
BOS MILYADER: Balas dendam
Daniel dilempar keluar dari perusahaan Anggara setelah dirinya barusaja selesai menemui Lucas Anggara, saat ini Daniel tersungkur menyedihkan didepan pintu masuk perusahaan Anggara , hal itu membuat dirinya jadi bahan tontonan gratis semua orang disana.
“ Presiden kami tidak mengizinkan kau menginjakan kaki di perusahaan miliknya jadi kau cepatlah pergi jangan membuat presiden kami lebih marah ! dasar sampah masyarakat. ” teriak salah satu penjaga meneriaki Daniel yang masih tersungkur lemas itu, tak lupa juga tatapan hina pun mereka perlihatkan untuk Daniel.
Sedangkan Daniel yang masih tersungkur lemas itu berusaha untuk bangkit, akan tetapi sulit baginya hanya untuk mengeluarkan sepatah kata lagi apalagi bangkit dari posisinya saat ini.
Sebuah tontonan gratis seorang direktur utama group Hadinata yang dulunya cukup terkenal di dunia bisnis kini dilempar keluar secara terang-terangan didepan umum oleh presiden group Anggara, membuat dirinya menjadi tidak berarti dimata semua orang.
Ya benar sekali , seseorang yang memiliki masalah dengan Lucas Anggara sudah pasti akan menjadi tidak berarti dimata semua orang yang melihatnya, seperti sebuah sampah ! menyinggung Lucas Anggara sama saja dengan memasukkan dirinya sendiri dalam neraka.
Hatinya hancur......
dirinya yang dulu begitu terhormat sekarang sudah menjadi tidak berharga dimata semua orang bahkan dirinya yang sekarang sudah menjadi lelucon semua orang.
Kebangkrutan, dihianati orang yang di percaya membuat hati Daniel terbuka lebar-lebar saat ini .
Awal dari kebangkrutan perusahaan Hadinata miliknya membuat hati Daniel terbuka lebar-lebar bahwa selama ini dirinya sudah memilih jalan yang salah, memilih jalan yang salah karena sudah menelantarkan anak gadis beserta istrinya selama belasan tahun lamanya.
Dirinya begitu dibutakan harta, kedudukan dan status Daniel sampai-sampai dengan teganya menelantarkan seseorang yang berharga demi menampung sampah dalam kehidupannya.
Daniel sangat menyesal, air matanya tidak ada hentinya mengalir deras ! Daniel benar-benar membenci dirinya sendiri saat ini, membenci dirinya dan seluruh kehidupannya.
Daniel sudah mendapatkan ganjaran apa yang pantas dirinya dapatkan ! apa yang dirinya tanam maka itulah hasil yang akan dia tuai dimasa depan , alhasil dirinya dihianati istri baru dan putra angkat laki-lakinya sendiri karena dirinya sudah menyia-nyiakan istri sah dan anak perempuannya.
Ditambah lagi Daniel sangat menyesali perbuatannya karena dirinya sudah menumbalkan putri kandungnya kepada iblis seperti Lucas Anggara untuk menebus dosanya.
Daniel menyesal, akan tetapi semua sudah terlambat.
“ Liana maafkan papa.... ” ucap Daniel lirih, mencoba untuk bangkit dari posisi tersungkurnya saat ini.
“ Maafkan papa karena sudah mendorongmu jatuh kedalam neraka yang seharusnya tidak boleh kau sentuh. Maafkan papa karena papa kau menderita ! Liana papa pasti akan berusaha mengambilmu darinya kembali . ” ucap Daniel yang masih tersungkur itu kedua bola matanya memerah menahan tangis, kemudian Daniel mengepalkan kedua tangannya erat-erat mencoba bangkit dan pergi dari perusahaan Anggara.
**
Disisi lain Lucas Anggara merasa puas diatas penderitaan Daniel, hiburan yang baru saja dilihatnya beberapa menit yang lalu itu sudah menjadi penghibur hatinya. Tatapan Daniel yang penuh keputusaan dan penderitaan membuat Lucas Anggara terbahak bahagia.
