
...BOS MILYADER : BALAS DENDAM...
...Episode 66...
Tak lama kemudian terdengar suara mobil berhenti , benar sekali yang datang adalah tuan Lin !
( Menekan bel ) DINGDONGG,DINGDONGG .
" Iya tunggu sebentar ! " sahut dari dalam, Liana bergegas membuka pintu.
Saat pintu terbuka ia melihat tuan Lin , Lin Huanyu kekasihnya.... berdiri tegap lalu menyapa.
" Selamat pagi ! " Melambaikan tangan sambil tersenyum ceria.
Liana terdiam sejenak , " Selamat pagi juga kak Huan ! mari masuk dulu duduk sebentar aku ambilkan minuman untuk kak Huan . "
Setelan jas berwana putih sangat cocok untuknya membuat Liana tak bisa mengalihkan pandangannya untuk sesaat . Warna baju mereka nampak sama apabila bersandingan , mereka terlihat sangat serasi .
" Tidak usah, tidak perlu barusan aku sudah minum teh sebelum berangkat kemari . "
" Ah begitu yah... baiklah kalau begitu . "
Sembari tersenyum Huanyu memuji Liana , " Hari ini kamu sangat cantik ! " seketika raut wajah Liana merona , meskipun mereka kenal sudah sangat lama dan sudah menjalin hubungan selama 1 tahun tetap saja masih tersipu saat mendapat pujian dari kekasih.
" Terimakasih atas pujiannya kak Huan, kak Huan juga terlihat sangat tampan ! " Liana membalasnya dengan senyuman. Huanyu tersedak ! tak menyangka Liana balik menggodanya, kemudian ia mengalihkan pembicaraan agar tidak canggung satu sama Lain.
Melihat jam tangan , " Sudah pukul 8 pagi , hari ini kita akan pergi ke perusahaan Anggara group untuk membahas pembangunan wisata di pulau G . Apakah bahan untuk presentasi nanti sudah siap ? "
" Sudah siap presdir Huan ! ( memberi hormat dan menujukkan sikap tegas. ) "
" Yasudah kalau begitu bagus ! tunggu apalagi kamu sudah selesai bersiap-siap atau belum ? jika sudah mari kita masuk ke mobil . Jika belum aku akan menunggumu disini. "
__ADS_1
" Tidak perlu menunggu kak Huan, aku sudah siap semuanya. " karyawan rajin yang sudah menyiapkan dari kemarin-kemarin.
" Baiklah ayo kita masuk . "
Mereka berdua masuk kedalam mobil , Hari ini Huanyu membawa supirnya jadi mereka bisa duduk bersantai di belakang sambil berbincang-bincang mengenai proyek pulau G .
Sudah 3 tahun Liana bekerja sebagai sekretaris Huanyu , dan hari ini Huanyu akan membawanya ke perusahaan Anggara untuk pertama kalinya . Sejak kejadian beberapa tahun yang Lalu Huanyu merasa Lucas Anggara adalah dalang di balik hilangnya Liana , namun bukti belum cukup kuat sedangkan proyek pulau G juga sangat penting ! Suatu hari dia pasti akan menemukan bukti-bukti dan mencari tau apa saja yang telah terjadi ketika Liana berada dalam genggaman Lucas Anggara . Isfeksi usus ? Hilang ingatan ? kurasa tidak sesederhana itu !
...PERUSAHAAN ANGGARA GROUP...
...( Di dalam lift )...
Ini adalah kali pertama Liana mengunjungi perusahaan Anggara Group , lebih besar dari dugaanya.
Menurut rumor yang diketahui Liana Anggara Group adalah salah satu perusahaan yang berpengaruh di negaranya. Perusahaan mana pun yang mampu bekerjasama dengannya pasti akan menuai kesuksesan besar . Konon katanya presdirnya orang yang sangat sulit diatasi , apabila ada melakukan kesalahan sedikit atau membuatnya tidak senang maka beliau tidak akan segan-segan menghancurkannya , seperti membuat bangkrut perusahaan orang contohnya . Dia benar-benar orang yang suka semena-mena !
" Kamu gugup ? "
" Tidak ! ( Tersenyum ) "
" I, iya terimakasih sudah membuatku sedikit merasa tenang ( memegang pipinya ) apakah di wajahku begitu terlihat jelas kalau aku sedang tegang tadi ? "
" Tentu saja kelihatan , coba kamu senyum sedikit sekarang . "
Liana mulai tersenyum , rasa tegangnya sedikit demi sedikit hilang.
" Nah begini baru benar . "
Setelah menunggu beberapa saat di dalam lift sampailah mereka dilantai ke-15 . Tak lama setelah mereka keluar dari Lift tamu tepat di depannya keluar 4 orang dari lift VVIP . Keempat orang itu salah satunya adalah Lucas Anggara , begitu Lucas Anggara keluar ia mengeluarkan kharisma yang sangat kuat wajahnya datar tanpa ekspresi , alisnya yang tebal seperti pedang , kedua mata yang sangat indah namun juga sangat menakutkan ! semua ada padanya .
