
Tak terasa waktu cepat berlalu sudah dua bulan setelah acara wisuda, ria yang dulu hanya fokus belajar dan bermain, sudah berubah menjadi gadis remaja yang hanya memikirkan mencari uang yang halal.
Hari ini ria mengambil cuti libur dari semua pekerjaannya, karena hari ini dia berulang tahun yang ke 17 tahun.
Dan ini saatnya dia membuka kado yang berisi kebenaran tentang bayu, sebelum membuka kado ria mengingat kembali kejadian terakhir kali dia berjumpa bayu.
flashback on
Saat ini ria duduk ditengah antara bayu dan cris. Sambil menyimak acara perpisahan sekolah, sesekali ria melirik ke arah bayu yang tak memandangnya sama sekali.
"Ria, hari ini kamu cantik sekali, bikin semua orang pangling melihatmu." Cris berbicara sambil melihat ria yang menggunakan kebaya warna putih.
"Masa sih..?"
"Iya benar, iya kan bayu, hari ini ria terlihat sangat cantikan..?" Cris bertanya kepada bayu sambil melihat ke arah bayu, ria juga ikut melihat ke arah bayu.
"Seperti biasanya, tidak ada yang berbeda." Bayu menjawab dengan wajah datar sambil melihat ria.
"Ria jangan dengarkan bayu, mata bayu rabun mungkin kurang tidur." Cris mencoba menghibur ria, namun ria tetap sedih sambil menatap bayu yang tetap acuh kepadanya.
Setelah semua acara inti selesai, mama bayu mendekati ria yang kebetulan sedang duduk sendiri.
"Ria, mama bangga dengan prestasimu nak."
"Terimakasih ma, mama maafkan ria yang mengecewakanmu dengan pilihanku." Ria berbicara dengan wajah penuh penyesalan.
"Tidak nak, mama tak pernah kecewa padamu, justru mama bangga denganmu yang sudah berfikir dewasa dan mandiri."
"Tapi bayu marah dan kecewa dengan pilihanku, makanya dia menjauhiku.." Ria menjawab dengan wajah sendu.
"Bayu menjauhi ria bukan karena kecewa, tapi..." Mama bayu memotong ucapannya dengan wajah terlihat sedih.
"Tapi, apa ma..?"
Mama bayu membuka tasnya dan memberikan ria kotak kado yang tak tau apa isinya.
"Apa ini ma...?" Ria bertanya kepada mama bayu.
"Didalam sini ada alasan kenapa bayu menjauh dari ria.."
"Apa boleh ria buka sekarang...?"
"Jangan dibuka sekarang, ria hanya boleh buka nanti saat hari ulang tahun ria, anggap saja ini kado ulang tahun untuk ria.."
"Baiklah terimakasih ma.."
__ADS_1
"Mama, apa yang kau lakukan, ayo kita pulang." Bayu yang tiba-tiba datang langsung mengajak mamanya pergi.
"Ria, mama pulang dulu ya." Mama Bayu berpamitan.
"Tunggu, bayu bisa kah kita berbicara berdua sebentar." Ria berbicara sambil berjalan menghampiri bayu dan mamanya yang sudah menjauh.
"Bayu, mama tunggu di mobil ya." Ucap mama bayu sambil tersenyum dan berjalan menjauh.
Seketika suasana menjadi hening, bayu dan ria duduk dikursi taman dengan pikiran masing-masing.
"Hari ini aku harus bertanya kepada bayu soal perasaannya selama ini, apa dia memang tak pernah mencintai ku dan hanya ingin melukaiku." Ria berbicara dalam hati.
"Cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan." Bayu berbicara tanpa melihat ria.
"Bayu... Pernahkah kau mencintaiku...?"
"Aku tak pernah mencintaimu." Bayu menjawab tanpa melihat ria.
"Kenapa dulu kau selalu bilang cinta jika tak pernah mencintai ku." Ria berbicara sambil dengan menahan air matanya.
"Kau tak pantas mendapat cintaku, menjauhlah dariku, aku tak ingin melihatmu."
"Bayu tatap mataku, katakan jika kau tak mencintai." Ria menatap bayu dengan air mata yang mengalir dan bayu melihat ria cukup lama dengan wajah datar.
"Aku tak mencintaimu." Bayu berbicara sambil melihat ke arah ria, kemudian berdiri membelakangi ria, sedangkan ria masih duduk dengan air mata yang menetes.