Semakin Daniel hancur, maka semakin Lucas Anggara mencapai tujuannya . Balas dendam kekasihnya akan terbayarkan.
Seketika Lucas Anggara tersenyum tipis, “ Daniel ini adalah karmamu, karena dosa yang kau buat putri kandungmu harus ikut menanggung imbasnya , putrimu yang malang harus menanggung dosa yang kau perbuat ! putrimu sangatlah tidak beruntung karena dirinya memiliki papa kriminal dan pembunuh sepertimu. ” ucap Lucas Anggara lirih kemudian menyeringai puas.
“ Daniel Hadinata kau berurusan dengan orang yang tidak tepat, kau sudah berani mengusikku maka aku akan membalasnya berkali-kali lipat ! menyiksamu sampai kau merasakan hidup segan matipun tak mau. ” ucap Lucas Anggara menyeringai seperti iblis saat melihat mangsanya mulai goyah dan putus asa, melihat penderitaan musuhnya sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi Lucas Anggara.
Seperti sebuah tontonan yang begitu menghibur suasana hatinya.
Tanpa sadar hari sudah mulai gelap, Lucas Anggara menatap jam tangannya ternyata sudah pukul enam sore. Kemudian Lucas Anggara meraih ponsel miliknya diatas meja , dipanggilnya Helian Moura melalui ponsel miliknya.
Panggilan itu mulai tersambung Lucas Anggara langsung angkat bicara , “ Helian bagaimana dengan hal yang aku suruh kamu urus itu, apakah kau sudah menyelesaikannya ? ” tanya Lucas Anggara dingin bertanya pada Helian mengenai pemindahan perawatan Liana dirumah.
Helian menjawab pertanyaan dari tuannya begitu cepat.
“ Tuan muda semuanya sudah selesai dari beberapa jam yang lalu, nona sudah berhasil dipindahkan kekediaman anda , saya sudah memilihkan dokter terbaik begitupun juga peralatan medis yang terbaik untuk nona akan tetapi nona masih belum sadarkan diri sampai saat ini. ” jawab Helian menjelaskan secara rinci apa yang ingin Lucas Anggara dengar.
__ADS_1
“ Baiklah kamu awasi dia dulu aku akan segera pulang kerumah. ” jawab Lucas Anggara dingin kemudian mematikan panggilannya lebih awal. Kemudian setelah panggilan itu berakhir Lucas Anggara langsung berdiri dari tempat duduknya, Lucas Anggara bergegas untuk pulang secepatnya.
**
Setelah beberapa jam kemudian sampailah Lucas Anggara dikediamannya, saat baru saja sampai dirumah Lucas Anggara langsung menuju kamar pribadi miliknya .
Begitu pintu ruangan itu dibuka Lucas Anggara melihat Liana tergeletak lemas tak berdaya ditempat tidurnya, terlihat pergelangan tangan Liana terpasang infus, begitupun juga lehernya yang terbalut sesuatu bewarna putih untuk menutupi lukanya.
Kemudian Lucas Anggara berjalan mendekat kearah Liana, ia duduk tepat didekat Liana yang masih tidak sadarkan diri itu. Diangkatnya sudut bibirnya sembari menatap Liana .
“ Wanita, seberapapun besarnya keinginanmu untuk memberontak dariku, seberapapun besarnya tekadmu ingin kabur kabur dariku ataupun mengakhiri hidupmu aku tetap tidak akan pernah melepaskanmu ataupun menzinkanmu mati . Karena kau adalah wanita tawanan aku Lucas Anggara. ” ucap Lucas Anggara dingin sembari menatap kearah Liana dengan tatapan penuh kebencian.
“ Cepat atau lambat aku akan membuatmu tunduk padaku seperti seekor anjing yang tunduk pada majikannya. ” ucap Lucas Anggara lirih, salah satu tangannya membelai wajah Liana dengan lembutnya.
