
Sejak masa MOS ria, Bayu dan cris menjadi sahabat Yanga baik. Cris dan bayu sudah seperti kakak pelindung untuk ria.
Meraka selalu menjaga ria saat ada yang ingin mendekati ataupun untuk mengganggu ria, maka bayu dan cris akan maju untuk menolong ataupun menjauhkan ria dari orang itu.
Saat ini ria menjabat menjadi ketua kelas di ruang kelas VII A sedangkan cris menjabat sebagai wakil ketua kelas. Itupun atas keinginan para murid dan didukung oleh pak guru wali kelas.
Sebagai ketua kelas ria juga mendapat kesempatan menjadi anggota OSIS, awalnya ria menolak karena alasan tidak punya biaya untuk ikut di semua kegiatan OSIS.
Misalnya saat ada acara LDKS yang dilaksanakan diluar kota, belum lagi saat ada pameran, dll. Semua kegiatan itu membutuhkan banyak biaya.
Namun karena paksaan dari bayu, cris dan juga karena dukungan dari pihak sekolah yang memberikan keringanan bagi siswa yang berprestasi, maka ria pun bersedia bergabung menjadi anggota OSIS.
Hari ini ria dan para tim anggota OSIS melakukan LDKS dikota M yang terkenal akan pemandangan pegunungan serta udaranya yang dingin dan sejuk.
Dengan peserta OSIS 20 siswa dan 20 siswi serta 15 panitia pelaksana LDKS yang terdiri dari kepala sekolah serta bapak ibu guru pembimbing.
Pelaksanaan LDKS dilakukan selama tiga hari, oleh karena itu mereka semua menginap di penginapan.
Penginapan tersebut memiliki 10 kamar tidur untuk siswa dan siswi yang setiap kamarnya bisa ditempati 4 orang karena ada 2 tempat tidurnya bersusun, serta kamar mandi didalam kamar. Sedangkan bapak ibu pembinaan mendapatkan kamar khusus.
Penginapan itu juga menyediakan fasilitas bermain, lapangan yang luas, mushola dan kantin.
Suasana yang jauh dari keramaian membuat kesan kekeluargaan sangat terasa disana.
Setelah sampai ditempat tujuan, para siswa diminta mengambil kupon nomer kamar yang ada didalam dua box, box merah untuk pria, box hijau untuk perempuan.
"Kamar yang bernomor 1-5 dikhususkan untuk para siswa laki-laki yang terletak disebelah kanan, sedangkan kamar yang bernomor 6-10 akan ditempati siswi perempuan yang terletak disebelah kiri." Pak kepala sekolah memberikan penjelasan setelah pengambilan kupon itu.
"Ria, kamar nomer berapa yang kamu dapatkan..." Bayu berjalan sambil bertanya kepada ria.
"Kamar nomer 7, punya Bayu nomer berapa.."
"Kamar nomer 4." Bayu menjawab sambil memperlihatkan kuponnya.
"Bayu kita satu kamar." Cris yang tiba-tiba datang langsung menepuk pundak Bayu.
"Dasar cris, ngagetin saja."
"Sudah jangan ribut, ria mau ke kamar dulu, dan ingin tau siapa saja teman sekamar ria nanti, bye Bayu dan cris."
"Bye ria, kalau ada masalah bilang sama kami." Bayu dan cris berteriak karena ria berlari sambil membawa tas di punggungnya.
__ADS_1
Saat sampai didepan kamar, ria membuka pintu kamar dan ternyata sudah ada tiga gadis cantik seusianya yang sedang merapikan barang bawaan mereka.
"Hai.. Semua, kenalkan aku ria, mulai hari ini selama 3 hari kita akan tidur bersama." Ucap ria kepada semua orang.
"Hai juga ria, aku Wiwik anak kelas VII F." Memperkenalkan diri sambil tersenyum.
"Hai, kalau aku Silvi kelas VIII B."
"Hai ria, aku Eka kelas VII D."
"Wah.. Ria senang bisa kenal kalian, semoga kita bisa saling membantu satu sama lain."
"Iya, kita juga senang bisa kenal lebih dekat dengan ria." Silvi menjawab dengan tersenyum.
"Dimana tempat tidur ria." Tanya Eka.
"Ria, kamu tidak masalahkan tidur dikasur bawah, dibawah tempat Eka, karena hanya kasur itu yang kosong." Ucap Wiwik.
