Ceria Putri Yang Terbuang

Ceria Putri Yang Terbuang
Janji Cris sebelum LDR-AN


__ADS_3

Dimalam yang indah dengan dihiasi bintang dan bulan di angkasa, membuat suasana terasa damai untuk sepasang kekasih yang sedang duduk berdua di taman kota.


"Ria malam ini adalah malam terakhir kita, besok cris harus pergi merantau ke kota G.." Ucap cris sambil menatap ke atas awan melihat bintang dan bulan.


"Iya ria tau kamu sudah bilang tadi sebelum kita berangkat ke sini.." Jawab ria sambil menatap cris.


"Ria... Jika aku disana kau harus setia dan jangan nakal.." Ucap cris sambil menatap ria.


"Iya aku akan selalu setia denganmu..." Jawab ria sambil tersenyum.


"Ria kita pasti gak akan bertemu lama, mungkin sampai 7 bulan atau bahkan lebih, tapi aku janji saat pulang nanti aku akan melamarmu menjadi istriku..." Ucap cris dengan wajah serius.


"Kamu serius dengan ucapan mu..." Tanya ria menyakinkan.


"Aku sangat serius ria, aku ingin setelah proyek dikota G kita akan menikah..." Ucap cris dengan serius.


"Tapi apa orang tuamu akan setuju...?" Tanya ria dengan ragu-ragu.


"Yang menikah aku bukan mereka, kenapa mereka harus menentang..." Ucap cris dengan percaya diri.


"Tapi Cris kau masih ingat saat kau bawah aku ke rumahmu saat hari raya idul Fitri..." Ucap ria sambil kemengingat saat hari raya idul Fitri.


Flashback on


Dihari raya idul Fitri waktunya umat Islam untuk saling bersilaturahmi saling maaf dan memaafkan.


"Ria... Ayo kita masuk mama pasti bahagia melihat calon menantunya kemari..." Ucap cris penuh semangat mengajak ria untuk bersilaturahmi kerumahnya.


"Cris, aku takut..." Jawab ria dengan gugup sambil mengikuti cris masuk ke dalam rumahnya dan tak lupa mengucapkan salam terlebih dahulu.


"Silahkan duduk nak, saya ayahnya cris, ibu... Bu... Cepat keluar cris calon menantu kita sudah datang.." Ucap ayahnya cris sambil memanggil istrinya.

__ADS_1


"Siapa sih pak ganggu saja..." Jawab ibunya cris sambil keluar menemui cris dan ria dengan tatapan benci ke arah ria.


"Ya Allah... Ibunya cris kelihatan galak banget.." Batin ria merasa takut dengan ibunya cris.


"Oh... Ini yang namanya ria cantik sih, tapi kampungan..." Ucap ibunya cris dengan nada sinis.


"Bu... Jangan gitu dong.." Ucap ayahnya cris.


Saat ria hendak menyalami tangan ibunya cris langsung ditolak seperti orang yang jijik saja.


"Sudah gak perlu bersalaman, saya mau tanya sama kamu, dan kamu harus jawab dengan jujur, sedangkan ayah dan cris harus diam.." Ucap ibunya cris serius.


"Orang tua kamu kerja apa, tinggal dimana, apa pekerjaanmu dan kamu lulusan apa...?" Ibunya cris memberikan banyak sekali pertanyaan untuk ria seperti seorang reporter.


"Saya tak ada orang tua karna saya diadopsi nenek saya, saya tinggal di komplek xxx (Komplek orang miskin), saya berkerja jadi tukang cuci setrika dan saya lulusan SMP favorit sama seperti cris." Ucap ria jujur.


"Apa kamu anak yang miskin dan gak jelas ingin jadi menantu ku, jangan mimpi..!!! Tukang cuci setrika harusnya menikah dengan tukang parkir atau tukang sampah, jangan mimpi untuk menikah dengan anakku yang mandor terkenal ini..." Ucap ibunya cris dengan suara keras, ria yang mendengar hanya bisa meneteskan air mata, karna dia sadar tentang posisinya yang bukan orang berada seperti cris.