“ Dan juga biarkan rumah yang sudah mati ini terlihat sedikit hidup , hari-hari berikutnya hanya akan ada air mata dan tangisan seorang wanita, jangan salahkan aku yang kejam, salahkan saja pada takdirmu karena kau memiliki ayah kriminal dan pembunuh itu. ” ucap Lucas Anggara dingin kemudian menyeringai.
“ Balas dendam masih belum selesai, Daniel hadinata akan kubuat kau menyesal seumur hidupmu, akan kubuat kau tidak tenang dan dipenuhi penyesalan seumur hidupmu . Semakin melihat kau menderita maka aku akan merasa semakin puas dan mencapai tujuanku untuk balas dendam . Kematian adalah hukuman yang terlalu ringan untuk kau dapatkan, Daniel Hadinata hidup burukmu akan segera menantimu......” ucap Lucas Anggara dingin dalam hati, kemudian beranjak dari duduknya . Lucas Anggara hendak pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya , bagi Lucas Anggara hari ini sudah cukup melelahkan.
Ruangan kamar pribadi milik Lucas Anggara begitu hening, hanya terdengar suara air mengalir saat dirinya mandi. Namun tiba-tiba Liana mulai tersadar , tangannya bergerak sedikit demi sedikit , matanya mulai terbuka perlahan-lahan. Liana masih merasa pusing saat dirinya baru saja membuka mata .
“ Ternyata aku tidak mati. ” ucap Liana lirih sembari memegangi kepalanya.
“ Kufikir Lucas Anggara akan membiarkanku mati, dengan begitu dia akan merasa puas balas dendamnya terselesaikan. Tapi kenapa dia masih mebiarkanku hidup? apakah karena dia masih tidak puas menyiksaku lagi hah ? ” gumam Liana dengan cepat dalam hati, kemudian sorot mata Liana menatap kearah pintu kamar yang terbuka, pintu itu tidak terkunci.
Terlintas dalam benak Liana untuk kabur akan tetapi disisi lain tubuhnya masih sangat lemah hampir tidak bertenaga.
Namun bagi Liana yang terpenting saat ini hanyalah kabur dan kabur dari genggaman pria iblis itu sekarang , tidak ada hal yang tidak penting baginya saat ini kecuali kabur . Itulah yang ada difikiran Liana saat ini .
Kemudian Liana teringat akan panggilan dokter Frans yang belum sempat selesai itu, hal itu membuat Liana tidak ada hentinya mencemaskan keadaan mamanya, apalagi dokter Frans bilang mamanya akan segera menjalani operasi transplantasi jantung dalam waktu dekat.
Semua itu menyakitkan, akan tetapi Liana tidak memiliki banyak waktu sekarang yang terpenting baginya adalah kabur dan kabur , kemudian menemui mama tercintanya.
Liana mulai menurunkan kakinya dari tempat tidur, Liana mencoba berdiri dengan tegap akan tetapi saat Liana baru saja menurunkan kakinya Liana dikejutkan dengan kedatangan seseorang.
“ Ingin kabur lagi ? ” ucap Lucas Anggara yang baru saja keluar dari kamar mandi mengagetkan Liana yang hendak kabur itu.
Lucas Anggara menatap kearah Liana dengan tatapan tajamnya, tatapan tajam itu membuat Liana ketakutan dan mundur perlahan-lahan saat Lucas Anggara mencoba mendekatinya.
“ Lucas Anggara jangan mendekat ! ” teriak Liana memperingatkan Lucas Anggara agar tidak mendekatinya, akan tetapi perkataan Liana sama sekali tidak digubris Lucas Anggara . Lucas Anggara malah berjalan semakin mendekat ke Liana , membuat Liana yang ketakutan pun terpojok disebuah dinding.
“ Kuperingatkan kau sekali lagi jangan membuatku marah . ”
“ Menurutlah dan jadilah tawananku yang patuh.... mungkin aku akan mempertimbangkan untuk memperlakukanmu dengan lembut . Akan tetapi jika kau melakukan hal yang sebaliknya maka jangan salahkan aku yang terlalu kasar padamu. ” ucap Lucas Anggara yang baru saja selesai mandi itu menghadang Liana dengan kedua tangannya.
