Bukan Cinta Pertama

Bukan Cinta Pertama
66


__ADS_3

Satu satun kemudian...


Setelah pembangunan perusahaan cabang di Singapura, Boy melanjutkan pembangunan hotel di Perancis dan kini telah selesai hanya tinggal meresmikan.


Kini mereka sedang berada di dalam pesawat jet pribadi milik Boy, mereka pergi hanya 10 orang sama seperti saat mereka pergi ke Singapura. Namun siapa yang tau kalau di dalam pesawat itu ada orang lain selain mereka.


Sekitar 21 jam lebih mereka akhirnya sampai di tempat tujuan. Mereka langsung menuju hotel karna hari yang sudah menunjukkan pukul 7 pagi.


Sesampainya di hotel mereka masuk ke kamar masing-masing yang memang sudah di booking oleh Boy dan langsung bersiap-siap untuk peresmian yang akan dilaksanakan pagi ini pukul 10.


Pukul 2 siang akhirnya hotel sah diresmikan, mereka kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


Malam harinya Boy mengabari mereka untuk makan malam di restoran hotel, setelah selesai makan mereka kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat kembali karna besok seharian mereka akan bersenang- senang.


Sinta dan Tria satu kamar, jam masih menunjukkan pukul 9 malam, mereka tidak bisa tidur karna tadi siang sudah tidur terlalu lama, akhirnya Tria mengajak Sinta mengobrol di balkon kamar mereka.


"Oh ya Tri gimana hubungan kamu sama Arif?" Tanya Sinta mengawali.


"Baik-baik aja, ya paling kadang juga suka berantem kecil abis itu baikan lagian dia sekarang juga udah agak berubah, dia selalu ngalah kalau kita lagi berantem." Jawab Tria.


"Kamu gak ada pikiran gitu buat ngeresmiin hubungan kalian? kamu tau kan kalo pacaran itu dosa?" Tanya Sinta lagi.


"Ada, iya gue tau, cuman gue lagi nungguin lo aja nah abis lo nikah baru gue nyusul." Ujar Tria membuat Sinta terkekeh mendengarnya.


"Emang kamu tau kapan jodoh aku datang? kamu mau sampai kapan numpukin dosa?" Tanya Sinta lagi disela kekehannya.


"Namun belum sempat Tria menjawa- Tiba tiba terdengar suara kembang api, sontak mereka pun langsung melihatnya. Dan betapa terkejutnya Sinta saat melihat kalimat yang ada di atasnya.


'Sinta Dewi Utami will you merry me?'


itulah kalimat yang terbentuk di atas sana. Sinta masih memandanginya dengan tatapan bingung tapi tidak dengan Tria dia sudah tau ini akan terjadi.


"Tri.." Ucap Sinta dan melihat ke arah Tria yang sedang tersenyum lalu mengangguk.

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar lagi suara seseorang yang memanggil nya dari bawah tepat di halaman hotel. Sontak Sinta pun mengalihkan tatapan nya kearah bawah yang sudah ada Boy yang sedang berlutut sambil memegang kotak bludru berwarna merah yang di dalamnya sudah terdapat cincin emas yang di tengahnya terdapat mutiara.


"Sinta Dewi Utami.. WILL YOU MARRY ME?" Ucap Boy dengan lantang.


Semua penghuni hotel menyaksikannya, ada yang terharu, ada juga yang merasa iri dan ada juga yang sampai menangis. Begitu pun dengan Sinta dia sampai menitikkan air matanya harunya. Kemudian semua orang bertepuk tangan dan berteriak.


"Turun.. turun.. turun.." Teriak semua orang.


Dan tiba-tiba muncul lah keluarga Sinta, Ayah dan Ibunya beserta semua Adiknya juga ikut, mereka berdiri di belakang Boy sambil menatap keatas kearah Sinta dengan tatapan haru, Ibunya sampai menangis.


"Ayah Ibu kalian.." Ucapan Sinta tergantung karna tak tahan lagi dia langsung menangis.


