BOS MILYADER: Balas Dendam

BOS MILYADER: Balas Dendam
Tanpa ampun


__ADS_3

BOS MILYADER: Balas dendam



Dokter yang menangani Liana pun sangat bingung, ia pun semakin tak berdaya. Saat sang dokter hendak melangkahkan kakinya maju mendekati Liana tiba-tiba Liana membuka mulutnya, menyela untuk bertanya.


Kemudian Liana mulai membuka mulutnya sekali lagi dan bertanya tanpa menatap keberadaan dokter tersebut. Liana mengerutkan kedua alisnya dan mulai bertanya,


“ Mengapa ? mengapa aku merasa hewanpun kehidupannya jauh lebih baik dariku, mengapa ? mengapa semuanya begitu kejam padaku ! mengapa mereka semua mempermainkan takdir hidupku seolah aku hanya mainan tak berharga dimata mereka ! ” Liana menipiskan bibirnya dan menahan tangisnya.


Kemudian dokter itu menghentikan langkah kakinya sejenak dan meneguk liurnya tak kuasa menyakiti hati nona Liana yang malang . “ Apa yang anda katakan nona ? ” tanyanya seolah tidak tau, ia mencoba menanyai balik Liana dengan raut wajah sedihnya.


Liana hanya bisa tersenyum , akan tetapi matanya tidak bisa berbohong dan tetap saja tak mau berhenti menangis.


Kemudian Liana berkata sembari menepiskan senyuman pahit. Liana berkata dengan nada pelan, “ Dokter...... saya tidak bersalah, lantas mengapa semua orang menginginkan saya jadi batu pijakan mereka untuk balas dendam ? ” ucap Liana mengeluhkan nasibnya dihadapan dokter, tangannya menyentuh bagian dadanya yang terasa perih.


“ Mereka semua menyiksaku dengan cara yang keji, merenggut kebahagiaan dan ketenangan yang kumiliki, mereka menyiksaku tanpa aku tau dimana letak kesalahanku pada mereka . Katakan padaku , bukankah takdir baik selalu berpihak dengan orang baik ? lalu mengapa tidak denganku ? mengapa ! ” tanya Liana dengan nada sedikit tinggi diakhir kalimatnya, kemudian Liana menipiskan bibirnya menahan tangis , sekuat apapun Liana menahan tangis tetap saja airmatanya tak mau berhenti mengalir deras.


Hatinya begitu sakit, lalu membeku sekeras batu.


“ Aku juga manusia biasa, jika disakiti tentu saja aku akan terluka..... ” tubuh Liana semakin menggil gemetar, Liana semakin menangis tak kuasa menahan sakit dihatinya.


Dokter yang menangani Liana mulai tersentuh sekaligus merasa sangat kasihan dengan Liana , akan tetapi ia juga tidak bisa berbuat apa-apa , baik itu dirinya ataupun Liana ! semuanya berada dalam kendali Lucas Anggara.


Hanya bisa patuh dan tunduk akan perintah Lucas Anggara.


Kemudian dokter itu menyentuh kacamatanya, wajahnya dipenuhi keringat dingin, ia mulai berkata dengan gugupnya.


“ Nona saya tidak tau menahu dan tidak ingin tau mengenai hal pribadi anda, jadi biarkan saya menjalankan tugas saya , mohon anda jangan mempersulit saya. ” ucap dokter itu dengan gugup, kemudian berjalan menghampiri selang infus Liana yang hampir habis , dokter itu mulai menggantinya dengan infus yang baru.


Mendengar hal itu Liana langsung meremas dan mengepalkan jari jemarinya begitu erat, lalu ia terbahak menertawai dirinya sendiri, tak lupa juga airmatanya tetap mengalir deras mengiringi tawanya.


Hati Liana semakin sakit, tak ada seorangpun yang mau mendengarkan keluhannya apalagi peduli dengannya. Bahkan disaat terpuruk seperti ini semua orangpun mengabaikannya , tak ada yang peduli akan penderitaannya.


Liana mulai mengepalkan tangannya diam-diam, kemudian menipiskan bibirnya setipis mungkin menahan tangis.