__ADS_1
Liana memandanginya sebentar , padahal ia tidak mengenalnya namun mengapa saat melihat orang itu tubuhnya menunjukkan reaksi ketakutan tanpa sebab ? kemudian Liana menundukan kepalanya , tidak mau menatap lebih lama lagi .
Kemudian Huanyu berdiri didepan Liana , ia menutupi wajah Liana dengan tubuh kekarnya .
" Lili ada apa denganmu ? " panggilan akrab Huanyu untuk Liana sejak mereka kecil .
" Tidak apa-apa hanya sedikit pusing tiba-tiba ( Sambil memegang kepala. ) jangan khawatir kak Huan aku sudah tak apa kok , benaran ! " Langsung bersikap normal agar Huanyu tidak khawatir .
" Syukurlah jika kamu baik-baik saja , kalau kamu sedang tidak enak badan kita bisa batalkan pertemuan dengan Anggara group , jangan berbohong padaku okey ? "
" Jangan kak Huan ! aku benaran sudah baik-baik saja. " Liana terkejut , bagaimana bisa kak Huan melewatkan proyek besar ini demi dirinya ?
" Sudah jangan khawatirkan aku lagi kak Huan.... mari kita pergi ke ruang pertemuan saja , sebentar lagi akan segera dimulai , tidak bagus jika di pertemuan pertama kita datang terlambat kan ? " Liana tersenyum ceria seolah tidak terjadi apa-apa padanya, kemudian ia dengan cepat menggandeng tangan Huanyu lalu menariknya pergi agar tidak terlalu mencemaskan keadaannya .
...RUANG PERTEMUAN...
Banyak pengusaha terkenal lainnya berkumpul dalam pertemuan ini, proyek pembangunan wisata pulau G adalah incaran semua pengusaha . Bisa bekerja sama dengan Anggara Group jelas membawa dampak yang sangat positif , hanya dengan bekerjasama dengan Anggara group nilai saham perusahaan mereka bisa melonjak tinggi ! tak hanya itu saja banyak sekali keuntungannya .
Semua sudah duduk di tempatnya masing-masing , hanya menunggu kedatangan CEO baru bisa dimulai. Tak lama kemudian datanglah Lucas Anggara dan rekannya . Mereka mulai memasuki ruang pertemuan , suasana pun menjadi sangat hening . Lucas Anggara tahu dipertemuan kali ini akan ada Lin Huanyu ( dari perusahaan Lin ) menurut informasi dadakan yang ia terima Lin Huanyu datang bersama sekertarisnya , yaitu Liana Modigit . Dari sinilah Lucas Anggara memutuskan untuk tidak mengajak Helian Moura takutnya menimbulkan kecurigaan apabila Liana mengingat wajahnya . Ini sudah 5 tahun berlalu seharusnya dia sudah lupa kejadian 5 tahun yang lalu kan ?
" Baik, rapat kita mulai . Pertama saya ucapkan terimakasih sudah datang di pertemuan kali ini , perusahaan kami sedang membuka proyek wisata di sebuah pulau G, saya rasa kalian sudah tahu tentang proyek ini karena dipertemuan waktu lalu rekan saya pernah menjelaskannya . Perusahaan kami sedang membuka peluang bagi beberapa perwakilan perusahaan yang telah hadir disini untuk berpartisipasi dalam proyek istimewa perusahaan kami . Hari ini adalah hari terakhir untuk pemilihan kandidat yang cocok untuk mengurus proyek G ini . "
" Dan untuk pertanyaan pertama , menurut kalian desain apakah yang cocok untuk proyek pulau G ini agar nantinya para wisatawan tertarik berkunjung ke pulau G ? "
Sikap kepemimpinan Lucas Anggara benar-benar sempurna , dia terlihat tidak memihak siapapun disini karena tidak ada satupun orang yang bisa menjilat dirinya, tidak mempan dengan begituan jika berhadapan dengan Lucas Anggara satu ini ! semua tergantung dengan performa masing-masing . Kemudian sorot mata Lucas Anggara menatap kearah Liana , nampak Liana mendengarkannya bicara secara cermat . Sepertinya Liana tidak mengenalinya . Liana yang sekarang terlihat lebih baik dibandingkan Liana yang dahulu , gadis yang dulunya pemberontak sekarang jauh lebih normal dan elegant.
Dari sini Lucas Anggara berfikir sebesar apapun dia menolak agar Liana tidak muncul dihadapannya jika takdir berkata mereka harus bertemu dengan cara seperti ini siapa yang bisa menolak keinginan takdir ?
Hallo semuanya sampai jumpa di episode selanjutnya ya , jangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian ya ♥️🐰
__ADS_1
Jangan lupa follow ig author juga ya biar makin semangat updatenya hihi , bab selanjutnya akan di up lebih dulu di Instagram author nih .
...Ig: queenreen_14...