BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Operasi kecil akan segera di mulai


__ADS_3

BOS MILYADER : Balas dendam



Setibanya di depan ruangan perawatan Liana.


" Tuan saya sudah sampai mengantar anda di depan ruangan nona kami , anda bisa langsung masuk ke dalam setelah ini . Apa ada yang perlu saya bantu lagi tuan ? " tanya pelayan yang ditugaskan Lucas Anggara untuk mengantarkan profesor Yuluo dengan sopan.


" Tidak ada , terimakasih sudah mengantar saya . " jawab profesor Yuluo sembari tersenyum canggung.


Kemudian pelayan wanita itu memberikan penghormatan sebelum pergi dan berkata ,


" Kalau begitu saya pamit permisi undur diri dahulu tuan, jika tidak ada yang anda butuhkan lagi dari saya. Permisi tuan ... " ucap pelayan wanita itu membungkukan setengah badannya dan kembali lagi ke posisinya semula , lalu meninggalkan profesor Yuluo di tempat.


Profesor Yuluo mulai memandangi pintu yang ada dihadapannya saat ini, hati kecilnya mulai bertanya-tanya.


" Apakah ini adalah ruangan pasien yang akan aku tangani ? kalau begitu lebih baik aku langsung saja membuka pintunya untuk memeriksa . " gumam profesor Yuluo sembari membuka gagang pintu tersebut.


- Suara pintu terbuka -


Saat pintu itu terbuka, seseorang langsung menyambut kedatangannya.

__ADS_1


" Senior , selamat datang ! " ucap rekan dokter Lea ( dokter Jou ) menyambutnya ramah.


Sontak profesor Yuluo begitu terkejut.


" Ini mengejutkan sekali ! kedua junior yang sangat terkenal di dunia kedokteran seperti kalian ternyata juga ada disini. " saut profesor Yuluo sedikit merasa kaget di wajahnya.


Kemudian dokter Lea menjawab,


" Ya seniorr.... kami berdua sengaja dipanggil kemari oleh tuan muda Lucas Anggara hanya untuk merawat nona ini secara pribadi , sama seperti anda saat ini . Tapi kehadiran saya dan rekan saya ternyata belum cukup untuk merawat nona ini. Kedepannya masih membutuhkan arahan dari senior... ! " ekspresi dokter Lea berubah menjadi sedikit sedih saat berbicara dengan seniornya itu.


Kemudian,, profesor mulai melihat ke arah Liana sembari bergumam memberi penilaian melalui pengelihatannya saja.


" Separah apakah gadis ini sebenernya ? hingga aku harus dipanggil jauh jauh untuk merawatnya secara pribadi di masa pensiunanku ini ? " ucapnya sembari berjalan mendekati Liana yang terbaring di ranjang pasien.


" Senior, keadaanya sangat berbahaya untuk ibu dan anak . Nona ini benar-benar membutuhkan perawatan yang sangat amat bagus untuk memulihkan kembali keaadaanya , senior pasti akan tau sendiri separah apakah dia saat ini bila anda sudah memeriksa keadaannya. Mohon bantuan dan bimbingannya untuk hal ini. " ucap rekan dokter Jou dengan nada yang sangat sopan, namun terdengar sedikit gelisah .


Profesor Yuluo masih enggan percaya !


Apakah benar ? wanita dihadapannya itu benar-benar mengalami keadaan yang begitu memprihatinkan. Padahal wanita itu terlihat seperti baik-baik saja , seperti sedang tertidur ! hanya saja kulitnya nampak sedikit pucat, batinnya sembari menatapi wajah Liana.


" Baiklah coba aku periksa dulu denyut nadinya ." ia pun mulai mengulurkan tangannya untuk memeriksa.

__ADS_1


" Ya senior , anda sangat ahli, hanya dengan memeriksa denyut nadi anda mampu mendiagnosis pasien anda dengan akurat , saya sangat kagum dengan pengetahuan medis anda yang sangat luar biasa hebatnya ini . "


Profesor Yuluo hanya diam ketika juniornya memuji , kemudian ia mulai memeriksa denyut nadi Liana.


Suasana begitu hening..... hanya terdengar suara pasien monitor saja yang mengukur detak jantung Liana.


Disaat pemeriksaannya selesai profesor Yuluo benar-benar terkejut.


" Kalian benar.... keadaan ibu dan anak memang sangat membahayakan saat ini , jika tidak segera tertolong maka saya tidak bisa pastikan akan ada kabar baik yang enak di dengar ! Huh... bagaimana bisa anak muda ini berakhir tragis seperti ini ? bukankah tuan muda Lucas sangatlah kaya raya dan bisa melakukan apa saja ? untuk menjaga istrinya yang sedang hamil saja mengapa bisa sampai berada dititik ini ? "


" Wanita ini telah menerima berbagai dosis tinggi obat dalam tubuhnya selama proses mengandung, tekanan mental yang buruk juga ia dapatkan membuat bayi dalam kandungannya tidak bertumbuh dengan stabil ! bagaimana bisa seorang wanita hamil mengalami hal ini. " profesor Yuluo mengungkapkan segala hal yang ada dihatinya, ia tak percaya , hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya merasa heran.


Ssstttttttt....


Dokter lea mengisyaratkan profesor Yuluo agar berhenti berbicara sembarangan .


" Senioorr.... dengan sangat mohon , kecilkan suara anda demi kebaikan anda sendiri . Nona ini bukanlah istri tuan muda , jika hal ini sampai terdengar ke telinganya maka kita semua akan tamat ! " dokter Lea berbisik lirih memberitahu profesor yuluo.


" Maaf saya tidak tahu ,saya akan lebih berhati-hati dalam ucapan saya untuk kedepannya . Kalau begitu mari kita mulai saja operasi kecil untuk nona Liana . Jangan di tunda-tunda lagi. "


" Baik senior ! " jawab dokter Lea dan dokter jou serentak.

__ADS_1


( To be continue )


Jika kalian suka jangan lupa beri aku like , komen, vote , dan komentar untuk dukungan kalian pada Author.


__ADS_2