Bukan Cinta Pertama

Bukan Cinta Pertama
Pulang


__ADS_3

Sekitar 1 jam menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai di air terjun yang sangat indah, Banyak juga pengunjung yang berkunjung.


Putri langsung berselfi ria tak lupa dia memontet semua yang ada di sekitar air terjun termasuk memotret Boy dan Sinta dengan Sinta memandang pemandangan dan Boy memandangnya sambil tersenyum.


Setelah puas berselfi Putri langsung menarik tangan kiri Sinta dan tangan kanan Boy dengan dia yang di tengah, dia ingin membawa Boy dan Sinta bermain air.


Saat sudah di depan mata air, Putri langsung berhambur ke air yang terasa dingin. Sedangkan Sinta memilih duduk di batu dengan kaki nya di masukkan ke dalam air sedangkan Boy hanya berdiri melihat Tingkah Putri yang menggemaskan.


"Kak Boy ayo sini ngapain malah berdiri disitu." Ajak Putri sambil mengibaskan tangannya, namun Boy hanya merespon nya dengan tersenyum.


Karna merasa tak ada respon dari Boy, Putri pun menyiram-nyiramkan air ke arah Boy dan membuat dia basah, karna sudah basah Boy pun akhirnya ikut masuk menyusul Putri.


Boy dan Putri bermain siram-siraman sambil tertawa lepas, sedangkan Sinta hanya menonton mereka dan sesekali ikut tertawa jika merasa lucu.


Mendengar suara tawa Sinta, Putri mengalihkan pandangannya ke arah Sinta yang duduk di atas batu dengan menggoyang goyangkan kakinya ke air. Putri pun menghampiri Sinta dan langsung menarik paksa tangannya hingga tercebur ke air lalu tertawa melihat Sinta yang basah kuyup, begitu pun dengan Boy dia juga tertawa lepas.


Sinta cemberut namun tak terlihat karna tertutup cadarnya, dia pun menyiram Putri dan Boy bergantian akhirnya mereka bertiga pun bermain siram-siraman.

__ADS_1


Hingga pada akhirnya saat Sinta ingin menyiram Boy begitu pula dengan Boy yang ingin menyiram Sinta tatapan mereka bertemu dan seketika terdiam sambil bertatapan.


Putri yang menyadari itu pun merasa senang dan menyiram keduanya dan seketika mereka pun tersadar dan langsung salah tingkah.


"Ciee yang tatap-tatapan." Goda Putri pada keduanya dengan menaik turunkan kedua alisnya.


"Apa sih Dek udah ah Kakak naik aja duluan." Ujar Sinta merasa malu, dia langsung beranjak ke atas menuju mobil mengambil baju ganti dan berganti di toilet.


"Ciee yang di tatap." Putri kembali menggoda Boy.


"Kenapa emangnya?" Tanya Putri ketus.


"Makin jelek." Jawabnya kemudian lalu kembali tertawa terbahak- bahak melihat ekspresi Putri.


Putri yang tidak terima pun langsung menyiram Boy gantian, dan terjadilah aksi siram- siraman.


Sinta sudah selesai mengganti baju sekarang dia sedang duduk di tempat yang disediakan sambil meminum kopi panas yang tadi sempat di pesannya, sambil meminum kopi dia melihat Boy dan Putri yang masih asik bermain air.

__ADS_1


Setelah puas bermain siram- siraman Putri dan Boy pun bergegas naik karna sudah merasa kedinginan.


Sinta yang melihat mereka menuju ke arahnya pun memesan 2 kopi panas karna dia tau pasti Boy dan Putri kedinginan.


Saat sampai di depan Sinta, Putri langsung duduk di sebelah Sinta sedangkan Boy di depannya.


"Ihh baju Kakak basah nih Dek kenak baju kamu, ganti baju dulu gih sana Kakak udah mesanin kalian kopi panas." Suruh Sinta.


Tanpa menjawab mereka pun langsung bergegas ganti baju, setelah itu langsung kembali ke tempat duduk Sinta dan minum kopi bersama sambil menikmati pemandangan sekitar air terjun.


Boy melirik jam di ponselnya menunjukkan pukul 16.03.


"Kita jalan sekarang aja yuk sambil nyari mesjid buat sholat asar." Ajak Boy langsung berdiri dan diikuti Sinta dan Putri.


Sekitar 5 menit mereka sampai di depan sebuah mesjid, mereka langsung masuk dan melaksanakan ibadah mereka.


Selesai sholat asar mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah Sinta karna Boy pun sudah diijinkan untuk menginap di rumah Sinta.

__ADS_1


__ADS_2