BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Negoisasi berhasil


__ADS_3

BOS MILYADER : Balas dendam



Kemudian Liana turun dari mobilnya, dan menyambut tuan Wira dengan hormat.


“ Tuan Wira maaf membuat anda menunggu kedatangan saya, mari kita masuk kedalam. ” ajak Liana dengan sopan dihadapan tuan Wira.


“ Baik nona Liana . ” jawab tuan Wira sembari tersenyum, kemudian Liana dan tuan Wira masuk kedalam mobilnya masing-masing.


Sesampainya di depan pintu rumahnya Liana mempersilahkan tuan Wira dan asisten tuan Wira masuk kedalam kediamanya. Liana mulai mengajak tuan Wira dan asisten tuan Wira berkeliling melihat-lihat isi rumahnya.


Setelah beberapa puluh menit kemudian Liana baru saja selesai mengajak tuan Wira dan asisten tuan Wira berkeliling melihat-lihat isi rumahnya.


Rumah Liana masih sangat bagus, rumah itu baru saja dibeli Liana beberapa tahun yang lalu dengan hasil jerih payahnya sendiri, namun harus dijual kembali untuk biaya pengobatan mamanya.


Liana tidak menyesal, asalkan bisa menyelamatkan mamanya dan membuat mamanya tetap hidup maka Liana tidak keberatan jika dia harus menjual rumahnya sekalipun.


Kemudian Liana, tuan Wira, dan asistennya duduk disofa mereka menyiapkan semua dokumen-dokumen yang diperlukan .

__ADS_1


“ Nona Liana berapa harga yang anda tawarkan untuk rumah anda. ” tanya tuan Wira dengan serius.


“ Dua milyar . ” jawab Liana singkat tatapannya pun kosong saat mengatakan harga yang ia sebutkan.


“ Baiklah deal, saya akan membeli rumah anda dengan harga yang anda tawarkan . ” jawab tuan muda Wira sembari tersenyum.


Liana terkejut saat tuan Wira dengan cepat menyetujui harga yang ia tawarkan tanpa harus menegonya terlebih dahulu , “ Anda tidak menawarnya tuan Wira ? ” tanya Liana.


“ Tidak, menurut saya harga yang anda tawarkan sudah sesuai dengan harga rumah ini. ” jawab tuan Wira dengan ramah.


Kemudian Liana berdiri dari duduknya dan membungkukan setengah badannya hendak mengucapkan terimakasih pada tuan Wira , “ Terimakasih tuan Wira . ” Liana mengucapkan terimakasih sejenak kemudian kembali ke posisinya semula.


Tak lama kemudian tuan Wira dan Liana sudah menyelesaikan transaksi penjualan rumahnya itu.


“ Senang berbisnis dengan anda juga tuan Wira, anda sangat murah hati saya sungguh berterimakasih pada anda . ” jawab Liana dengan sopan, kemudian tuan Wira dan asistennya meninggalkan Liana dan bergegas pulang.


Liana melemparkan dirinya disofa akhirnya rumahnya terjual juga sesuai dengan harga yang ditawarkannya , kemudian Liana mengambil ponselnya dan segera menelfon dokter yang menangani mamanya itu .


“ Hallo doker Frans , saya akan segera mentransfer biaya pengobatan mama setelah ini , Liana mohon bantuan dokter jika mama sudah mendapatkan pendonor jantung yang tepat tolong anda segera hubungi saya kembali. Jika biaya pertama yang saya transfer ke anda kurang anda bisa menghubungi saya, saya akan mentransfer ke rekening anda. Maaf saya jadi merepotkan dokter Frans . ”

__ADS_1


“ Baik nona Liana saya akan membantu sebisa saya, tidak perlu sungkan saya dan mama anda adalah teman. ” jawab dokter yang menangani mamanya melalui telepon.


“ Terimakasih dokter Frans anda sudah membantu saya . Saya akan menghubungi anda lagi nanti . ” jawab Liana kemudian mengakhiri panggilanya.


“ Hari ini sungguh melelahkan, tuan Wira sangat murah hati jadi aku tidak perlu bingung mencari tempat tinggal baru selama beberapa hari ini . ” gumam Liana masih merebahkan tubuhnya di sofa .


_


AUTHOR


selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️


jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.


JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU


komentar 💬


Like 👍

__ADS_1


Favorit ❤️


Tip ⭐


__ADS_2