
BOS MILYADER : Balas dendam
Kemudian dengan cepat Helian Moura datang menghampiri asal usul suara tuannya itu, Helian Moura sangat panik saat dirinya baru saja menemukan tuannya berada didalam kamarnya sembari mendekap tubuh wanita tawanannya tergeletak lemas dalam pangkuan Lucas Anggara.
“ Tuan muda apa anda baik-baik saja ! ” tanya Helian cemas begitu dirinya sampai di depan pintu kamar tuannya, nada bicaranya pun terdengar sangat khawatir begitupun juga nafasnya mulai terengah-engah.
Kemudian sorot mata Helian tiba-tiba berhenti menatapi sesuatu yang baru saja dilihatnya itu, Helian melihat ada sesuatu yang aneh.... dia melihat tangan tuannya memegangi leher wanita tawanannya itu dan dipenuhi darah segar ditangan tuannya . Melihat hal itu Helian pun jadi terdiam bisu seribu bahasa tidak bisa berkata apa-apa karena kaget.
“ Helian cepat siapkan mobil kita akan pergi kerumah sakit terdekat sekarang juga ! ” perintah Lucas Anggara pada Helian dengan nada tinggi sekaligus terdengar khawatir.
“ Ba, baiklah saya akan segera menyiapkan mobil secepatnya. ” jawab Helian terbata-bata kemudian bergegas pergi untuk menyiapkan mobil sesuai dengan perintah tuannya itu.
Kemudian karena panik Lucas Anggara langsung menggendong Liana dalam dekapannya, Lucas Anggara bergegas menuju mobil yang telah disiapkan oleh Helian Moura secepatnya , setelah itu dirinya berencana pergi kerumah sakit terdekat untuk menyelamatkan nyawa wanita tawanannya itu.
Seketika Lucas Anggara menjadi dingin sembari menggendong Liana dalam dekapannya dan berjalan menghampiri mobil yang sudah disiapkan.
“ Wanita kau tidak boleh mati tanpa seizinku, kau hanya boleh mati ditanganku ! aku masih belum puas menyiksa seluruh keluarga dari pria yang menyebabkan kematian kekasihku. Aku tidak akan membiarkanmu mati secepat ini. Jika kau mati maka aku akan mengubur hidup-hidup kedua orangtuamu bersamamu untuk menemanimu . ” ucap Lucas Anggara dingin mengancam Liana yang masih pingsan itu sembari berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan.
Sesampainya di dalam mobil Lucas Anggara membanting pintu mobilnya sangat keras kemudian menyandarkan Liana yang tidak sadarkan diri itu dalam pangkuannya, kedua tangannya berusaha menyumbat goresan luka yang ada dileher Liana. Meskipun luka yang dibuat Liana tidak cukup dalam akan tetapi darah itu tidak ada hentinya mengalir keluar dari leher Liana sehingga membuatnya jatuh pingsan.
“ Helian jalankan mobilnya, kemudikan secepat mungkin agar cepat sampai dirumah sakit. ” perintah Lucas Anggara pada Helian, kemudian Helian langsung mengemudikan mobil itu begitu cepat, melaju sekencang-kencangnya.
Beberapa puluh menit kemudian akhirnya Lucas Anggara sudah sampai didepan rumah sakit paling terdekat , meskipun rumah sakit itu bukanlah rumah sakit besar dan elit Lucas Anggara tidak memiliki pilihan lain lagi saat ini. Setelah itu Lucas Anggara menggendong Liana turun dari mobil sedangkan Helian Moura membantu mengurus sisanya.
Tak lama kemudian beberapa perawat dan dokter spesialis terhandal dirumah sakit itu pun keluar dan menyambut kedatangannya dengan cepat dan hormat , kedatangan pria terhormat seperti Lucas Anggara dirumah sakit kecil itu sungguh menyita banyak perhatian semua orang.
Kemudian datanglah seorang pria membawa dorongan untuk pasien dengan cepatnya, Lucas Anggara pun langsung meletakkan Liana disana dan menyuruh beberapa dokter spesialis terhandal untuk menyelamatkan nyawa Liana.
