
BOS MILYADER : Balas dendam
Beberapa jam kemudian.
Huanyu membawa mobilnya melaju dengan kencang, ia ingin segera memastikan apa benar yang dimaksud dokter Frans adalah Lucas Anggara partner bisnisnya ? jika itu benar Liana benar-benar dalam masalah yang besar bisa berurusan dengan pria satu ini.
Setelah begitu tidak sabaran akhirnya Huanyu sampai di depan gerbang Lucas Anggara. Penjaga langsung menghentikan mobilnya, kemudian berjalan menuju samping kaca mobil Huanyu. " Tuan anda tidak bisa masuk , tapi jika anda ada janji temu dengan tuan saya maka saya akan menghubungi orang dalam untuk bertanya terlebih dahulu......" ucap penjaga itu dengan sopan .
" Saya tidak ada janji temu . " jawab Huanyu datar.
Kemudian penjaga itu mengatupkan kedua tangannya menolak permintaan Huanyu dengan sopan, " Maaf tuan..... jika tidak ada janji temu anda tidak boleh masuk. Karena ini sudah peraturan dikediaman tuan Anggara kami . "
" Oh, kalau begitu telfon orang dalam, bilang pada mereka tuan Lin ingin bertemu dengan tuan muda Lucas Anggara untuk membahas projek kerjasama . Lin Huanyu, dari perusahaan Lin group. "
" Baik tuan Lin , mohon ditunggu sebentar. " penjaga itu masuk ke pos jaganya dan menelfon orang dalam.
Begitu panggilan tersebut tersambung dan penjaga telah menjelaskannya..... orang dalam pun segera memberitahu tuannya.
" Tuan muda...... " pelayan itu membungkukan badannya di hadapan Lucas Anggara yang tengah duduk bersantai sembari menikmati sebatang rokok ditangannya.
Lucas Anggara hanya melirik kearah pelayan itu, dengan sigap pelayan itu mengerti arti isyarat dari tatapan itu.
__ADS_1
" Tuan muda, penjaga gerbang depan memberitahu saya bahwa di depan ada tamu yang ingin masuk kemari menemui anda. " ucapnya tanpa berani menatap wajah tuannya .
Dengan santainya Lucas Anggara pun menjawab, " Siapa tamu itu? " kemudian meletakkan rokoknya yang sudah habis .
" Penjaga bilang dia adalah tuan Lin, Lin Huanyu dari perusahaan Lin group , beliau bilang pada penjaga bahwa beliau ingin membahas masalah projek kerjasama antar perusahaan dengan anda. " jelas pelayan .
" Oh, biarkan saja masuk kalau begitu. " Walaupun Lucas Anggara tahu ada yang janggal atas maksud kedatangan tuan Lin ke kediamannya.... Lucas Anggara tetap mengizinkannya masuk. Dia ingin lihat sebenarnya apa yang membawa tuan muda Lin sampai harus datang ke kediamannya tanpa ada janji temu dengannya terlebih dahulu?
" Baik tuan, saya akan memberitahu penjaga agar mengizinkan tuan Lin masuk. " pelayan itu membungkukkan badannya, lalu pergi dari hadapan Lucas Anggara .
Setelah beberapa menit kemudian, penjaga yang telah diberitahu berjalan menuju mobil Huanyu. Ia pun menyampaikan seperti apa yang dikatakan pelayan bagian dalam.
" Tuan.... tuan muda saya sudah memberi izin, anda boleh masuk. " penjaga itu mempersilahkan mobil Huanyu masuk kedalam dengan hormat.
RUANG TAMU
Kini Huanyu sudah berada di ruang tamu, bersamaan dengan Lucas Anggara yang duduk berhadapan dengannya, sebelum memulai pembicaraan Lucas Anggara memanggil pelayannya. Setelah pelayan menghampirinya Lucas Anggara bertanya pada Huanyu dengan ramah, seolah ia tidak tahu maksud lain yang dimiliki Huanyu .
" Tuan Lin , katakan pada pelayanku kamu mau minum apa, biar dibuatkan olehnya ? " Lucas Anggara menawari Huanyu dengan ramah , dibalik keramahan itu jelas-jelas ada pria iblis berselimut manusia. Memang pandai merubah ekspresi wajah sesuai dengan keadaan yang ada!
" Tidak perlu repot-repot tuan Anggara. " Huanyu memasang senyuman palsu di hadapan Lucas Anggara.
" Sama sekali tidak repot, katakan saja jangan menolakku tuan Lin..... hanya sebuah minuman apa anda mau menolak hal kecil ini. " Lucas Anggara tersenyum di hadapan Huanyu, menunggu dengan sabar sebenarnya ada maksud apa partner bisnisnya datang tiba-tiba untuk menemuinya.
__ADS_1
" Baiklah, buatkan teh lemon saja . " Huanyu menjawab dengan senyuman, sedangkan matanya melirik kesegala arah, barangkali ia menemukan Liana ditempat ini. Sayang sekali ia tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Liana untuk saat ini.
Melihat bola mata Huanyu yang sedari tadi melihat kesana kemari , Lucas Anggara mengerti satu hal bahwa.... kedatangan tuan muda Lin sepertinya untuk mencari sesuatu (?) namun belum tahu apa yang sedang dicarinya.
Suasana sangat hening, kemudian Lucas Anggara memecahkan keheningan tersebut. " Tuan Lin, bukankah anda bilang anda ingin membahas projek kerjasama diantara perusahaan kita? apa di rapat terakhir kali anda ada yang tidak mengerti? kalau begitu katakan saja, bagian mana dari dokumen kerja sama yang tidak anda mengerti? "
Setelah mendengar ucapan Lucas Anggara, Huanyu lupa bahwa saat dia kemari dia tidak ada persiapan seperti itu apalagi membawa dokumen kerjasama bersamanya menyelidiki keberadaan Liana. Karena gugup, takut kebohongannya terungkap secepat ini Huanyu hanya bisa berbohong .
" Ah itu, sebentar saya pasti meninggalkan dokumennya di mobil. Biar saya ambil dulu. " Huanyu beranjak dari duduknya, hendak pergi keluar dari pintu rumah Lucas Anggara. Namun Lucas Anggara menghentikan nya.
" Berhenti disana! "
" Ya tuan Anggara? " Huanyu menghentikan langkah kakinya.
" Katakan...... sebenarnya ada maksud apa tuan muda Lin datang kemari? tidak mungkin hanya sekedar membahas masalah projek kerjasama denganku kan? " Lucas Anggara berkata dengan nada tak bersahabat, kini wajah aslinya mulai terlihat.
Sudah di tahap ini, Huanyu hanya bisa berkata jujur, apa maksud kedatangannya kemari. " Tuan muda Anggara, anda begitu jeli, saya kagum sekali.......Benar..... saya datang kemari bukan untuk membahas projek kerjasama perusahaan , melainkan ada hal lain. " kedua mata mereka saling beradu tatap dengan tajam.
>>> To be continue <<<
Gambar ilustrasion character novel bmbd : Lucas Anggara.
__ADS_1
Selamat membaca, jangan lupa like komen dan vote gratisnya yah teman-teman tercinta..... Dukungan kalian benar-benar sangat berharga untuk author agar terus berkarya ❤