Saat Liana terdiam sejenak dokter itu baru saja selesai memasang selang infus yang baru untuk Liana , ia mulai mengatakan hal penting sesuai perintah Lucas Anggara secepatnya.


“ Nona ada satu hal yang ingin saya sampaikan dengan anda sebelum saya pergi . ” ucap dokter itu memecahkan keheningan sesaat yang ada dalam ruangan itu.


“ Katakan. ” jawab Liana tak berbobot tanpa berpaling menatap wajah dokter tersebut, kemudian Liana berusaha untuk duduk dengan bantuan dokter.


“ Nona hati-hati. ” ucap dokter terdengar khawatir saat Liana mendesis kesakitan, kemudian dokter itu memberi Liana sebuah sandaran bantal di belakang punggungnya. Kemudian dokter itu kembali lagi keposisinya semula , ia mulai mengatur nafasnya sebelum ia mengatakan hal itu pada nona Liana.

__ADS_1


Dengan berat hati sang dokter akhirnya mulai mengatakan hal yang sama sekali tidak ingin ia katakan.


“ Nona saya ingin memberitahu anda satu hal, bahwa kandungan nona sudah berhasil di aborsi, bayi anda sudah tiada ! ” ucap dokter itu mengejutkan Liana, tanpa basa-basi dokter itu langsung mengatakan intinya pada Liana.


Seketika itu juga hati Liana terasa retak bagaikan kaca , retak berkeping-keping ! hatinya terluka parah setelah mendengar kabar itu, detak jantungnya melemah seakan sudah berhenti berdetak !


“ Apa katamu, aborsi berhasil ? ” tanya Liana terkejut, raut wajahnya terlihat sangat kaget dan syok menatapi dokter tersebut.


Kemudian dokter yang menangani Liana hanya mampu menganggukkan kepalanya , karena tak kuasa melihat Liana yang terluka sang dokter hanya bisa meminta undur diri secepat mungkin.


“ Ya nona aborsi sudah berhasil sesuai keinginan tuan muda , kami hanya menjalankan perintah dari tuan muda, kalau begitu saya permisi undur diri dahulu. ” ucap dokter sembari menundukkan kepalanya mengucapkan salam perpisahan , kemudian bergegas pergi meninggalkan kamar Liana tersebut.


Liana hanya bisa terdiam !


Hatinya begitu sakit setelah mendapat kabar anak dalam kandungannya sudah tiada . Liana mulai meremas erat selimut yang ada didekatnya kemudian menggertakan giginya tak kuasa menahan emosi sekaligus tangisnya.


“ Tidak mungkin ! ” ucap Liana tak percaya, kemudian Liana berteriak histeris dalam ruangan yang hening itu.


Airmatanya mulai jatuh tak terbendung lagi, semuanya terasa begitu mengecewakan, hatinya hancur ! baik itu Lucas Anggara maupun takdir kehidupannya, Liana sangat membencinya ! Bayi kecil yang dia jadikan alasan untuk hidup kini sudah direnggut darinya.


Semua hal berharga yang ia punya dirampas darinya tanpa tersisa !


“ Lucas Anggara.... mengapa ! ” teriak Liana dalam ruangan yang sepi itu sembari menagis histeris.


“ Semua sudah kau renggut dariku, lantas mengapa kau masih membuatku hidup didunia yang kejam ini ! Apakah untuk terus kau siksa ! ” ucap Liana berteriak seorang diri sembari menangis.


Kemudian Liana terdiam sejenak memberikan ruangan itu kembali hening , hati kecil dan otaknya mulai beradu, kemudian terlintas dalam benak kecilnya sebuah ide berbahaya.


“ Lucas Anggara aku sudah muak, aku tidak mau jadi pion balas dendammu lagi, tidak akan pernah kubiarkan kau mempermainkan takdirku lagi ! ” ucap Liana dalam hati, ia terdiam dingin dalam duduknya. Kemudian salah satu tangannya meraih selang infus yang terpasang ditangannya.


Darah yang ada mulai menetes di atas tempat tidur bewarna putih bersih itu. Tatapan mata Liana jadi semakin kosong, otaknya serasa berhenti berkerja.


