Ceria Putri Yang Terbuang

Ceria Putri Yang Terbuang
Menemani bayu


__ADS_3

Setelah hampir setengah jam akhirnya ria bisa menguatkan hatinya, agar tak menangis saat bertemu bayu.


"Pa, ma.. Ria sudah siap untuk masuk dan menemani bayu didalam." Ria berkata dengan penuh keyakinan.


"Apa ria sudah siap, usahakan untuk tidak menangis saat bayu terbangun, dan beri bayu semangat untuk tetap hidup, serta mama minta tolong agar ria membujuk bayu untuk operasi, karna hanya itu cara untuk memutus kanker yang ada ditubuh bayu." Jawab mama bayu.


"Baik, ria usahakan."


"Kami percaya padamu nak." Jawab mama bayu sambil memberikan kartu pengunjung kepada ria.


Ria mengalungkan kartu pengunjung dilehernya, kemudian masuk lalu mengenakan perlengkapan khusus pengunjung yang sudah disiapkan didalam ruangan tersebut.


Perlahan ria melangkah mendekati bayu dengan menahan air matanya, ria mulai mendekat dan duduk dikursi sebelah tempat tidur bayu.


Ria menatap bayu yang tertidur, kemudian ria menggenggam tangan bayu yang terasa hangat. Didalam ruangan itu hanya terdengar suara alat medis.


"Bayu... Sayang, maafkan ria yang tak pernah ada disaat kau sakit, mulai sekarang ria akan selalu menemanimu." Ria berbicara sambil menatap bayu hingga tertidur.


Dipagi hari terasa tangan hangat mengusap pipinya, perlahan ria membuka matanya, dilihatnya bayu sedang tersenyum kearahnya.


"Bayu..."


"Kenapa kamu bisa disini, pulanglah aku tak butuh kamu." Bayu berbicara tanpa melihat ria.


"Ria tak akan pergi, ria akan menemanimu disini."


"Apa kau lupa kita sudah putus, jadi diantara kita sudah tak ada hubungan lagi, pergilah..!"


"Bayu.. Lihat gelang ini, bukannya kamu sendiri yang bilang selama gelang ini masih berada dipergelangan tangan ria, hubungan kita tak akan pernah putus." Ria menjawab penuh keyakinan.


"Omong kosong..!! Lebih baik kau pergi, kejar kebahagiaanmu.."


"Buat apa ria pergi, jika kebahagiaanku ada disini bersamamu."


"Cukup cepat pergi sana..!!"


"Bayu, jangan usir ria, ijinkan aku slalu bersamamu, hidupku tak berarti tanpamu, aku mohon untuk yang terakhir kali, ijinkan aku tetap bersamamu." Ria berbicara sambil meneteskan air matanya.


Saat air mata ria mengalir tiba-tiba tangan hangat bayu mengusap air mata di pipi ria.


"Jangan menangis, bagaimana bayu bisa cepat sembuh jika sang perawan selalu menangis, berikan bayu senyum manis mu." Ucap bayu sambil tersenyum.

__ADS_1


"Bayu, ria mencintaimu.." Ria menjawab sambil tersenyum.


"Bayu lebih mencintaimu ria."


Tak lama kemudian dokter dan perawat masuk memeriksa bayu, setelah dokter pergi ria menyuapi bayu dengan bubur yang diberikan oleh perawat.


Setelah menyuapi bubur, ria membasuh tubuh bayu dengan air hangat dan handuk kecil.


Ria selalu menemani bayu, sesekali ria bergantian dengan orang tua bayu , namun lebih banyak bayu bersama ria, karena bayu ingin selalu bersama ria.


Meskipun begitu orang tua bayu tak marah ataupun cemburu, karena mereka tau kebahagiaan bayu hanya bersama ria.


Tak terasa sudah seminggu ria menemani bayu, merawat bayu dan memberi semangat bayu untuk bersedia mengikuti berbagai macan kemoterapi.


"Ria apa kau tak malu mencintai pria jelek sepertiku..?"


"Siapa yang bilang bayu jelek, bayu adalah pria paling tampan yang pernah ria temui."


"Ria bercanda ya, mana ada pria botak yang tampan.."


"Ada, bayu adalah pria paling tampan meski tanpa sehelai rambut pun." Jawab ria menyakinkan.


(Akibat kemoterapi yang dijalani bayu, membuat rambut bayu slalu rontok dan mengakibatkan kebotakan.)


