BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Melihat kondisi wanita tawanannya


__ADS_3

BOS MILYADER : Balas dendam



Beberapa hari ke depan,


Ruangan perawatan Liana.


Hari ini adalah hari ke-13 semenjak sang dokter memberi waktu Lucas Anggara untuk membawakan suplemen yang di mintanya. Detektif yang di tugaskan oleh Lucas Anggara itu telah memberikan sebuah kabar bagus untuknya , yaitu ia telah mampu menemukan profesor Yuluo ! bahkan berhasil membujuk profesor Yuluo untuk ikut bersamanya.


Kini, profesor Yuluo masih berada dalam penerbangan sejak kemarin malam . Mungkin beberapa jam kedepan baru akan tiba di bandara, dan langsung menuju kediaman Lucas Anggara.


Begitulah prediksinya.


Saat ini Lucas Anggara baru saja tiba di ruangan perawatan Liana.


-Suara pintu terbuka perlahan-


Ruangan perawatan Liana yang amat sangat besar itu kini nampak di penuhi berbagai macam peralatan medis canggih yang baru saja di beli oleh Lucas Anggara dari Luar negeri guna melakukan perawatan jalan di mansion kediamannya secara pribadi.


Begitupun juga bau obat-obatan yang samar dalam ruangan tersebut ikut menyertainya.


Bukankah semua ini justru lebih rumit ? Bukankah lebih mudah dan lebih bagus untuk dirawat di rumah sakit saja agar Liana dan bayi dalam kandungannya mendapatkan perawatan terbaik dan layak ??


Huh, Tidak !


Baik itu di rumah sakit maupun di kediaman Lucas Anggara semuanya sama bagusnya .

__ADS_1


Di kediaman Lucas Anggara seluruh perlengkapan dan kebutuhan yang dibutuhkan untuk perawatan Liana sudah jauh lebih dari cukup seperti rumah sakit yang sesungguhnya. Karena ruangan itu khusus di persiapkan untuk melakukan perawatan bagi wanita tawanan Lucas Anggara.


Kemudian Lucas Anggara mulai berjalan menghampiri sang dokter dan berkata,


" Sebentar lagi suplemen beserta orang yang membuatnya akan tiba , kamu dan rekanmu segera siapkan peralatan yang kamu butuhkan. Agar nanti bisa langsung mulai menyuntikkan suplemen itu pada tubuh wanita ini . Jadi jangan buang buang watktu, mengerti ?? " ucap Lucas Anggara dingin saat sedang berdiri berhadapan dengan pak dokter.


" Baik tuan muda , kalau begitu saya akan persiapkan dulu. Saya mau permisi dahulu untuk memanggil dokter Lea agar bisa membantu saya mempersiapkan beberapa peralatan yang akan di butuhkan . " jawabnya dengan nada terhati-hati , lalu keluar dari ruangan perawatan dan pergi memanggil dokter Lea.


- Suara pintu tertutup sangat pelan -


Kini diruangan itu hanya ada Lucas Anggara seorang , serta Liana yang masih terbaring tak sadarkan diri.


Entah berapa banyak jarum yang telah di suntikkan di tubuhnya itu, Wajahnya semakin hari nampak begitu pucat, seolah darahnya sudah mau kering saja.


Di keheningan itu Lucas Anggara masih berdiri tepat disamping ranjang Liana . Kedua tangannya berada di saku celananya, serta tatapan yang tak bisa beralih pandang dari wajah Liana itu terus saja menatapi kemalangan wanita di hadapannya.


" Hei wanita...... " panggilnya lirih sembari mengeluarkan tanganya dari saku celananya , Lalu mengambil sedikit rambut panjang Liana untuk dipermainkan olehnya.


Beberapa detik kedepan , ia mulai melanjutkan ucapannya lagi.


" Aku akan mengabulkan permintaanmu untuk hidup bebas sebentar lagi , apa kau sudah puas sekarang ? " tanya Lucas Anggara lirih sembari menatapi Liana yang tengah terbaring koma.


Lalu Lucas Anggara menyeringai tipis , tak ada jawaban yang keluar dari mulut Liana, tangannya pun masih bermain-main dengan rambut Liana.


" Anggap saja ini adalah kompensasi dariku untukmu karena sudah melibatkanmu, sejujurnya aku belum puas menyiksa Daniel dan menggunakanmu untuk menghancurkan orangtuamu . Tapi kau........ ! ??? "


" Kau benar-benar wanita yang tidak takut mati ! Aku harus bagaimana lagi sekarang ? terkagum ataukah marah pada tindakanmu yang pemberani itu ? jujur saja.... saat aku melihatmu , kebencianku padamu semakin meningkat saat mengingat kau adalah anak pria yang membunuh kekasihku ! Tapi aku masih berbelas kasih mau melepaskanmu dari diriku. "

__ADS_1


" Bukankah menurutmu aku terlalu murah hati padamu ?? " Lucas Anggara berbicara seorang diri, raut wajahnya seolah ia berusaha mengendalikan emosinya.


Lucas Anggara mulai menarik tangannya dari rambut Liana,


matanya tertuju pada perut Liana yg terdapat kehidupan kecil di dalamnya.


" Harusnya aku tidak ceroboh , hingga membuatmu hamil. Aku berniat untuk melenyapkan bayi ini pada awalnya , aku sama sekali tidak ingin kehadirannya di dunia ini , terlebih lagi kenapa harus kamu yang mengandung anakku ? mengingat kamu adalah putri dari musuhku justru membuatku semakin kesal. "


" Harusnya anak ini tidak boleh ada ! " ucap Lucas Anggara sembari menyentuh perut Liana dengan tatapan kesal.


" Tapi mengapa ucapanmu waktu itu begitu membuat hatiku dilema dan teriris , membuatku berfikir aku harus menyelamatkan bayimu ini ? Apakah ini yang dimaksud telepati hubungan ayah dan anak begitu kuat ? " ucapnya sembari tertawa , tawa itu seolah mengandung ketidak relaan.


" Tapi tenang saja , walaupun kau adalah anak dari musuhku, aku akan tetap merawat anakmu nanti . Walaupun dia tidak akan pernah mendapatkan kasih dariku, setidaknya dia akan mendapatkan kehidupan yang layak karena dia adalah anak kandungku. " ucapnya, kemudian menarik kembali tangannya dari perut Liana.


Lucas Anggara mulai berbalik badan membelakangi Liana.


Dalam hati ia pun mulai berkata,


" Saat waktunya nanti tiba , kau dan aku hanyalah sebatas orang asing yang sama sekali tidak pernah bertemu, kau tidak akan pernah mengingat kejadian yang telah kau alami selama berada di kediamanku . Aku akan mengatur segalanya agar kau tidak akan pernah menemukan apa yang telah terjadi pada dirimu yang sebenernya , bahkan kau tidak akan pernah tau bahwa kau telah memiliki anak denganku . Setelah kau melahirkan anak itu aku harap kau bisa menjalani kehidupanmu yang normal. "


Batin Lucas Anggara sejenak, kemudian berjalan keluar dari ruangan Liana dengan raut wajah dingin.


>>>> To be continue <<<<



( Ilustrasion karakter by Lucas Anggara )

__ADS_1


Hallo pembaca setia Novel Renii, makasih banget yaa buat kalian semua yang udah setia banget nunggu karya Renii walaupun updatenya lama masih tetap setia nunggu dan baca karya-karya Reni 💕 Terimakasih atas dukungan kalian , next time author Reni akan berusaha semaksimal mungkin ya buat atur jadwal update yaah , aku cinta kalian , jangan lupa like, komen dan vote yahhh 💝


__ADS_2