Ceria Putri Yang Terbuang

Ceria Putri Yang Terbuang
Kedatangan siswi baru


__ADS_3

Waktu berjalan dengan cepat saat ini ria sudah kelas 5 SD, semua teman dan guru sangat menyayangi ria.


Karena ria berhasil mengharumkan nama sekolah dengan selalu mengikuti olimpiade matematika dengan peringkat pertama.


Ria juga tak pelit untuk mengajarkan ilmu matematika kepada siapapun, namun dengan catatan belajar bukan menyalin jawaban, karena ria ingin semua temannya bisa menyukai pelajaran matematika yang katanya sangat sulit dipahami.


Semua teman sekelas ria sangat akrab dengan ria, bahkan mereka sering mentraktir ria jajan, baik itu teman wanita atau pria, semua baik kepada ria, dan itu membuat Bayu cemburu saat ada teman pria yang akrab dengan ria.


Saat jam masuk sekolah Bu guru masuk dengan didampingi siswi berwajah cantik.


"**Hai... Semua aku Sarah, baru pindah kemari, salam kenal."


(Semua orang menatap takjub Sarah yg wajahnya lumayan cantik.)


"Baiklah Sarah silahkan duduk di bangku kosong." Bu guru menyuruh Sarah untuk duduk di bangku kosong yang ada dibelakang ria.


"Bu, bolehkan aku duduk didepan disebelah anak laki-laki itu." Ucap Sarah sambil menunjuk ke arah Bayu.


"Boleh, Ria bisakah kamu pindah ke belakang."


"Baik Bu." Ria pun pindah ke bangku belakang, namun tak lama kemudian Bayu juga ikut pindah ke belakang dan menyuruh Dion yang duduk dibelakangnya pindah ke depan*.


Sarah pun duduk didepan dengan Dion, wajah Sarah terlihat masam.


"***Bayu kenapa ikut pindah ke belakang."


"Dimana ada ria disitu ada Bayu."


"Makasih Bayu."


"Sama-sama, pulang sekolah mampir ke tempat biasa ya."


"Boleh*."


Merekapun kembali konsentrasi soal pelajaran, sudah sejak kelas 1 SD sampai kelas 5 Bayu sangat dekat dengan ria, bahkan semua murid selalu memanggil mereka Romeo and Juliet.


Saat jam istirahat seperti biasa Ria dan Bayu menghabiskan waktu di dalam kelas, karena mereka membawa bekal dari rumah.


Sejak kenal ria Bayu sering menabung untuk membahagiakan ria, entah apa yang direncanakan Bayu.


"***Bayu ke kantin yuk.." Sarah mengajak Bayu untuk ke kantin.


"Kamu tidak lihat aku sudah bawah bekal, ajak yang lain saja." Bayu berbicara dengan nada ketus.


"Bayu aku tak kenal siapapun disini, paling tidak antarkan aku ke kantin." Mendengar rengekan sarah, ria jadi kasihan.


"Bayu antar Sarah ke kantin, ria tunggu disini."


Ria berbicara dengan nada lembut.


"Baiklah, ayo." Bayu berdiri dengan malas dan meninggalkan Sarah*.


(Kenapa rasanya Ria gak rela Bayu pergi, aneh sekali.) Ria berbicara dalam hati.


Tak lama kemudian Bayu kembali sambil tertawa.


"***Ada apa kenapa cepat sekali, dan kenapa Bayu tertawa."

__ADS_1


"Hahaha.. Lucu sekali, tadi si Sarah ngajak Bayu ke kantin terus Bayu bilang mau ke toilet, dan kemudian dia menunggu didepan toilet, terus Bayu tinggal keluar lewat jendela.


"Bayu gak boleh gitu, kasihkan Sarah, tapi lucu juga sih, hehehe.."


"Biarin, Bayu gak suka dengannya, Ria jangan dekat dengan Sarah ya.."


"Kenapa, ria berteman dengan siapa aja Bayu."


"Dia orang jahat."


"Masak.."


"Iya."


"Baiklah, ria ikut apa kata Bayu*."


Mereka pun kemudian makan dengan gembira, Bayu memang sangat baik dan perhatian dengan ria, itu membuat ria sangat nyaman dengan Bayu.


Saat jam pelajaran dimulai namun guru tak kunjung datang karena ada rapat.