“ Selamatkan nyawanya apapun caranya, jika kau tidak bisa menyelamatkan nyawanya maka jangan harap kalian ataupun rumah sakit ini tetap beroperasi untuk kedepannya. ” perintah Lucas Anggara dingin dihadapan dokter spesialis yang ada di rumah sakit itu.
__ADS_1
“ Ba, baik tuan muda Lucas Anggara kami akan melalukan tugas kami semaksimal mungkin untuk menyelamatkannya. Kami akan melalukan yang terbaik dari yang terbaik. ” jawab dokter itu terbata-bata nada bicaranya terdengar gemetar saat berhadapan dengan Lucas Anggara. Kemudian dokter itu memerintahkan yang lainnya untuk segera membawa Liana kesebuah ruangan sesuai instruksinya.
Setelah puluhan menit lamanya akhirnya salah satu dokter keluar dari ruangan dimana Liana berada, Lucas Anggara pun langsung menghampiri dokter itu dan mulai bertanya padanya. “ bagaimana keadaannya, apakah dia baik-baik saja ? ” tanya Lucas Anggara terlihat muram saat mengatakannya.
“ Semuanya berjalan lancar, untung saja goresan luka itu tidak terlalu dalam sekarang nona sudah baik-baik saja kami sudah membersihkan, merawat, dan memperban lukanya anda tidak perlu khawatir lagi dia akan sadarkan diri beberapa jam kedepan . Luka itu tidak begitu dalam hanya saja....... ” ucap sang dokter belum sempat menyelesaikan perkataannya Lucas Anggara langsung memotong pembicaraannya.
“ Hanya saja apa , katakan dengan jelas. ” saut Lucas Anggara sembari menatap dingin dokter yang menangani Liana itu.
Seluruh tubuh dokter itu bergemetar ketika Lucas Anggara menatapinya dengan tatapan menakutkan seperti itu, dokter itupun mulai membuka mulut dan memberanikan diri untuk berbicara , “ hanya saja luka goresan itu mungkin akan sulit menghilang dan berbekas pad nona . ” jawab dokter yang menangani Liana begitu ketakutan saat mengatakannya.
“ Tidak masalah, dia tidak mati itu saja sudah bagus. Karena sudah berhasil menyelamatkannya aku akan memberimu kompensasi sebagai hadiahnya, sebentar lagi aku akan mengurus pemindahannya dari rumah sakit ini, disini terlalu lama tidaklah bagus. ” ucap Lucas Anggara tanpa ekspresi saat mengatakannya.
Mendengar perkataan Lucas Anggara dokter itu pun menjadi sedikit lega akhirnya tuan muda Lucas Anggara tidak marah malahan dia bilang akan memberikan kompensasi ucapan terimakasih sebagai gantinya.
“ Tuan muda Lucas memang sangat baik hati, saya dan yang lainnya pasti akan menerima kebaikan anda ini. Terimakasih untuk hadiahnya..... ” jawab dokter itu sembari membungkukan badannya saat mengucapkan ucapan terimakasih pada Lucas Anggara, kemudian kembali ke posisinya semula.
“ Akan tetapi nona itu baru saja mendapatkan perawatan tidakkah anda terlalu cepat memindahkannya, bukankah itu akan kurang bagus. ” saut dokter yang menangani Liana dengan raut wajah cemas.
“ Apa kau fikir rumah sakit kecilmu ini sudah cukup bagus untuk merawatnya ? kau berfikir berlebihan aku akan tetap memindahkannya . Apa kau seorang dokter kecil sudah berani menentang keputusanku..... ” tanya Lucas Anggara dengan nada bicara tak bersahabat saat menjawab perkataan dari dokter itu.
“ Tuan muda bagaimana keadaannya apakah semuanya baik-baik saja. ” tanya Helian Moura tiba-tiba datang mendekat kearah tuannya.
“ Dia tidak mati itu sudah bagus, wanita ini memang sulit untuk dikendalikan, lain kali aku pasti akan menjinakkannya. ” ucap Lucas Anggara dengan nada bicara remeh sekaligus raut wajah terlihat muram. Helian sudah bisa langsung menebak kalau suasana hati tuannya sedang tidak bagus kali ini.
