
BOS MILYADER : Balas dendam
Hari ini adalah hari ke- 8 semenjak dokter itu memberikan Lucas Anggara kurun waktu 2 minggu lamanya / lebih tepatnya 14 hari saja untuk menemukan profesor Yuluo.
Jika tidak bisa menemukan beliau dalam waktu yang di tentukan sang dokter, maka bayi dalam kandungan Liana hidupnya akan berada diambang kematian.
Demi bisa membuat bayi dalam kandungan Liana aman , berbagai macam cara telah di lakukan Lucas Anggara untuk menemukan keberadaan profesor Yuluo.
Mulai dari mengerahkan hampir sebagian koneksi miliknya.
Bahkan sampai menurunkan seorang detektif terhebat di seluruh dunia , yang konon katanya bisa menemukan orang hilang meski sudah puluhan tahun lamanya dalam waktu singkat .
Detektif super hebat itu pasti bisa menemukan orang ia cari jika sudah mendapatkan perintah dari majikannya.
Baik itu dalam keadaan hidup ataupun mati.
Tidak ada yang mustahil baginya di dunia ini jika ia sudah bertindak ! begitulah rumor yang beredar tentang dirinya. Dalam hal ini.... Lucas Anggara tak segan-segan menghabiskan banyak uang untuk itu semua. Lucas Anggara tak mau melewatkan sekecil apapun peluang untuk menemukan titik keberadaan profesor Yuluo.
Tiba-tiba terdengar suara ponsel berdering.
Suara itu berasal dari saku Lucas Anggara. Ketika panggilan itu tersambung suara seorang pria langsung memulai bicara.
" Tuan. " suara berat seorang pria dari ponsel Lucas Anggara.
" Katakan, apa kau sudah menemukan beberapa pentunjuk yang penting lagi ? " tanya Lucas Anggara sembari duduk di kursi kerjanya, ia memutar kesana kemari kursi kerjanya dengan sangat pelan sehingga terdengar gesekan kursi yang ia duduki.
" Ya tuan muda , benar ! saya telah menemukan titik lokasi keberadaan profesor Yuluo . Saat ini ia tinggal di sebuah pedesaan yang amat sangat jarang penduduknya. " jawab detektif yang di utus oleh Lucas Anggara dengan nada serius.
__ADS_1
" Bagus. " jawab Lucas Anggara terdengar menekan, kemudian berhenti bicara sejenak.
Beberapa detik kedepannya Lucas Anggara mulai melanjutkan ucapannya.
" Jika kamu sudah menemukannya , cepat bergegas dan bawa orang yang kucari itu ke kediamanku . Apapun caranya kau harus berhasil membawanya kemari , mengerti ? " lanjut Lucas Anggara terdengar enteng. Akhirnya ada sedikit harapan agar bayi dalam kandungan Liana bertahan hidup.
" Mengerti tuan . " jawab detektif suruhannya itu, kemudian panggilan itu terputus.
Lucas Anggara tak ingin memiliki hutang apapun dengan Liana.
Baginya , menyelamatkan nyawa anak yang di kandung wanita tawanannya itu sudah merupakan keberuntungan besar untuk Liana ! dia beruntung setidaknya keduanya masih di biarkan lolos hidup-hidup setelah menjadi target balas dendam Lucas Anggara.
Tak memandang bulu, pria maupun wanita , jika Lucas Anggara bekehendak untuk mengakhirinya nyawa seseorang , maka tidak akan ada satupun orang yang bisa merubah keputusannya.
Balas dendamnya pada Daniel telah dianggap impas baginya .
Daniel telah lumpuh dalam suatu insiden kecelakaan, perusahaannya bangkrut, sedangkan putri kandungnya telah menderita atas akibat perbuatannya.
Dalam hal balas dendam ini Liana hanyalah sebuah KORBAN.
Korban yang begitu tragis.
Lucas Anggara rasa , semua itu sudah cukup sampai disini saja. Jika saja Liana tidak hamil, mungkin siksaan itu tidak tau akan berakhir tragis sampai berapa lama ?
Mungkin siksaan itu akan berakhir jika Daniel mati, sayangnya..... Liana terlalu tangguh ! daripada dilecehkan terus menerus dan mendapatkan siksaan seolah harga diri sebagai manusia tidak ada artinya , Liana lebih baik memilih MATI.
Entah bagaimana jalan fikir Lucas Anggara ? saat Liana berada diambang kematian seperti ini , ia baru akan meloloskannya.
__ADS_1
Pria yang kejam.
Tidak berperasaan.
Mental seorang gadis telah ia hancurkan begitu saja, bahkan dengan entengnya berkata bahwa membiarkan Liana dan anaknya hidup adalah salah satu bentuk kemurahan hatinya (?)
Huh apanya yang murah hati ?
Balas dendam yang salah itu, telah menghancurkan masa depan seorang gadis yang nasibnya begitu sial.
Oh Lucas Anggara......
apa kau tidak pernah merasakan apa itu penderitaan ? apakah kau tidak pernah merasakan penderitaan yang begitu menyakitkan dalam seumur hidupmu ini ? mengapa pria seperti dirimu bisa menyiksa orang sesuka hatimu ?
Lucas Anggara semoga suatu saat nanti kau bisa merasakan penderitaan yang teramat sakit, dan merasakan bagaimana kau kehilangan seseorang yang begitu kau sayangi seperti Liana yang kehilangan orang yang dicintainya, kemudian rasakanlah , bagaimana rasa sakit itu ? rasa sakit yang tajam seperti menusuk ke- setiap tulang dan hatimu.
Akankah suatu hari keadan bisa berbalik seperti itu padamu ?
Huh semoga saja semesta membalas kekejianmu.
Disisi lain , ruangan perawatan Liana
( suara mesin monitor , detak jantung Liana yang tak kunjung membaik. )
" Nona Liana semakin hari wajahnya semakin pucat . Betapa menyedihkan sekali hidupnya, diusia terindah mengapa harus terjerumus dalam permainan mengerikan ini dengan tuan muda Lucas ? nona Liana yang malang...... " ucap sang dokter mengamati Liana yang terbaring di ranjang pasien yang besar .
>>>> TO BE CONTINUE <<<<
Jika kalian suka jangan lupa tinggalkan like dan komen yaaaah ! selamat hari kasih sayang 💖🌹
__ADS_1