
BOS MILYADER : Balas dendam
6 bulan kemudian.
Dengan segala keajaiban yang ada , Liana yang telah koma selama satu tahun lebih kini akhirnya mulai membuka kedua matanya. Dokter sangat gembira dan memanggil tuannya untuk menyaksikannya sendiri.
Setelah Lucas Anggara sampai ia benar-benar terkejut melihat wanita itu sudah sadar. Akan tetapi Liana masih diam tak bergerak sedikitpun, hanya matanya saja yang terbuka menatapi satu arah yang sama.
" Syukurlah, setelah penantian yang panjang nona Liana akhirnya siuman ! " Ucap Profesor Yuluo bahagia.
Dengan sadarnya Liana itu menunjukkan tugasnya akan segera selesai.
Ditengah kegembiraannya itu Lucas Anggara langsung berpaling memelototi Profesor Yuluo. Kemudian berkata,
__ADS_1
" Jangan banyak bicara, segera periksa apakah sudah baik- baik saja atau belum. Mengapa dia tidak berbicara? tidak mungkin dia jadi bisu kan? " ucap Lucas Anggara memembungkam profesor Yuluo dengan perkataannya yang ketus.
" Eh? iya tuan baik, saya akan segera periksa dulu. " Terlalu bahagia profesor sampai lupa untuk segera memeriksa Liana.
Kemudian Profesor Yuluo mulai memeriksa Liana.
Setelah selesai ia berkata, " Nona Liana sudah melewati masa kritisnya, beberapa hari lagi dia sudah akan bisa berbicara. Tubuhnya masih kaku karena sudah setahun lebih beliau terbaring. Mungkin akan membutuhkan bantuan untuk berjalan selama beberapa waktu untuk mengembalikan kondisinya seperti semula. " Jelas Profesor Yuluo pada Lucas Anggara setelah selesai memeriksa.
" Oh! " Respon Lucas Anggara begitu singkat, kemudian Lucas Anggara menanyakan satu hal lagi padanya.
" Iya tuan muda, sudah, sesuai dengan yang Anda perintahkan, saya sudah memberikannya pada nona. Untuk manjur atau tidaknya obat itu masih belum bisa diketahui jika kondisi nona Liana masih seperti ini. " Jelas Profesor Yuluo sembari membenarkan posisi kacamatanya.
" Maksudmu? Kamu meragukan kualitas obat yang kubeli? Lancang sekali ! " Sahut Lucas Anggara kesal.
" Tidak tuan, maksud saya bukan seperti itu! Mohon anda jangan salah faham dengan apa yang saya katakan. Maksud saya adalah tunggu keadaan nona Liana membaik, kita baru bisa lihat reaksi obat tersebut. " Profesor Yuluo yang terhormat pun tak segan" menundukkan kepalanya di hadapan Lucas Anggara.
__ADS_1
Heh, benar sekali... Mau sehebat apapun orang itu, mau sekuat apapun mereka, bila didepan Lucas Anggara... Mereka bukanlah tandingannya!
" Bagus kalau kamu tidak lupa dengan obat itu, jika wanita ini sudah mulai berbicara kamu kabari aku lagi. " Ucap Lucas Anggara dingin, kemudian berbalik badan pergi meninggalkan ruangan tersebut tanpa sepatah kata lagi.
Melihat kepergian Lucas Anggara, Profesor Yuluo merasa sedikit lega dan bisa menghembuskan nafas dengan bebas. Ia membatin, " Tuan Lucas benar-benar menakutkan! hanya melihat dirinya tubuhku lemas gemetaran. " Profesor Yuluo mengusap keringat yang ada di dahinya.
DISISI LAIN
Lin Huanyu, kekasih masa kecil Liana akhirnya menemukan beberapa petunjuk keberadaan Liana setelah sekian lama dia menyelidikinya dengan bantuan koneksi yang digerakan nya. Saat ini ia menuju rumah sakitt, tempat mama Liana dirawat untuk menemui seorang dokter. Guna bertanya, apakah dia tau keberadaan Liana setelah mamanya meninggal itu? Kabarnya dokter ini adalah teman tante modigit. Mamanya Liana.. Tidak ada salahnya dia bertanya. Mungkin dia bisa menemukan beberapa petunjuk tentang Liana.
Gambar ilustrasion character novel bmbd : Lin Huanyu.
Halo pembaca tercinta, terimakasih sudah membacaaa~~~ jangan lupa like dan komentarnya yaa. dukungan kalian adalah semangat author untuk lebih berusaha keras update sebanyak mungkin ❤ Semoga author selalu sehat dan bisa memberikan novel yang berkualitas untuk dibaca ya ~
__ADS_1