
Setelah kejadian ria sakit disekolah ria dan bayu semakin lebih dekat bahkan orang tua bayu sangat menyayangi ria, dan mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan pertunangan bayu dengan sarah.
Hari demi hari Sarah semakin membenci Ria, dia selalu menghasut semua teman dikelas agar membenci ria, bahkan mama Sarah juga ikut menghasut para orang tua teman sekolah Sarah.
Karena hasutan itu para orang tua melarang anaknya berteman dengan ria. Meskipun begitu ria tetap semangat karena masih ada bayu yang sangat baik kepadanya, bagi ria bayu lebih dari segalanya.
Hari berganti Minggu, Minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun, tak terasa hari ini ria dan bayu sudah lulus SD.
Ria mendapatkan nilai terbaik di sekolahnya bahkan ria juga mendapat beasiswa masuk SMP favorit di kota S. Hari ini saat perpisahan ria ditunjuk untuk menyanyikan lagu dengan ditemani bayu yang memainkan piano.
"Lagu ini aku persembahkan untukmu mama." Ria berbicara sambil menetaskan air matanya, membuat hati para ibu wali murid ikut terharu.
Musik mulai terdengar ria menyanyikan lagu "Album biru".
***Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang***
Ria menyanyikan lagu sambil air mata mengalir, kerinduan 13 tahunnya dilepas lewat lagu.
***Nada-nada yang indah
Selalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Telah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang***
Semua yang hadir di acara itu seakan terhipnotis, mereka sangat terharu mendengar lagu yang dibawakan ria.
__ADS_1
***Oh, bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Oh, bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku***
Setelah lagu selesai semua penonton bertepuk tangan, sambil menghapus air matanya.
Sedangkan ria langsung turun dan menghapus air matanya serta kembali duduk disebelah nenek Ijah.
"*Nenek bangga sama kamu ria." Nenek berucap sambil memeluk dan mencium kening cucunya dengan menangis.
"Terimakasih nenek, ria sayang nenek." Ria membalas pelukan neneknya*.
Saat tiba puncak acara ria dipanggil naik ke atas untuk mengambil ijaza kelulusan dan menerima piala karena dia mendapat nilai terbaik baik.
Ria juga diminta untuk memberikan sambutan dan motivasi untuk adik kelasnya.
Setelah acara wisuda selesai, ria dan neneknya diantarkan pulang dengan keluarga bayu.
"*Ria mama sangat bangga dengan prestasi kamu, selamat ya sayang." Mama bayu berbicara sambil melihat kebelakang karena mama bayu duduk didepan disebelah papa bayu.
"Terimakasih mama."
"Papa juga bangga sama kamu nak, dan kamu bayu kamu juga harus banyak belajar dengan ria."
"Iya papa." Bayu menjawab ucapan papanya dengan malas.
"Ria nanti SMP kamu mau ambil beasiswa dimana.." Bayu bertanya karena ria mendapatkan tawaran beasiswa di empat sekolahan.
"Ria ambil yang paling dekat dengan rumahnya ria."
"Berarti di SMP 2 favorit.."
"Iya Bayu.."
"Mama, papa, Bayu juga mau sekolah disana, biar bisa satu kelas lagi dengan ria."
"Boleh." Orang tua bayu setuju dengan keputusan bayu.
"Tapi kalau di SMP kelas ditentukan oleh nilainya, kalau nanti kita tidak bisa satu kelas bagaimana..."
"Bayu tidak masalah, asal kita bisa terus bersama walaupun beda kelas, nanti setiap berangkat kita bisa barengan."
__ADS_1
"Iya juga sih*."
Setelah sampai didepan rumah, orang tua bayu juga ikut masuk dan mampir ke rumah ria.
Saat nenek ijah masuk membuatkan teh, mama bayu memberikan ria hp.
"Ini untuk ria, kemarin mama beli hp dua, satu untuk bayu dan satunya lagi untuk ria."
"Ini untuk apa ma..?" Ria bingung kenapa mama Bayu tiba-tiba memberikan hp.
"Ini hp untuk ria dan Bayu biar mudah saat berkomunikasi, contohnya saat mengerjakan tugas dimalam hari kalian bisa kirim pesan atau telpon." Mama bayu menjelaskan maksudnya memberikan hp untuk ria.
"Oh.. Begitu ya ma, tapi ria kalo kerjakan tugasnya kan saat pulang sekolah dan itu juga dirumahnya mama." Ria merasa tidak enek jika dibelikan hp baru, maka dari itu dia mencari alasan untuk menolak.
"Disini juga ada nomor mama dan papa kalau kita kangen, kita bisa saling telpon." Mama bayu menjelaskan lagi.
"Tapi.."
"Sudah tidak ada tapi tapian, kamu terima saja." Bayu langsung memotong pembicaraan ria dan mamanya karena Bayu tau ria hanya cari alasan menolak pemberian mamanya.
"Baiklah, terimakasih mama." Ucap ria pasrah.
"Sini bayu ajarin cara menggunakan hpnya."
"Baik."
Bayu mengajarkan cara membuka hp baru ria, cara menelpon, cara mengirimkan SMS, cara mengambil gambar melalui kamera dll.
Saat Bayu dan orang tuanya pulang, ria berbaring dikasur kesayangannya, sedangkan nenek tidur dikamarnya.
Ria melihat-lihat isi folder foto disana ada foto ria dan bayu, saat sedang asyik melihat foto, tiba-tiba Bayu menelpon.
"Halo... Assalamualaikum." Ria menerima panggilan Bayu dan mendengar suara bayu.
"Wallaikumsalam ria, ria lagi ngapain sekarang."
"Lagi lihatin foto kita tadi."
"Oh, ria sudah makan.."
"Belum, kalau bayu sudah makan.."
"Bayu sudah makan, ria makan dulu sana, jangan main hp terus."
"Iya bayu, ya sudah ria matikan teleponnya dulu ya."
"Iya.."
"Assalamualaikum bayu."
"Wallaikumsalam ria."
Begitulah sejak memiliki hp baru mereka sering menelepon dan mengirimkan pesan, meskipun baru bertemu.
Meskipun begitu ria tetap bersedih saat melihat piala di lemari, banyak sekali piala penghargaan milik ria, namun itu semua tidak membuat ria bahagia.
Kebahagiaan ria adalah ingin bisa bertemu kemudian memeluk ibunya dan bilang semua piala ini untukmu mama jangan tinggalkan aku sendiri mama, bawah aku kemanapun kamu berada mama.
__ADS_1
Terimakasih sudah mampir ke karya aku
Jangan lupa untuk selalu memberikan vote, like dan komentar nya 😊