Sarah yang dari tadi masuk kelas dengan raut wajah marah, akhirnya tak tahan melihat ria bersama Bayu, bahkan sampai menggebrak meja ria.


**Braaakkk....


"Sarah apa yang kamu lakukan." Bayu berdiri sambil menatap tajam Sarah.


Sarah masih diam dan menatap benci pada ria.


"*Sarah, apa kamu marah sama ria, ria minta maaf ya."


"Diam kamu, semua gara-gara kamu, asal kamu tau Bayu adalah tunangan kecilku, dan kamu merebutnya dariku." Sarah berbicara sambil menunjuk ria.


"Ini semua gara-gara kamu, ria." Sarah berbicara sambil menarik tangan ria, sampai ria jatuh dari duduknya*.


Semua murid pun datang untuk membelah ria, semua marah karna ada yang menyakiti ria, bagi mereka ria sudah seperti saudara.


"Anak baru aja, sok banget."


"Emang kamu fikir ini sekolah punya bapakmu"


"Sekali lagi kamu sakiti ria, kami akan melawan mu."


"blah....blah...blah..." Dan masih banyak lagi.


***Ucapan para sahabat ria membela ria dan membuat Sarah semakin membenci ria***.


Bayu masih menenangkan ria, ria merasa takut dan tak enak hati dengan Sarah, bagi ria lebih baik mencari seribu teman dari pada mendapatkan satu musuh.


Dan tak lama kemudian mereka mendengar pengumuman bahwa hari ini semua siswa boleh pulang lebih awal karena para guru ada rapat dengan dewan direksi.


Bayu dan ria pun pulang dengan wajah gembira, sedangkan Sarah masih dengan wajah marah.


"Ria ayo kita ketempat biasa."


"Ayo"


Bayu dan ria ada tempat istimewa yang bisa mereka singgahi saat sedang ingin sendiri. Tempat itu berada dipinggir sawah yang ada pohon pisang, bunga, dan lapangan bola yang biasa dibuat untuk main layangan.

__ADS_1


Saat sampai ria duduk disebelah bayu yang dibelakangnya ada pohon pisang dan mangga.


"*Disini enak, apalagi ada banyak bunga yang kita tanam disini."


"Iya semua bunga ini untukmu ria."


"Terimakasih Bayu."


"Ria jika nanti, kita besar mau kah ria menikah dengan Bayu."


"Emang Bayu mau menikah dengan ria."


"Kenapa tidak."


"Kalo saat besar ria nanti jelek, gendut, dan hitam, apa Bayu masih mau menikah dengan ria."


"Bagaimana ria nanti, Bayu akan tetap sayang sama ria."


(Seketika ria diam dan tersenyum malu.)


"Ria, i love you." Bayu mengucapkan cinta sambil menatap ria.


"Ria gak tau artinya."


(Seketika Bayu tertawa sambil mengusap rambut ria sampai berantakan.)


"Dasar, cari di kamus, bintang kelas tapi gak bisa bahasa Inggris, kamu lucu sekali nona."


"Bahasa asing itu lebih sulit dari rumus matematika." Ria bicara sambil mengambil dan mencari arti kata" love "di kamus.


"Bayu, kamu serius dengan ucapan mu"


"Iya, emang artinya apa."


"Aku cinta kamu".


"Aku juga cinta kamu." Bayu bicara sambil menatap ria dengan senyum yang terlihat tampan menurut ria.


Namun saat ria ingat ucapan Sarah, ria menjadi sedih apalagi dia dan Bayu berbeda, Bayu anak orang kaya sedangkan ria hanya orang tak punya.


Meskipun begitu ria tidak bisa membohongi perasaannya, jika dia memang mencintai Bayu.


"**Kenapa kamu sedih, Bayu gak akan suruh ria jawab sekarang, tapi Bayu hanya ingin ria tau isi hati Bayu."


"Makasih Bayu, ria juga cinta bayu, tapi kita gak boleh pacaran sebelum lulus SMP."


"Kenapa lama banget."


"Kalo Bayu gak sanggup mending lupakan ria."


"Iya Bayu sanggup untuk ria, Bayu akan lakukan apapun, asal kamu bahagia."


"Makasih Bayu."


Mereka pun pulang ke rumah masing-masing karena hari semakin siang dan matahari semakin terik.


Terimakasih sudah mau mampir ke karya aku

__ADS_1


Jangan lupa untuk memberikan vote, like dan komentar nya ya 😍😘


__ADS_2