Bukan Cinta Pertama

Bukan Cinta Pertama
Hijrah (2)


__ADS_3

Maka dari itu Adik- adik jangan sekali kali kita melawan ucapan orang tua kita.


Baiklah adalagi yang ingin bertanya?" Tanya sang ustazah.


"Kak saya!" Seru salah satu Siswi.


"Iya adik silahkan apa yang ingin ditanyakan?"


"Assalamualaikum wr wb.. Kak bagaimana kalau seandainya seorang wanita muslim yang sudah dewasa atau haid dia orang yang rajin beribadah, sedekah, puasa di bulan ramadhan beserta teraweh tetapi masih pacaran?" Tanya Siswi tersebut.


"Waalaikumsalam wr wb.. Rasulullah SAW bersabda "Betapa banyak orang yang berpuasa, namun yang dia dapatkan dari puasanya hanya lapar dan dahaga.” (HR Ahmad 8856, Ibn Hibban 3481, Ibnu Khuzaimah 1997 dan sanadnya dishahihkan Al-A’zami).


Ramadhan adalah bulan yang mulia.


Namun, mulianya Ramadhan tidak diimbangi dengan sikap kaum muslimin untuk memuliakannya.


Banyak diantara mereka yang menodai kesucian Ramadhan cara dengan melakukan berbagai macam dosa dan maksiat.


Pantas saja, jika banyak orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan, namun puasanya tidak menghasilkan pahala.


Satu di antara sebabnya adalah mereka berpuasa, namun masih rajin berbuat maksiat.


Pacaran adalah Zina

__ADS_1


Pacaran tidaklah lepas dari zina mata, zina tangan, zina kaki, dan zina hati.


Dari Abu Hurairah, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


“Setiap anak Adam telah ditakdirkan mendapat bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa dielakkan. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR Muslim nomor 6925)


Salah satu sebab nya adalah mereka rajin berpuasa tetapi masih saja berbuat maksiat, puasa tanpa pahala.


Dan dapat kita pahami bahwa bulan ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan lagi mulia sedang kan pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina dan sudah pasti itu perbuatan tercela.


Jadi pacaran dibulan puasa tentu saja membatalkan puasa, dan pacaran pun dapat menghapus amal dari puasa yang sedang dilaksanakan.


Albaydhowi Rahimahumullah mengatakan,


"Gimana Adik- adik semua udah paham kah?" tanya sang ustazah.


"Sudah kak!" Seru mereka semua serentak.


"Baiklah karna waktu kita sudah habis mari kita pulang bersama tapi sebelum kita pulang mari kita berdoa, berdoa di mulai."


"Berdoa selesai.. ayo Adik-adik silahkan pulang ke rumah masing- masing dengan hati-hati" Sambil tersenyum ramah.


Semua Siswi pun berpulangan, sementara Sinta masih termenung di kelas itu.

__ADS_1


"Loh adik kamu tidak pulang?" Tanya sang ustazah.


"Emm Kak aku.. aku mau na.. nanya." Ucap sinta gagap.


"Iya Dik mau nanya apa?" Tanya sang ustazah lagi sambil duduk di hadapan sinta.


"Kak aku ngerasa orang paling berdosa di dunia ini karna semua yang Kakak jelasin mengenai pacaran tadi itu ngingetin aku sama masa lalu aku yang begitu kelam kak dan sayangnya aku baru sadar sekarang." Jelas Sinta sambil menunduk.


Sang ustazah tersenyum, "Adik.. ingat ya semua kita di dunia ini pasti tak pernah luput dari dosa mau itu dosa kecil maupun dosa besar, tapi Kakak bangga sama kamu karna jarang- jarang loh jaman sekarang ada Siswi seperti kamu." Ucap sang ustazah yang tak luput dari senyumannya.


Sinta mendongak mencoba menatap mata sang ustazah yang hangat dan nyaman, "Tapi kak apa perbuatan aku itu bisa di maafin sama Allah?" Tanya nya polos.


Sang ustazah terkekeh kecil, "Adik ingat ya Allah itu maha pemaaf intinya Adik ini ke depannya harus lebih sering lagi beribadah dan ikuti perintah Allah SWT. dan jauhi larangan nya dan satu lagi jauhi yang namanya pacaran ala anak jaman now oke.." Ujar sang ustazah lagi yang membuat Sinta tersenyum merekah.


"Makasih ya Kak atas nasehat nya Sinta janji bakal jadi orang yang lebih baik lagi."


"Nah gitu dong senyum hehe.. dan ingat ya Dik,, masalah jodoh.. Allah akan mendekatkan wanita baik hanya untuk lelaki yang baik juga, Adik paham kan maksud Kakak?"


"Iya Kak Sinta sekarang udah ngerti dan itu semua berkat Kakak, sekali lagi makasih ya Kak."


"Ehehe sama-sama anak manis nah sekarang kamu pulang ya entar dicariin lagi." Sambil menepuk pelan kepala Sinta.


Sinta mengangguk lalu menyalami sang ustazah dan langsung pergi meninggalkan sang ustazah di ruangan itu dengan senyum bahagia nya.

__ADS_1


__ADS_2