Kemudian Liana mulai menuruni tempat tidurnya. Liana mulai mencari segala benda yang berguna untuk dirinya, bagi Liana saat ini harapannya sudah hancur ! tak ada satupun di dunia ini yang bisa Liana harapkan ! semuanya sudah hilang ! semua hal berharga yang ia miliki telah dirampas darinya.


Tanpa tersisa.


Didalam kamar pribadi yang terkunci dan hanya ada dirinya sendiri itu, Liana akhirnya menemukan seutas tali bewarna putih yang panjang.


Ya benar sekali , tak heran benda aneh seperti tali didalam ruangan Lucas Anggara, pria yang kejam itu pasti memiliki ribuan benda aneh untuk menyiksa manusia, begitulah pikir Liana dalam hatinya.


Kemudian Liana menatap kearah jendela bagian atas, disana jendela kecil itu terbuka, sedangkan tirai besar itu masih tertutup. Kemudian Liana berjalan kearah sana, Liana mulai menata sebuah kursi untuk ia panjat.


Liana mulai melilitkan tali itu, ia berniat mengakhiri hidupnya dengan tali tersebut.

__ADS_1


Disaat tali itu sudah terlilit dan menggelantung, Liana memegangnya sejenak, ketakutan mulai menyelimuti dirinya , akan tetapi Liana sudah tidak bisa bertahan lagi didunia yang sangat menyiksanya itu.


Jika dia hidup, maka dia akan selamanya hidup dibawah kaki Lucas Anggara, pria yang sangat ia benci di seluruh kehidupannya !


Lianaa tidak rela.


Kemudian Liana yang masih berdiri diatas kursi itu mulai mengalungkan kalung itu dilehernya , sedangkan kakinya masih menapak diatas kursi yang ia pijaki. Disaat yang bersamaan sebuah langkah kaki terdengar mendekat kearah ruangannya, lalu langkah kaki itu berhenti, seseorang mencoba membuka kunci pintu ruangannya.


Secepat mungkin Liana menjatuhkan kursi pijakannyaa, di detik itu juga pintu ruangannya terbuka !


Mendengar suara benda terjatuh Lucas Anggara yang baru saja masuk itu langsung terkejut dan terbelalak lebar-lebar melihat tindakan Liana.


Secepat mungkin Lucas Anggara berlari ! berlari sekencang-kencangnya menghampiri Liana !


“ Wanita bodoh apa yang kamu lakukan ! ” teriak Lucas Anggara spontan meneriaki Liana yang baru saja menendang kursi yang ia pijaki sampai tergeletak jatuh. Terlihat Liana mulai memejamkan matanya, sedangkan Lucas Anggara langsung menyangga tubuh Liana agar tidak menggelantung.


Kemudian Lucas Anggara mengambil sebuah belati lipat kecil yang selalu ia bawa di kantung sakunya, belati itu mulai memotong tali yang terikat ! Kemudian mereka berdua terjatuh bersamaan !


Ikatan tali itu masih mengalung dileher Liana, seketika itu juga Lucas Anggara sangat panik dan mencoba melepaskan tali yang melilit leher Liana!


Lucas Anggara menyadarkan Liana dalam dekapannya, tubuhnya bergemetar saat ia melihat bekas lilitan tali itu membekas di leher wanita tawanannya. Hatinya tiba-tiba menjadi sakit saat ia menyaksikan wanita itu bunuh diri tepat dihadapannya .


“ Masih hidup ! ” setelah memeriksa Liana masih hidup spontan Lucas Anggara memeluk Liana erat-erat dalam pelukannya,sedangkan belati yang masih ada dalam genggamannya mulai menggoreskan luka ditangannya.


“ Kau tidak boleh mati . ” ucap Lucas Anggara lirih sembari memeluk Liana begitu erat dalam pelukannya, kedua tubuh mereka terlumuri darah.


to be continue.....



AUTHOR


Selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman , jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.


JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU


komentar 💬


Like 👍


Favorit ❤️


Tip ⭐

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA TEMAN-TEMAN ❤️ !!! Like dan komen kalian adalah bentuk dukungan kalian pada author☺️


__ADS_2