Ceria Putri Yang Terbuang

Ceria Putri Yang Terbuang
Pergi berziarah ke makam bayu


__ADS_3

Saat ini seperti biasanya ria dan kakaknya mita sedang berbagi tugas di ruko, kebetulan saat ini jadwalnya ria untuk jaga ruko sedangkan mita bertugas untuk mengantar dan mengambil cucian costumer.


Saat ria tengah sibuk menimbang sambil memasukkan cucian kedalam mesin tiba-tiba datanglah seorang pria tampan yang slalu dia rindukan, siapa lagi kalau bukan cris sahabatnya yang sudah satu tahun kabur entah kemana.


"Ria..." Ucap cris langsung berlari ingin memeluk ria namun dengan cepat ria menghindar.


"Cris... Silahkan duduk dan jelaskan kemana saja kau selama ini.." Ucap ria sambil mempersilakan cris duduk disofa.


"Ria... Aku kangen banget sama kau, maaf waktu itu aku pergi tanpa pamit.." Ucap cris mencoba menjelaskan.


"Kemana kamu saja selama ini..." Tanya ria penasaran.


"Aku pergi ke Malaysia untuk menjadi buruh bangunan disana, dan maaf aku tak sempat kabari kau karna waktu itu sangat mendesak.." Jawab cris jujur.


"Kenapa kamu gak melanjutkan sekolah...?" Ria yang semakin penasaran terus mencoba bertanya.


"Awalnya aku sudah daftar ke SMA favorit 2 dan aku juga sudah diterima, namun karna ayahku jatuh sakit dan kami butuh biaya akhirnya aku ikut bekerja ke Malaysia dengan pakdhe ku, untuk membiayai kehidupan keluarga ku dan juga melunasi hutang pengobatan ayah, maka ku relakan cita-citaku, dan kau pun tau sendiri aku masih punya dua adik yang masih kecil." Ucap cris panjang lebar.


"Terus kenapa kau tak kabari aku minimal telpon atau chat aku gitu.." Tanya ria.


"Waktu itu sebenarnya aku ingin menghubungimu tapi mamaku melarang dan langsung mengirimku ke tempat pakdhe ku selama satu bulan tanpa membawa ponsel." Jawab cris.


"Terus kenapa saat di Malaysia kau tak pernah hubungi aku, gak mungkinkan jika disana kau tak ada uang buat beli ponsel..." Ria tetap bertanya.


"Aku tak hafal nomor telepon mu.." Jawab cris.


"Oh.. Terus kapan kau pulang ke Indonesia." Ria bertanya sambil terus menatap cris.


"Aku pulang kemarin dan saat sampai rumah aku langsung menghubungimu.." Jawab cris.


"Kapan kau akan kembali lagi ke Malaysia..?" Ria terus bertanya dengan penasaran.


"Aku gak akan kembali lagi ke Malaysia karena bulan depan aku ada proyek di kota G, proyek pembangunan perumahan gitu dan aku ditunjuk menjadi mandor disana.." Jawab cris.

__ADS_1


"Jadi bulan depan kamu mau meninggalkan aku lagi.." Tanya ria dengan wajah sedih, pasalnya cris adalah sahabat yang selalu menemaninya, banyak kenangan indah antara bayu, cris dan ria, kehilang bayu membuat ria sangat sedih dan ria tak ingin cris juga menghilang dari hidupnya.


"Aku gak akan meninggalkan kamu, cris akan selalu ada untuk ria, dan ria benarkah bayu sudah.." Cris memotong ucapannya karena takut ria bersedih.


"Iya bayu sudah bersama Tuhan, cris kau tau waktu bayu pergi hiks.. Hatiku sangat sakit bahkan kau pun tak ada untuk menghapus air mataku, hiks.. hiks.. Kau jahat cris.. Hiks..hiks.." Ucap ria sambil meneteskan air mata mengingat bayu.


"Maaf ria, maafkan aku sudah kumohon jangan menangis, bayu disana bisa sedih jika melihatmu menangis.." Ucap cris sambil menghadapkan tubuhnya ke arah ria dan menghapus air mata ria.