"Iya Nak ini Ayah dan Ibumu, turunlah." Ucap sang Ibu sambil ikut menangis.


Tria pun menuntun Sinta untuk turun menemui mereka di halaman hotel.


Sesampainya disana dia langsung berhamburan ke pelukan Ibunya dan menangis di pelukan nya, begitupun Ibunya mereka berpelukan sambil menangis. Kemudian ibunya melepaskan pelukannya dan menatap Boy yang sudah berdiri semenjak mereka keluar dari persembunyian.


"Nak.. pergilah temui Nak Boy dia menunggumu." Ucap sang Ibu sambil menghapus air mata Sinta, Cadar nya sudah basah karna terlalu banyak mengeluarkan air matanya.


"Yes, i will." Jawabnya pelan namun di dengar semua orang karna memang suasana sangat sunyi menunggu akhir dari cerita.


Setelah Sinta menjawabnya semua orang langsung bertepuk tangan meriah, Sedangkan Boy dia langsung menatap Sinta lalu tersenyum lega. Kemudian Ibu Sinta datang lalu memakaikan cincin yang diberikan Boy tadi. Semua kembali bertepuk tangan meriah. Akhirnya mereka melangsungkan acara pelamaran di Perancis. (Uwwu ini impian aku benget nih😂)


Setelah kejadian itu, mereka kembali ke kamar masing-masing yang ternyata keluarga Sinta juga tinggal di hotel yang sama. Mereka memutuskan akan melaksanakan acara pertunangan saat pulang nanti.


----


Keesokan harinya..


Boy membebaskan seluruh anggota nya untuk bersenang-senang satu harian dan mereka akan kembali ke Indonesia pukul 9 malam.


Tria dan Arif juga pergi berdua untuk bersenang-senang di negara yang terkenal romantis itu.

__ADS_1


Sedangkan Boy dan Sinta beserta keluarganya juga pergi berjalan jalan, Boy menyewa 2 mobil.


Di mobil pertama ada Boy, Sinta dan adiknya Putri dan Pitri, Boy sebagai pengemudi, Sinta duduk di sebelah nya dan Adiknya di kursi penumpang yang sedari tadi tidak bisa diam. Mereka terus menyerocos tentang keindahan kota Paris. Sinta dan Boy hanya menggeleng-geleng kan kepalanya.


Sedangkan di mobil kedua ada Ayah dan Ibu Sinta, Satya dan Rehan, Satya sebagai pengemudi, Rehan di sampingnya dan Ayah Ibu Sinta di kursi penumpang.


Tujuan awal mereka kali ini adalah Menara Eiffel. Menara Eiffel atau La Tour Eiffel merupakan menara yang menjadi ikon kota Paris. Menara ini berada di taman Champ De Mars, Paris, Perancis, dan merupakan salah satu Landmark paling terkenal di dunia yang menjadi destinasi utama para wisatawan. Jika berkunjung ke Menara Eiffel tidak lengkap kalau tidak naik ke atas dan melihat panorama Paris dari sana. Tapi lebih mengesankan lagi jika naik menara Eiffel saat malam hari sambil melihat kerlap-kerlip lampu kota Paris dan menikmati hidangan di restauran Menara Eiffel. Selain itu, kita juga bisa membeli suvenir dan mengirim kartu pos langsung dari menara Eiffel.


Setelah menpuh perjalanan sekitar satu jam akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Putri dan Fitri langsung berhamburan ke arah Menara dan berselfi ria. Sedangkan Sinta, Boy dan Ayah Ibu Sinta beserta Satya dan Rehan berjalan mengelilingi Menara. Dan sesekali mereka juga berfoto.


Setelah puas berkeliling mereka akhirnya memutuskan untuk pergi mengunjungi tempat lain, tapi sebelum pergi Satya berinisiatif untuk membuat Foto sekeluarga dan termasuk Boy juga pastinya ikut di keluarga mereka.