"Ria tidak masalah, terus Wiwik tidur dimana."
"Wiwik juga tidur kasur diatas, dan aku tidur di kasur bawah, dan nanti kita bisa ngobrol dibawah" Jawab Silvi sambil tersenyum kepada ria.
"Baiklah, ria setuju, habis ini kita ada kegiatan apa kak." Ria bertanya kepada silvi yang merupakan senior OSIS.
"Kapan upacara pembukaan LDKS akan dilaksanakan." Tanya ria lagi.
"Kemungkinan besok pagi."
"Terimakasih infonya kak."
"Iya sama-sama ria."
Setelah mendengar pengumuman melalui pengeras suara TOA mini yang dibawa panitia.
Para siswa pun berkumpul di mushola untuk sholat dhuhur, sedangkan yang berhalangan harus membantu menyiapkan makan siang di kantin.
Ria, Eka dan kak Silvi langsung ambil air wudhu sedangkan Wiwik pergi ke kantin. Dari kejauhan Bayu dan cris terus saja mengawasi ria.
Ria yang sebenarnya sudah tau kalau Bayu dan cris sedang mengawasinya, namun dia pura-pura tidak tahu.
"Ria lihat dua cowok tampan itu, siapa yang mereka lihat ya.." Eka bertanya kepada ria.
__ADS_1
"Ria tidak tau, mungkin mereka melihat Eka hehe..."
"Masa sih, kak Silvi menurut kakak, siapa yang sedang mereka lihat."
"Mungkin mereka melihat kakak, karena kakak kan paling cantik disini." Silvi menjawab dengan narsis dan membuat semua orang yang sedang mengantri di depan mushola tertawa bahkan ibu guru panitia juga ikut tertawa.
Setelah sholat dhuhur mereka semua menuju ke kantin disana sudah ada banyak sekali makanan enak dan sehat.
Ria duduk disebelah kak Silvi dan Eka, sedangkan Wiwik duduk disebelah teman sekelasnya.
Didepan ria ada tiga kursi kosong yang kemudian ditempati Bayu,cris dan pak Umar yang merupakan panitia acara.
Awalnya pak Umar duduk disebelah kak Silvi namun karena Bayu dan cris ribut gara-gara ingin duduk didepan ria, jadi pak Umar pindah duduk ditengah antara Bayu dan cris.
"Ria makan ikan biar pinter." Bayu memberikan ikan ke piring ria.
Tidak usah Bayu, ria bisa ambil sendiri, namun Bayu tak menghiraukan.
"Ria tambah sayuran nya biar kamu sehat." Kali ini cris tak mau kalah, dia mengambilkan banyak sayuran untuk ria.
"Ya Allah, apa ria sangat kurus atau mereka pikir ria orang yang rakus, sampai harus memberi makan ria dengan porsi 5 orang." Ria berbicara dalam hati sambil melihat piringnya penuh makanan.
"Hei.. Kalian berdua mau membunuh ria." Ucap pak Umar sambil menjewer telinga Bayu dan cris dengan kedua tangannya langsung.
"Ampun pak sakit." Cris mencoba melepaskan tangan pak Umar dari telinganya.
"Kenapa bapak bilang kita mau membunuh ria, kita ini sayang sama ria." Ucap Bayu sambil meringis kesakitan akibat dijewer pak Umar yang terkenal sangat sakit kalau menjewer orang.
"Itu kalian lihat piring ria, kalian ini mau kasih makan manusia apa sapi, dan lihat ria sampai tak nafsu makan karena kalian." Ucap pak Umar sambil melepaskan tangannya.
"Terus apa yang harus kami lakukan pak.." Cris bertanya sambil melihat pak Umar.
"Kalian harus bantu ria menghabiskan makanan itu." Jawab pak Umar.
"Makasih pak Umar, pak Umar terbaik deh." Batin ria sambil tersenyum.
Kemudian ria memberikan makanan yang ada di piringnya kepada Bayu dan Cris.
"Selamat makan." Ucap ria sambil tersenyum.
Semuanya pun kembali makan tanpa ada keributan, sedangkan wajah Bayu dan Cris seperti orang yang sangat tersiksa karena sudah kenyang harus tetap makan banyak.
__ADS_1
Setelah makan siang mereka pun berkumpul di aula untuk mempersiapkan acara pembukaan LDKS besok.