"Ibu...!!! Cukup...!! Aku mengajak ria kesini bukan untuk ibu hina, ibu keterlaluan...!! Cris kecewa denganmu..!!" Ucap cris sambil menggenggam tangan ria.


"Bu...!!! Keluarlah buka pintunya.." Ucap ayah cris yang berusaha membujuk istrinya.


"Aku tak akan keluar jika masih ada gadis miskin yang kampungan itu disini..!!" Ucap ibunya cris dari dalam kamar.


"Nak ria maafkan istri saya nak, dan cris bisa kau antarkan calon istrimu pulang dulu, biar ayah coba membujuk ibumu.." Ucap ayah cris, akhirnya ria pamit pulang dengan diantarkan cris.


Flashback off


"Jangan berfikir macam-macam orang tuaku akan merestui hubungan kita dan mereka akan melamarmu saat pekerjaan ku dikota G selesai, percayalah denganku." Ucap cris serius.


"Baiklah cris, aku percaya denganmu, aku harap kamu akan setia dan menepati janjimu.." Jawab ria sambil menatap cris.

__ADS_1


"Iya aku janji setelah pulang aku bawah orang tuaku kerumahmu dan langsung melamarmu..." Ucap cris.


"Aku pegang janjimu cris..." Jawab ria sambil tersenyum.


"Iya, ya sudah ayo aku antar kau pulang, nenek dan saudaramu pasti sudah khawatir denganmu.." Ucap cris mengantar ria pulang kerumahnya.


Setelah sampai di rumah ria, cris mampir ke rumah ria untuk bersilaturahmi sekalian berpamitan karena besok dia harus pergi merantau ke kota G dan mungkin akan pulang lama.


"Nenek... Saya minta doanya ya, besok saya akan kerja keluar kota dan saya juga mau bilang sama nenek bahwa setelah pulang nanti saya akan langsung melamar ria.." Ucap cris sambil tersenyum.


"Nenek akan selalu mendoakan kamu nak, dan untuk soal lamaran nenek sangat senang mendengarnya tapi semua keputusan ada pada ria, apa dia bersedia menunggu lamaran darimu atau tidak.." Ucap nenek ijah sambil menatap ke arah ria.


"Sayang... Apa kau bersedia menunggu ku sampai aku datang melamar mu.." Cris bertanya sambil menatap wajah ria.


"Aku akan menunggu mu, aku harap kau cepat datang kemari dengan membawa lamaran untukku.." Jawab ria sambil tersenyum.


"Baik aku akan segera melamarmu, tunggu aku sayang..." Ucap cris sambil tersenyum.


"Jangan lupa datang kesini melamar bukan kasih undangan pernikahan.." Ucap mita dengan nada sinis sebenarnya sejak pertama bertemu cris, mita sudah tidak suka dengan cris bahkan mita berkali-kali meminta ria untuk tidak menjalin cinta dengan cris.


"Kakak apa maksudmu.." Ria bertanya kepada mita karena merasa aneh dengan ucap mita, sedangkan cris hanya diam.


"Nanti kamu juga tau sendiri, dan cris ini sudah malam lebih baik kamu cepat pulang.." Ucap mita dengan nada mengusir.


"Baiklah, nenek dan semuanya saya pamit pulang ya, kalian cepat istirahat, saya pamit permisi..." Ucap cris dengan nada sopan, kemudian ria berjalan mengantar cris sampai depan pagar rumahnya.


"Hati-hati cris... Maafkan ucapan kak mita ya.." Ucap ria saat sudah didepan pagar rumahnya.


"Iya sayang,.. Cepat masuklah dan istirahat, jaga kesehatanmu dan jaga hatimu untukku ya, aku akan selalu setia kepadamu selama kau setia denganku.." Ucap cris sambil tersenyum.


"Iya, kamu juga jangan pernah selingkuh dariku ya.." Jawab ria sambil tersenyum.

__ADS_1


"Itu tidak akan pernah terjadi.." Ucap cris kemudian menyalakan motornya sambil memberikan cium jauh untuk ria, dan membuat ria tersenyum melihatnya.


Hati ria sangat bahagia karena memiliki cris saat ini, dan dia berharap semoga cris bisa menjadi imam untuknya kelak, meskipun di hati ria tetap ada bayu.


__ADS_2