seorang dokter terbaik yang mau disuruh untuk mengaborsi seseorang, mereka tidak akan pernah mau melakukannya ! ” jawab Helian dengan nada sedikit tinggi berusaha menyadarkan Lucas Anggara dari fikiran tidak jernihnya , tiba-tiba Lucas Anggara menghentikan langkah kakinya.


“ Bilang padanya dia mau atau tidak itu tergantung pada pilihannya, jika dia tidak menyayangi nyawanya maka dia boleh tidak datang kemari . Helian..... apapun caranya bawa dokter itu kemari untuk melakukan aborsi ! ” ucap Lucas Anggara dingin kemudian membanting sebuah vas bunga yang ada didekatnya.


Lucas Anggara langsung pergi menutup pintu ruangan itu sekeras-kerasnya dan pergi menghilang begitu saja meninggalkan Helian Moura seorang diri.


“ Tuan muda akankah hatimu bisa luluh ? aku tidak ingin melihat kau tidak berperasaan seperti dulu lagi, bahkan nyawa anakmu sendiri kau tidak mau mengampuninya ? ” ucap Helian dalam hati sembari menatap kearah pintu yang sudah tertutup , Helian sangat sedih melihat perubahan drastis tuannya.


Kini Lucas Anggara sudah berada didalam kamar pribadinya, Lucas Anggara melihat Liana baru saja sadarkan diri.


“ Wanita apa kamu fikir aku adalah pria yang bodoh, beraninya kamu ingin menutupi kehamilanmu itu padaku ? tapi apa kau tau pepatah ini.... selama apapun kamu ingin menyembunyikan bangkai pasti akan tercium juga baunya . ” ucap Lucas Anggara dingin berjalan mendekat menghampiri Liana, sedangkan Liana begitu terkejut ternyata Lucas Anggara sudah mengetahuinya.


“ Kau, kau mau apa ? jangan mendekat kesini. Lucas Anggara jangan mendekat ! ” ucap Liana ketakutan saat Lucas Anggara berjalan mendekatinya dengan tatapan menakutkan.


Kemudian Lucas Anggara mencengkram kedua pipi Liana dengan erat.


“ Wanita apa kau tau akibat dari berbohong padaku ? beraninya kamu... ” ucap Lucas Anggara dingin sembari mencengkram kedua pipi Liana dan menatapnya dengan tatapan penuh amarah.


Liana sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan Lucas Anggara barusan, bagaimana bisa Lucas Anggara sekejam itu pada darah dangingnya sendiri ? Kemudian Liana langsung terjungkat dari posisinya , Liana berlari mengejar Lucas Anggara yang hendak pergi meninggalkan ruangannya.


“ Tidak, tidak Lucas Anggara ! jangan sakiti dia, jangan lakukan apapun padanya kumohon jangan ! ” ucap Liana mencegah Lucas Anggara pergi , Liana memeluk erat lengan Lucas sembari menangis . Liana berulangkali memohon hidup anaknya akan tetapi Lucas Anggara tak menggubrisnya sama sekali.


“ Lucas Anggara dia juga anakmu tolong jangan sakiti dia, biarkan dia hidup dia tidak akan membebanimu. Jangan sakiti dia kumohon, ampuni nyawanya dia tidak bersalah..... Lucas Anggara jangan sakiti anak ini kumohon ! ” ucap Liana masih tak mau melepaskan lengan Andrian dan menangis, Liana tak ada henti-hentinya memohon belas kasih Lucas Anggara untuk anaknya.


“ Lucas Anggara biarkan aku melahirkannya, biarkan aku memilikinya . Aku hanya memilikinya seorang, jangan renggut dia dariku ! ” ucap Liana sembari berderai air mata.


Jika anak itu mati lalu apa yang akan membuat Liana bertahan hidup didunia yang sangat kejam padanya ? hatinya begitu sakit.


“ Wanita justru dia adalah anakmu aku merasa dia adalah bebanku , cepat lepaskan tanganku , keputusanku masihlah sama bayi itu aku tidak menginginkannya ! maka dia tidak seharusnya ada. ” ucap Lucas Anggara dingin kemudian melepaskan tangan Liana dari lengannya. Lucas Anggara terlihat dingin dan muram saat mengatakannya.