“ Helian bantu aku urus semuanya, rumah sakit ini sangat buruk atur dia keluar dari rumah sakit ini untuk dirawat dirumah saja, pilihkan dokter spesialis paling terbaik dan berbagai alat medis yang paling bagus untuk perawatannya. Aku masih ada hal yang perlu aku urus sebentar kita akan bertemu lagi di rumah. ” perintah Lucas Anggara dingin pada Helian, kemudian dengan cepat Helian mengatakan iya pada tuannya.
“ Baik tuan muda saya akan melakukan sesuai dengan apa yang anda katakan. ” jawab Helian sopan sembari menundukan kepalanya.
“ Oh ya Helian hal yang waktu itu aku suruh kamu untuk turunkan harga saham keluarga Hadinata apa sudah kamu lakukan. ” tanya Lucas Anggara dengan ekspresi cukup serius saat mengatakannya.
“ Saat anda mengatakannya saya langsung mengatur semuanya, mengatur untuk menjatuhkan harga saham keluarga Hadinata sesuai perintah anda. Dan juga kabar yang saya dapatkan Handinata saat ini sudah kehilangan beberapa mitra kerjasamanya hal itu sudah membuatnya cukup terguncang ditambah lagi putra tiri dan istri barunya itu juga meninggalkannya setelah istri barunya itu mengambil sebagian aset yang dimiliki Hadinata sebelumnya . Saya rasa Hadinata sudah cukup gila dengan masalahnya saat ini. ” ucap Helian menjelaskan secara rinci mengenai informasi yang ingin Lucas Anggara dengar.
__ADS_1
“ Kerja bagus buat dia tetap menderita seperti itu, kematian saja tidaklah cukup baginya. ”
“ Ya tuan muda ada satu hal lagi yang ingin saya katakan pada anda. ” ucap Helian terdengar cukup serius.
“ Katakanlah. ” jawab Lucas Anggara tanpa ekspresi.
“ Tuan muda tidakkah anda terlalu kejam pada nona Liana, dia tidaklah bersalah apakah tidak cukup hanya menghancurkannya saja dan membuatnya tersiksa. Saya melihat nona Liana sudah cukup menderita. ” ucap Helian tanpa ekspresi saat mengatakan hal itu dengan beraninya dihadapan tuannya.
“ Cukup katamu ? itu masih belum cukup bukankah kau tau bagaimana prisnsipku Helian.... jika ada seseorang yang berani mengusikku maka jangan salahkan aku akan membalasnya berkali-kali lipat dan membuat mangsa merasakan hidup segan matipun tak mau. ” jawab Lucas Anggara dingin sembari mengepalkan kedua tangannya erat-erat jika mengingat kematian kekasihnya itu.
Kemudian Lucas Anggara memasukan salah satu tangannya dikantung saku celananya dan menatap wajah Helian dengan tatapan tajam seakan tatapannya itu sedang memperingatkan Helian Moura dengan tegas.
“ Helian kenapa kamu jadi begitu perhatian dengan wanita yang kutawan...... apakah kau tertarik dengannya. Aku sarankan kamu lebih baik jangan pernah berfikir seperti itu, jangan sampai menghancurkan kepercayaanku. Kamu juga sudah tau bukan barang yang sudah kupakai aku tidak akan membiarkan orang disekitarku meneruskannya . ” ucap Lucas Anggara menatap tajam Helian Moura seakan memperingatinya dengan tegas, kemudian Lucas Anggara berbalik badan dan pergi meninggalkan Helian Moura ditempat.
“ Tuan kau salah paham aku hanya tidak ingin kau jadi kejam dan berhati dingin seperti dulu, jika nona Shi Nian tau perubahanmu ini dia mungkin juga tidak akan tenang disana. ” gumam Helian Moura dalam hati sembari melihati punggung tuannya yang berjalan semakin menjauh darinya. Helian mengerutkan kedua alisnya mencemaskan perubahan drastis tuannya itu.
AUTHOR
selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️
jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.
JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU
komentar 💬
Like 👍
Favorit ❤️
__ADS_1
Tip ⭐
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA TEMAN-TEMAN ❤️ !!! Like dan komen kalian adalah bentuk dukungan kalian pada author☺️