Flashback off
"Saatnya aku membuka kado ini, kenapa hatiku ragu untuk membukanya." Ria berbicara dalam hati.
Dengan rasa ragu ria membuka kado yang diberikan mama bayu, setelah dibuka terdapat dua lembar amplop dan satu flashdisk.
Ria membuka amplop yang bertuliskan "baca ini dulu". Ria membaca surat dalam amplop itu yang berisi:
Selamat ulang tahun ria.
Hari ini usiamu genap 17 tahun, mama harap ria selalu sehat, diberikan kemudahan dalam segala urusan, dan banyak Rizky.
Ria buka flashdisk itu, disana ada rekaman suara bayu dan juga alasan kenapa bayu menjauhi mu.
Ria membuka flashdisk itu menggukan laptop miliknya, didalam flashdisk itu terdapat tiga rekaman suara, dua video dan dua dokumen.
__ADS_1
Ria membuka satu persatu dokumen tersebut dokumen pertama berisi laporan kesehatan.
Disitu menunjukkan bahwa pasien mengidap penyakit kanker otak stadium akhir dan beberapa foto ronsen.
Namun ria masih belum tau siapa yang sakit, dan akhirnya ria melanjutkan membuka dokumen ke dua yang berisi.
Ria ini aku bayu, aku sangat mencintaimu, maafkan aku yang telah membuatmu menangis, aku pria yang tak berguna, pria penyakitan yang sewaktu-waktu akan di panggil tuhan.
Saat pertama kali aku tau hasil tes menyatakan bahwa umurku kurang dari satu tahun, aku memutuskan untuk menjauh dari hidupmu.
Saat kita putus hidupku tak berarti lagi, hatiku terasa sakit saat ku ucap kata putus, saat kau pergi meninggalkan ku.
Batu karang dan air laut menjadi saksi kepedihan hatiku, penyesalan terbesar ku adalah melukai gadis yang sangat ku cintai, kau cinta pertama dan terakhir dalam hidupku.
Semua ini ku lakukan demi cintaku padamu, aku harus membuatmu membenciku, agar kau bisa hidup bahagia tanpa aku disisimu.
Hatiku hancur saat melihat cris menghapus air matamu, dari kejauhan aku menatap wajah cantik yang selalu ku rindukan, inginku memelukmu, namun aku sadar bahwa ku tak lagi pantas untukmu.
Aku mencintaimu ria, sangat-sangat mencintaimu, namun takdir tak merestui kita.
Aku rela menjadi bayu yang jahat dimata mu, asalkan kau tak menangis karena penyakitku.
Bahagiamu bahagiaku, deritamu deritaku, namun deritaku biar ku rasa sendiri, semoga kau selalu bahagia selamanya.
Terimakasih sudah hadir dalam hidupku, hidupku penuh warna karena mu, mencintai mu adalah hal terindah dalam hidupku, dan dicintai mu adalah anugrah terbesar bagiku.
CINTAKU PADAMU ABADI SELAMANYA.
Ria, setelah membaca dokumen ini, bertanda usia bayu diperkirakan tinggal satu bulan, atau bahkan kurang dari satu bulan.
Selama ini bayu bisa bertahan karena kemoterapi dan obat-obatan, dokter meminta bayu untuk melakukan operasi, namun bayu menolak karena dia tak ingin kehilangan separuh ingatan, apalagi ingatan tentang mu, dan belum lagi jika operasi nya gagal bayu akan meninggal.
Bukalah isi rekaman suara dan video, disana terdapat keadaan bayu saat menjalani kemoterapi selama beberapa hari.
Hal yang diinginkan bayu adalah melihat ria bahagia dengan melupakan bayu, mama hanya bisa menuruti keinginan bayu nak.
Dan disaat hari-hari terakhir bayu mama mohon temani lah bayu, buatlah dia bahagia walau disaat terakhirnya.
Saat membaca dokumen itu air mata tak kunjung berhenti mengalir, rasa sedih menusuk kedalam hati, melihat kenyataan bahwa pria yang dicintainya mengalami penderita yang begitu menyakitkan.
*Terimakasih masih setia..
jangan lupa vote, like dan komentarnya..
Siapkan tisu...
__ADS_1
Bab berikutnya akan semakin sedih🤧🤧
SELAMAT MEMBACA 🎉🎉👏👏*