"Jika bayu sudah sehat nanti kita pulang ke rumah, jadi cepat sehat ya.."


"Ria... Apa aku harus operasi agar cepat sembuh, tapi aku takut melupakanmu."


"Jangan takut bayu, asal kau sembuh, aku rela kau melupakanku."


"Aku tak ingin melupakan ria, karna yang ku inginkan adalah slalu ingat tentang cinta kita selamanya." Ucap bayu.


"Jika bayu lupa, ria akan mengingatkanmu tentang cinta kita atau bahkan ria akan membuatmu mencintaiku untuk yang kedua kalinya." Jawab ria sambil menatap bayu.


"Dasar... Emang ria kira bayu pria gampangan yang mudah jatuh cinta, kau harus berjuang untuk dapat cintaku lagi, hehehe.." Bayu mengejek ria sambil mengusap kepala ria.


"Eh.. Dasar bayu narsis."


"Hahaha... Biar narsis tapi kau cinta kan, ria tolong ambilkan kotak kecil berwarna merah didalam laci itu." Bayu menunjuk ke arah laci sampingnya.


Ria membuka laci itu dan didalamnya terdapat foto ria dan diatasnya ada kotak kecil berwarna merah, kemudian ria mengambil kotak itu dan memberikannya kepada bayu.

__ADS_1


"Ria ini untukmu, mau kah kau menikah denganku..." Bayu berbicara sambil memegang kotak yang sudah dibuka dan terdapat sepasang cincin pernikahan.


"Ria bersedia, tapi kita baru lulus SMP, masih terlalu muda jika harus menikah sekarang." Jawab ria, kemudian bayu mencubit hidung ria.


"Dasar bodoh... Siapa yang mau menikah sekarang."


"Siapa tau saja kau mau menikahiku sekarang.." Jawab ria sambil tersenyum.


"Ria,.. Bayu ingin bicara serius."


"Katakan bayu ingin ngomong apa, ria akan dengarkan semua perkataan mu."


"Cincin ini bayu beli dengan uang tabungan bayu sendiri, dan bayu sangat ingin agar ria memakai cincin ini sebagai cincin pernikahan ria, karena cincin ini bertuliskan cinta abadi, bayu berharap siapapun yang menjadi suamimu kelak adalah cinta sejati mu yang mencintaimu selamanya dan cinta kalian akan terus abadi."


"Bayu... Hanya kamu yang akan menikahi ku, karna hanya bayu yang ku cintai."


"Jangan berbicara begitu ria, berjanjilah kepadaku, jika operasi bayu gagal kau harus buka hati, dan mencari pasangan yang kau cintai dan juga mencintaimu." Ucap bayu sambil menggenggam tangan ria.


"Tidak, ria tak mungkin bisa mencintai pria lain selain bayu." Ria menjawab sambil meneteskan air mata.


"Dengarkan bayu, diluar sana masih ada satu pria yang lebih baik dari bayu, pria yang akan mendampingi mu dan cintanya lebih besar dariku, dia adalah jodohmu."


"Apa maksud bayu..?"


"Sudahlah jangan difikirkan, yang jelas besok bayu ingin dioperasi, agar besok bayu cepat pulang, tadi bayu sudah bicara sama mama papa, dan dokter bilang besok bayu bisa dioperasi."


"Benarkah, tapi bukannya setelah operasi bayu masih harus dirawat inap beberapa hari, emang boleh langsung pulang."


"Sudah jangan difikirin, sekarang kamu simpan cincin ini baik-baik jangan sampai hilang, dan harus diingat saat nikah nanti hanya cincin ini yang harus ria gunakan sebagai cincin pernikahanmu."


"Baiklah, cepat sembuh calon suamiku." Jawab ria sambil tersenyum, kemudian bayu pun tertidur.


(Apa maksud bayu barusan, semoga bukan firasat buruk. Batin ria)


Terimakasih sudah mau mampir..


Jangan lupa vote like dan komentarnya


Dukungan kalian berarti bagiku 😘😘


*Bab selanjutnya akan lebih sedih lagi, jadi jangan lupa untuk tetap menyiapkan tisu...

__ADS_1


Selamat membaca,...


Jaga kesehatan ya tetap patuhi protokol kesehatan untuk selalu pakai masker disaat keluar rumah, jaga jarak dan jangan lupa selalu cuci tangan..😊😊😊👋👋*


__ADS_2