“ Lucas Anggara tidakkah cukup kau membuatku sebagai pelampiasan dendammu ? tidak puaskah kau mempermainkan takdirku ? tidak puaskah hanya aku saja yang kau siksa ! tidak puaskah kau dengan semua itu Lucas Anggara !? kau yang menyebabkan anak ini hadir , mengapa kau tidak memberikannya kesempatan untuk melihat dunia ! mengapa ! ” teriak Liana sakit hati sembari menyentuh bagian dadanya yang terasa sesak.


Liana terdiam sejenak mengatur nafasnya yang mulai sesak.


“ Lucas Anggara bahkan singa yang ganas saja tidak akan memakan darah dagingnya sendiri , mengapa kau begitu kejam pada darah dagingmu sendiri hah ! apakah hatimu terbuat dari batu sehingga kau tidak memiliki hati nurani ! ”


“ Tidak.... batu saja bisa hancur dengan air hujan seiring dengan waktu , mengapa kau tidak bisa ? mengapa kau tidak mau melepaskan bayi tidak berdosa ini. Lucas Anggara mengapa kau sangat kejam padaku.... ” Liana terduduk lemas dan tak ada hentinya menangis , Liana sangat takut jika Lucas Anggara benar-benar akan merenggut kehidupan anaknya yang tidak berdosa itu.


Merenggut alasan Liana tetap bertahan hidup. Mengapa ? mengapa dunia tidak adil padanya.

__ADS_1


Melihat Liana menangis Lucas Anggara hatinya mulai sedikit tersentuh, akan tetapi dia tidak bisa melupakan bahwa Liana adalah putri dari seorang pembunuh kekasihnya.


Kemudian Lucas Anggara berusaha menahan amarah, Lucas Anggara mengepalkan kedua tangannya diam-diam .


“ Keputusanku masih sama tidak ada gunanya kamu memohon padaku demi bayi itu . Lebih baik kamu nikmatilah beberapa jam ini untuk mengucapkan selamat tinggal padanya . ” ucap Lucas Anggara dingin tanpa menatap raut wajah Liana , Lucas takut jika hatinya akan luluh saat melihat Liana menangis.


Saat Lucas baru saja sampai didekat pintu kamar dan hendak keluar dari ruangan itu tiba-tiba Liana membuat Lucas Anggara menghentikan langkah kakinya .


“ Lucas Anggara kau monsterrrr...... ! ” teriak Liana dengan nada tinggi meneriaki Lucas Anggara sampai terhenti , namun pandangan Liana tidak mau menatap Lucas Anggara.


“ Monsterr.... ”


“ Monsterr.... ” ucap Liana menggigil gemetar, Liana berulangkali menyebut Lucas Anggara dengan sebutan monster, kata-kata itu sangat menusuk hati Lucas Anggara.


Kemudian Lucas Anggara berusaha menahan emosinya , Lucas Anggara mulai membanting pintu kamarnya sekeras-kerasnya. Sedangkan Liana masih menggigil gemetar ketika Liana tau Lucas Anggara berniat menghabisi nyawa anaknya.


“ Lucas Anggara jika kau berani menyentuh anakku, dikehidupan ini atau kehidupan yang akan datang aku pasti akan membalaskan dendamnya ! ” ucap Liana dalam hati sembari menangis.


Karena tak kuasa menahan beban pikiran Liana pun berteriak sekeras-kerasnya sembari menangis histeris.


- Suara teriakan histeris -


“ Lucas Anggara jika suatu hari kita berbalik posisi, jangan salahkan aku yang kejam.... kamulah yang memaksaku menjadi seseorang yang kejam . ” Liana menggertakan giginya, tangannya mengepal sampai terluka akibat goresan kukunya.


Darah itu seakan menjadi saksi bisu bahwa dirinya sangatlah menderita saat ini .


Akankah takdir berpihak padanya ???


to be continue....



AUTHOR


Selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️ jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.


JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU


komentar 💬


Like 👍


Favorit ❤️


Tip ⭐


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA TEMAN-TEMAN ❤️ !!! Like dan komen kalian adalah bentuk dukungan kalian pada author☺️

__ADS_1


__ADS_2