BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Perjalanan Liburan


__ADS_3

...BOS MILYADER : BALAS DENDAM...


...Chapter 76...


Beberapa jam kemudian . Lucas Anggara akhirnya batal pergi , ia memutuskan untuk tinggal bersama Elenia dalam beberapa bulan ini . Hanya untuk 6 bulan Lucas Anggara akan merelakan waktu berharganya , anggap saja ini hadiah terakhir darinya sebelum anak ini tiada.


Saat ini bibi dan Elenia sudah masuk kedalam mobil , sedangkan Lucas Anggara belum . Bibi duduk di depan dengan sopir , sedangkan Elenia duduk di belakang .


Dari dalam mobil Elenia berteriak memanggil papanya!



" Papa ayo cepat masuk ke mobil ! " panggil Elenia , wajahnya sangat menggemaskan.


Kemudian Lucas Anggara berjalan ke arah mobil lebih dekat sambil menjawab putrinya , " Iya sayang papa hampir sampai ! "


Kemudian Lucas Anggara membuka pintu mobilnya dan segera masuk ke dalam. Setelah sudah siap semua supir pun langsung melajukan mobilnya, tujuan kali ini adalah pantai .


" Perjalanan butuh waktu beberapa jam untuk sampai, kamu boleh tidur dulu . Sini ,,, mau tidur di pangkuan papa tidak ? " Sambil menunjukkan wajah ramah dan menepuk pahanya , selain di hadapan Shi Nian dan Elenia ia tidak pernah menunjukkan wajah seramah ini pada siapapun !


Apakah Elenia bisa disebut beruntung sekarang karena bisa melihat momen langka si iblis Lucas Anggara tersenyum ramah seperti ini ?


Karena perjalanan masih lama Elenia akhirnya menerima tawaran Lucas Anggara untuk tidur di pangkuannya, sebenarnya ia tidak begitu mengantuk .. tapi kapan lagi Elenia bisa dapat kesempatan tidur di pangkuan papa seperti itu ?


" Iya papa , Elenia akan tidur dulu karena perjalanannya masih lama. "


" Yasudah sini . "


Elenia mendekat, kemudian menyandarkan kepalanya di pangkuan Lucas Anggara. Suhu tubuh Lucas yang hangat membuat Elenia merasakan kenyamanan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya .

__ADS_1


" Nanti tolong bangunin Elenia ya pa . "


" Iya sayang , nanti papa bangunkan kamu kalau sudah dekat . " sambil mengelus rambut Elenia dengan lembut .


Setelah Elenia memejamkan matanya sorot mata Lucas Anggara kembali seperti setelan awalnya , dingin dan acuh .


Dalam diam Lucas Anggara baru menyadari satu hal bahwa.... wajah Elenia jika dilihat dari dekat memang sangat mirip dengannya.


" Genku memang sangat kental , sehingga mirip sekali denganku ! aku yakin 1000% kalau wanita itu pasti sangat membenciku dan mengutukku setiap hari saat mengandung dulu ! sehingga anaknya lebih mirip denganku ! "


Sambil mengamati wajah Elenia lagi.


" Kenapa kamu memiliki wajah yang mirip sekali denganku ? terutama mata itu. Bisa goyah saat aku menatapnya ! "


" Bahkan di detik ini pun kamu mampu bertahan dan tidur dalam pangkuanku. Kau juga bisa mengubah keputusanku yang kukuh ! Aku sungguh bermurah hati denganmu kali ini anak kecil,,,,,,,, jadi jangan membuatku tak senang untuk beberapa bulan kedepan ! " Batin Lucas Anggara sembari menepuk dahinya, memijit kecil dahinya pelan-pelan.


Mobil melaju tanpa hambatan . Lucas Anggara hanya bisa diam di tempat, ia sulit bergerak karena ada Elenia yang tidur di pangkuannya !


Beberapa jam kemudian.


Sampailah mereka di tempat tujuan, sebelum Elenia di bangunkan ia sudah bangun sendiri .


" Papa apa sudah sampai ? " sambil mengucek matanya .


" Baru saja sampai , baru mau papa bangunkan juga tapi kamu sudah bangun sendiri . "


" Mungkin mobilnya berhenti agak lama jadi Elenia terbangun pa . " sambil tersenyum dan mengucek matanya.


" Iya . Sudahlah itu bukan intinya sekarang mari kita turun dari mobil lalu segera masuk ke hotel . Papa sudah suruh paman Helian memesankan kamar yang bagus untuk Elenia dan papa . "

__ADS_1


" Wah benarkah ? jadi kita akan menginap disini pa ? " tanya Elenia senang.


" Ya benar . "


" Asyikkkk ! terimakasih papa ! " ucap Elenia gembira , ia senang Lucas Anggara mau meluangkan waktu untuknya sekarang . Elenia berharap papanya benar-benar tulus menyanginya . Tetap seperti ini jangan sampai berubah !


" Nanti kita menginap selama 2 hari disini . Bagaimana ? Elenia suka tidak ? "


" Sangat suka papa ! " sambil memeluk Lucas Anggara. Kemudian mereka turun dari mobil . Setelah turun Lucas Anggara menggandeng jemari Elenia .


" Mau papa gendong ? " memberi tawaran.



" Tidak , nanti papa capek gendong Elen ! "


" Tubuh kecil mungil segini apanya yang membuat papa capek ? apa papa terlihat sangat lemah ? " bertanya dengan raut wajah serius.


" Papa terlihat sangat kuat kok ! tidak lemah , tapi kan Elenia berat nanti papa capek . " Kemudian Lucas Anggara melepaskan gandengan tangannya , ia menggendong Elenia tiba-tiba.


" Tidak berat sama sekali tuh ! kamu harus makan lebih banyak lagi sepertinya ! " sambil mencubit pipi Elenia.


" Aw papa ! "


" Hahaha ! ayo kita masuk dulu , nanti kita pergi cari makan di dekat pantai saja setelah selesai ganti baju . Sambil menikmati pemandangannya ... bagaimana ? "


" Ya papa , kedengarannya ide bagus ! "


Mereka berdua berjalan masuk ke hotel , sedangkan bibi Lu mengikuti mereka dari belakang sambil membawa koper dibantu oleh supirnya. Kali ini Elenia sekamar dengan papanya .

__ADS_1


__ADS_2