Satya menyewa seorang fotoghrafer dan Fotonya langsung jadi. Setelah selesai berfoto mereka pun melanjutkan perjalanan.


Kali ini tujuan mereka ke Place De La Concorde. Place De La Concorde adalah alun-alun kota berbentuk oktagonal yang berada di antara Tuileries Gardens dan Champs Elysées, Paris, Perancis. Alun-alun stylish ini merupakan alun-alun utama dan yang terluas di kota Paris. Sebagai alun-alun utama yang terletak di tengah kota, Place De La Concorde dikelilingi oleh bangunan penting dan dekat tempat wisata lain di kota Paris. Selain itu, alun-alun ini juga memiliki banyak fitur dan hiasan seperti obelisk mesir, air mancur, patung, dan tiang-tiang lampu yang artistik. Selain sebagai salah satu tempat wisata terkenal di Paris.


Hanya butuh waktu 5 menit mereka sampai di tujuan. Sesampainya disana mereka mencari musollah di sekitar untuk melaksanakan sholat dzuhur. Setelah mendapatkannya mereka langsung melaksanakan ibadah mereka.


Setelah selesai sholat mereka kemudian mencari tempat makan karna sudah merasa lapar. Akhirnya mereka memutuskan makan di restoran Saravanaa Bhavan. Mereka makan sambil berbincang kadang juga tertawa karna ulang Putri dan Fitri.


Setelah selesai makan mereka kembali melanjutkan perjalanan terakhir, yaitu ke Musee Du Louvre. Museum Louvre atau Musée Du Louvre, adalah bekas istana kerajaan Perancis yang sekarang menjadi salah satu museum terbesar di dunia dan sekaligus museum paling terkenal di Paris. Museum ini menjadi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan kunjungan lebih dari 8 juta orang per tahun. Louvre Museum berisi lebih dari 380 ribu objek pameran dan memajang lebih dari 35 ribu karya seni. Yang menjadi primadona tentu saja adalah lukisan Mona Lisa karya Leonardo Da Vinci yang seolah sudah menjadi ikon Museum Louvre. Dua masterpiece lain yang sekarang kian populer setelah menjadi setting lokasi dalam novel The Da Vinci Code dan juga film adaptasinya yang sama-sama sukses, juga bisa di jumpai di Louvre Museum.


Ingin tahu apa saja yang bisa dilihat di Museum Louvre selain Mona Lisa, Piramida Louvre, dan Piramida Terbalik. Dahulu gedung yang dijadikan museum Louvre adalah istana (Palais De Louvre) yang dibangun tahun 1190 dan mengalami tahap penyelesaian menjadi seperti gedung yang terlihat saat ini. Kemudian pada tahun 1989 arsitektur Amerika asal China, I.M Pei membuat piramida kaca yang dijadikan salah satu dari 3 pintu masuk. Untuk bisa menikmati Museum yang memamerkan lebih dari 35000 obyek seni dari jaman pra-sejarah hingga abad ke-19 ini, anda harus datang pagi-pagi sekitar jam 09.00 karena di sini selalu ramai pengunjung sehingga harus mengantri.


Hanya butuh waktu 15 menit mereka sudah sampai di tempat tujuan. Mereka langsung masuk ke dalam istana.


Mereka terpukau dengan bagian dalam istana.


Putri dan Fitri pun tak kalah rusuh, mereka tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, mereka selalu berfoto ria.


Setelah sekitar 2 jam mereka puas berkeliling di Museum Louvre, mereka pun memutuskan untuk kembali ke hotel karna melara kelelahan.


Saat di perjanan pulang mereka singgah sebentar untuk sholat asar. Setelah selesai mereka kembali melanjutkan perjalanan. Sesampainya di hotel, ternyata baru mereka yang pulang. Mereka pun langsung masuk ke kamar masing masing untuk beristirahat.

__ADS_1


Malam harinya pukul 9 malam mereka telah berada di dalam pesawat jet pribadi milik Boy menuju ke Indonesia.


__ADS_2