“ Kau memang gila, orang mana yang mau menurut saat dirinya tau jelas dirinya sedang dijadikan tawanan atas dasar dosa yang tidak pernah diperbuatnya sama sekali ! biarkan aku pergi Lucas Anggara ! ” jawab Aluna dengan nada cukup tinggi sembari menatap tajam kearah Lucas Anggara dengan tatapan penuh kebencian.
Liana terdiam sejenak, kemudian mulai berbicara lagi , berbicara melawan Lucas Anggara.
“ Lucas Anggara tidakkah kau masih memiliki hati nurani.....? ” tanya Liana dingin tanpa ekspresi, Liana pun menundukkan kepalanya saat bertanya. Kemudian Liana mengangkat kepalanya tinggi-tinggi , menatap Lucas Anggara dengan tatapan penuh kebencian.
“ Lucas Anggara kenapa kau dan Daniel menyeretku atas dendam pribadi kalian berdua ! sebenarnya apa kesalahanku padamu ! tidakkah kau tau aku adalah korban yang sesungguhnya disini ! ” teriak Liana bertanya pada Lucas Anggara, Liana mencoba tetap berdiri tegap dihadapan Lucas Anggara, mencoba mencari keadilan untuk dirinya berharap Lucas Anggara akan melepaskannya , namun semua usahanya selalu berakhir sia-sia.
Mendengar perkataan Liana Lucas Anggara jadi marah, kemudian Lucas Anggara mencengkram erat lengan Liana dengan sangat kasar, ditatapnya kedua mata Liana dengan tatapan penuh kebencian.
“ Kau bilang hati nurani.....? benar, benar yang kau katakan aku memang sudah tidak memiliki hati nurani, hati nuraniku sudah hilang saat papamu membuat kekasihku mati ! ” teriak Lucas Anggara mencengkram kedua lengan Liana begitu erat, teriakan itu membuat Liana ketakutan akan tetapi Liana mencoba tetap tenang sekaligus menahan rasa sakit yang diberikan Lucas Anggara padanya.
__ADS_1
“ Lucas Anggara setidaknya jangan jadikan aku korban balas dendam antara kalian berdua ! ” teriak Liana tidak terima.
“ Lucas Anggara aku sudah muak tolong biarkan aku pergi ! kau tidak akan melihatku setelah itu aku berjanji ! jika kau menaruh dendam pada Daniel itu bukanlah urusanku kenapa kau selalu menyeretku atas dendam diantara kalian berdua ! Lucas Anggara kau sangat kejam ! ” teriak Liana mencoba meminta keadilan agar Lucas Anggara melepaskannya , akan tetapi seberapa banyak Liana membujuk Lucas Anggara tetap saja Lucas tidak mau membebaskannya.
Liana menipiskan bibirnya menahan tangis.
“ Ingat satu hal ini aku tidak akan pernah membiarkan kau pergi dariku. Kau adalah tawananku selamanya, seumur hidupmu ! salahkan saja pada takdirmu karena kau adalah putri kandungnya maka kau harus menanggung imbasnya, salahkan pada takdirmu kau memiliki papa kriminal yang sudah melecehkan gadis sampai menyebabkan dia meninggal ! ”
“ Karena semakin kau menderita, maka Daniel akan jauh lebih menderita, tidak ada hal yang lebih bagus dari itu.... apa kau mengerti ? ” ucap Lucas Anggara menyeringai, cengkraman tangan itu masih begitu kuat mencengkram lengan Liana.
Mendengar perkataan Lucas Anggara Liana pun tersenyum pahit , “ Lucas Anggara seberapa banyak kau kan menyiksaku, ataupun membunuhku kau tidak akan pernah melihat Daniel menyesal sekalipun jika aku mati ditanganmu ! Karena Daniel tidak pernah menanggap keberadaanku ! jika aku mati maka dia pasti akan bahagia, karena kau sudah membantunya melenyapkanku. ” teriak Liana sembari tertawa, tidak disangka disaat seperti ini Liana masih sempat menertawakan nasibnya .
