BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Bertemu kembali


__ADS_3

BOS MILYADER : Balas dendam



Dia adalah Daniel Hadinata,


papa kandung Liana yang sudah dilupakan olehnya semenjak dia dan ibunya diusir dari kediaman Hadinata belasan tahun yang lalu.


“ Kenapa kamu ada disini ? Apa anda ingin menertawakan keadaan kami . Tuan Hadinata lebih baik anda jangan pernah mengusik kehidupan saya dan mama saya ! ” Liana menatap tajam kearah Daniel , sorot matanya pun dipenuhi kebencian mendalam.


“ Liana kita adalah orangtua dan anak apakah pantas kamu memanggil papamu sendiri seperti itu . ” ucap Daniel mengulurkan tangannya hendak menyentuh Liana namun Liana menepisnya dengan kasar .


“ Jangan sekali-kali anda menyentuh saya ! tuan Daniel Hadinata apa yang anda maksud orang tua dan anak ? diantara anda dan saya sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi semenjak anda mengusir saya dan mama saya . ”


“ Dihari anda mengusir saya dan mama saya hanya karena satu alasan darimu yang sangat tidak masuk akal itu maka di hari itulah berakhirnya hubungan diantara kita . ” tegas Liana dengan nada bicara tak biasa, tatapan matanya masih saja menunjukkan kebencian mendalam pada Daniel.


“ Liana papa mengaku salah, papa kemari benar-benar ingin meminta maaf pada kalian berdua. ” ucap Daniel bertingkah seolah-olah merasa bersalah dan bersungguh-sungguh meminta maaf pada Liana.


Namun tidak bagi Liana, air mata yang dikeluarkan Daniel Hadinata malah terlihat seperti air mata buaya baginya.


Air mata kepalsuan .

__ADS_1


Liana pun menepiskan senyuman jijik , “ Tuan Hadinata saya tidak tahu alasan apa yang membawa anda kemari setelah belasan tahun anda tidak pernah menemui saya dan mama saya . Lalu apa katamu, minta maaf ? bagaimana bisa anda mengucapkan kata maaf semudah itu setelah apa yang anda lakukan pada saya dan mama saya . ”


“ Liana papa mengaku salah tolong maafkan papa, mama kamu sedang kritis papa bisa membantu kamu. Papa membawa beberapa uang tunai, papa mengerti kamu saat ini pasti membutuhkan uang kan ? ”


“ Liana ambillah uang ini, anggap saja sebagai tanda permintamaafan papa pada kalian. Papa sangat berharap kita bisa kembali seperti dulu . ” Daniel menarik tangan kanan Liana dan memberinya segebok uang.


Kemudian Liana menatap segebok uang itu dan tersenyum pahit.


“ Tuan Hadinata lebih baik anda jangan bermimpi bisa kembali seperti dulu . Simpan saja uangmu ini saya tidak membutuhkan uang darimu ! meskipun didunia ini hanya tersisa kamu seorang saya tidak sudi menerima sepeserpun uang ataupun bantuan darimu . ” ucap Liana sembari tersenyum pahit , kemudian Liana menghamburkan segebok uang itu dihadapan Daniel.


Daniel sangat marah kemudian menampar Liana dengan keras.


Liana pun tersenyum tipis saat mendengar Daniel berkata seperti itu , “ Anak durhaka? apakah kamu pantas berkata seperti itu pada saya, kamu sungguh tidak pantas Daniel ! ” Liana memegangi pipinya sembari tersenyum pahit.


“ Liana , maaf papa tidak sengaja. ” ucap Daniel hendak meraih Liana, begitu cepat Daniel merubah ekspresinya. Namun Liana melangkah mundur saat Daniel hendak meraihnya itu.


“ Cukup ! saya tidak ingin melihatmu lagi. ” ucap Liana dingin, ia berusaha menahan amarahnya karena dirinya sadar dia masih berada dirumah sakit.


“ Liana maafkan papa, papa tidak sengaja menamparmu. ”


“ Tuan Hadinata jangan mendekat lagi ! apa kamu tidak dengar ? saya tidak ingin melihatmu lagi. Pergi dari sini atau saya akan memanggil keamanan . ” ucap Liana dingin.

__ADS_1


“ Liana, maafkan papa .”


_



AUTHOR


selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️


jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.


JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU


komentar 💬


Like 👍


Favorit ❤️


Tip ⭐

__ADS_1


__ADS_2