"Ada apa ini, kenapa kau buat adikku menangis.." Ucap kak mita yang tiba-tiba datang, membuat ria dan cris langsung kaget dan menghadap ke arah sumber suara.


"Eh.. Adik...??" Tanya cris memastikan ucapan mita.


"Dia adikku, kau siapa datang kesini hanya buat adikku menangis.." Ucap mita dengan nada sinis dan duduk disamping ria sambil memeluk tubuh ria.


"Kak tenanglah dia cris, sahabatku yang pernah ku ceritakan tempo hari, dan cris ini kak mita dia kakak angkat ku, dia wanita yang sangat baik.."


"Oh... Salam kenal kak, aku cris sahabatnya ria." Ucap cris sambil menjulurkan tangannya.


"Mita kakaknya ria.." Jawab mita sambil menjabat tangan cris.


"Ria sedih jika teringat dengan bayu kak.." Ucap ria sambil mengusap air matanya.


"Sudahlah dek, jangan lagi menangis ihklas kan dia dan biarkan dia bahagia disana.." Ucap mita menenangkan ria.


"Emmbz... Ria mau kah kau temani aku berziarah ke makam bayu.." Ucap cris dengan ragu karna takut ria menangis.


"Kau gila ya mau mengajak ria ke makam bayu.." Ucap mita dengan emosi.


"Maaf kak.. Aku hanya ingin pergi ziarah ke makam bayu tapi tak tau dimana tempatnya.." Ucap cris sambil menatap ngeri ke arah kak mita.


"Kak sudahlah, ria akan menemani cris pergi ke makam bayu, sekalian ria juga mau ziarah ke sana karna sudah lama ria tak ke sana.." Ucap ria mencoba menenangkan kakaknya.


"Tapi dek.." Ucap mita.

__ADS_1


"Tak apa kak, ria akan kuat kok, dan ria janji setelah pulang dari makam ria tak akan menangisi bayu." Ucap ria menyakinkan.


"Baiklah kamu pergilah, hati-hati dan cepat pulang jika ada masalah hubungi kakak.." Ucap mita sambil tersenyum.


"Terimakasih kak dan maaf ria akan merepotkan kakak untuk jaga ruko sendiri.." Jawab ria.


"Tak apa masalah ruko biar kakak yang handel, kamu tenang saja dan ingat segera pulang ya.." Ucap mita.


Kemudian ria memberikan kunci ruko dan kunci motornya kepada mita, karna ria akan berangkat dibonceng cris.


Saat didepan area pemakaman ria membeli bunga terlebih dahulu kemudian masuk kedalam dan mencari nisan bernama bayu.


Saat ria sampai di makam bayu, ria dan cris membersihkan makam bayu kemudian menaburkan bunga yang dia beli.


"Bayu apa kabar, lihatlah ria kesini datang dengan cris.." Ucap ria sambil meneteskan air mata.


"Bayu maafkan aku yang tak ada disamping mu disaat-saat terakhirmu.." Ucap cris sambil meneteskan air mata.


"Bayu aku janji akan menjaga dan mencintai ria seperti kau mencintainya dan aku janji tak akan membuatnya menangis.." Ucap cris lagi dan mendapat tatapan tajam oleh ria.


Setelah itu ria dan cris membacakan surat yasin dan berdoa untuk bayu kemudian mereka pun pulang dengan cris yang masih membonceng ria.


Selama perjalanan hanya keheningan yang melanda ria masih memikirkan ucapan cris yang mengatakan akan mencintainya. Hingga tak terasa merekapun sampai didepan halaman rumah ria.


"Ria... Aku langsung pamit pulang ya, dan ingat nanti malam ku telpon.." Ucap cris.


"Iya, hati-hati dan terimakasih sudah mau mengantar ku pulang.." Jawab ria sambil tersenyum.


"Iya.." Ucap cris langsung pergi meninggalkan rumah ria.


Setelah itu ria pun masuk kedalam rumah dan langsung pergi mandi karna badannya terasa lengket.


Setelah mandi ria pergi menghampiri neneknya yang sedang masak dengan adik kecilnya nita.

__ADS_1


Sambil masak ria menceritakan semua yang dia alami hari ini kepada neneknya, soal bertemu cris dan pergi ke makam bayu.


__ADS_2