“ Lucas Anggara beritahu aku apakah aku sudah ditakdirkan untuk menderita seperti ini ? Lucas Anggara aku sangat-sangat membencimu ! ” teriak Liana tak kuasa menahan tangis lagi, air matanya mengalir begitu deras saat mengatakannya, Liana menangis sembari menertawakan nasibnya.
Mendengar perkataan Liana Lucas Anggara pun menyeringai , “ apakah kau mau membohongiku ? kau masih kurang pintar untuk berhadapan denganku, trik bohongmu itu tidak akan berpengaruh padaku . Jika Daniel tidak peduli padamu dia tidak mungkin datang keperusahaanku dan memaksaku untuk mengembalikanmu padanya . ” jawab Lucas Anggara menyeringai kemudian melepaskan cengkraman tangannya, sedangkan Liana sangat terkejut mendengar perkataan Lucas Anggara.
Perkataan bahwa Daniel memohon untuknya.
“ Itu tidak mungkin ! ” jawab Aluna menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan perkataan Lucas Anggara baru saja itu.
“ Percaya atau tidak aku tidak perduli, yang harus kau tau kau adalah tawanan aku Lucas Anggara, kau akan hidup selamanya dibawah kendaliku dan mematuhi perintahku, lebih baik kau menurutlah dan jadilah tawananku yang penurut . Aku tidak suka kau memberontak , semakin kau memberontak maka aku akan membuatmu menderita. ” ucap Lucas Anggara dingin , sedangkan Aluna masih diam dan mematung mendengar perkataan Andrian.
“ Satu hal lagi jangan pernah sekalipun kau memikirkan untuk bunuh diri , jika kau mati aku akan mengubur kedua orangtuamu hidup-hidup untuk menemanimu ! ” Lucas Anggara memperingatkan Liana dengan tegas.
“ Jika kau menurut aku akan membiarkanmu menemui mamamu yang sedang sekarat dirumah sakit itu. Tapi jika kau tidak menurut jangan harap kau bisa bertemu dengannya ! ” ucap Lucas Anggara dingin kemudian pergi meninggalkan ruangan itu, Lucas Anggara menutup pintu kamar pribadinya dengan keras lalu menguncinya .
Seketika Liana jatuh terduduk, tubuhnya sangat lemas, Liana menangis tiada henti ditempat air matanya begitu deras mewakili suasana hatinya saat ini. Hatinya begitu sakit sakit sampai tidak bisa bernafas.
Liana menekukan kedua kakinya , “ tawanan yang penurut ? kenapa aku yang harus menjadi korban, atas dasar apa aku harus menurut menjadi tawananmu? Menunggu kau menyiksaku sampai mati kah baru kau akan merasa puas dan melepaskanku ? Lucas Anggara kau pria terkejam yang pernah aku temui di dunia ini setelah Daniel Hadinata. ” ucap Liana tak ada hentinya menangis , Liana menangis dan menertawai dirinya dan nasibnya yang begitu sial.
Menangis sampai dadanya terasa sesak, hatinya begitu perih seperti teriris belati. Lagi dan lagi dia tidak bisa lepas dari korban dendam diantara kedua iblis itu.
“ Mama apa yang harus Liana lakukan... apakah Liana benar-benar akan menjadi tawanan Lucas Anggara seumur hidup ? mama hati Liana sangat sakit......” Liana menangis semakin keras, hatinya masih terasa begitu sakit . Sakit sampai Liana tidak tau harus berbuat apa lagi.
**
to be continue.......
AUTHOR
selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️
jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.
JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU
komentar 💬
Like 👍
Favorit ❤️
Tip ⭐
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA TEMAN-TEMAN ❤️ !!! Like dan komen kalian adalah bentuk dukungan kalian pada author☺️