
Dimalam hari setelah sholat isya para anggota LDKS termasuk bapak ibu panitia, semua berkumpul di halaman depan penginapan dengan ditemani api unggun, daging ayam, jagung, udang dan makan ringan serta beberapa minuman dingin dan tak lupa kopi serta teh hangat.
Mereka duduk memutari api unggun ada juga yang memanggang ayam, jagung dan udang. Selain kegiatan bakar-bakar ada juga yang bercerita, menyanyi dan bergoyang.
Bayu duduk disebelah ria dengan membawa gitar yang dia bawah dari rumah. Bayu memang sangat suka bermain alat musik, dan biasanya Bayu akan memainkan musik dan bernyanyi bersama ria jika ada waktu.
"Ria ayo kita bernyanyi."
"Bayu mau ria, nyanyikan lagu apa."
"Emmm.. Bagaimana kalau lagu romantis."
"Ide bagus, ria setuju."
"Hei.. Jangan lagu romantis saja." Ucap pak Umar tiba-tiba duduk di samping Bayu.
"Eh.. Tenang pak, nanti Bayu mainkan musik bang haji Rhoma dan pak Umar harus yang nyanyi lagu itu, hehe.." Jawab Bayu sambil tertawa.
"Dasar Bayu, Ter-la-lu.." Ucap pak Umar sambil menirukan suara bang haji.
Kemudian merekapun bernyanyi bersama, setelah bernyanyi mereka pun bermain kembang api dan petasan.
"Wah.. Kembang apinya indah banget." Ria berbicara sambil kedua tangannya memegang kembang api.
"Apa ria suka." Bayu bertanya pada ria.
"Suka Bayu, Ria suka melihat kembang api."
"Bagaimana kalau setiap malam Minggu kita nyalain kembang api dirumahnya Bayu."
"Emang boleh, ria main kembang api dirumahnya Bayu."
"Boleh, malam Minggu nanti Bayu jemput ria."
"Siap Bayu." Ria menjawab sambil tersenyum bahagia dengan memainkan kembang api.
Setelah main kembang api kini giliran menyalahkan petasan, petasan ditata dengan rapi dan dinyalakan satu persatu. Membuat suasana malam itu sangat ramai.
Bunyi petasan yang terdengar sangat keras langit yang dihiasi hujan petasan yang terlihat sangat indah.
Karena malam semakin larut akhirnya semuanya pun masuk ke kamar masing-masing. Karena besok masih ada tour ke pertenakan dan perkebunan dikota M.
Pagi harinya setelah sarapan mereka mengemasi semua barang bawaannya. Kemudian melanjutkan ke peternakan kambing.
Setelah sampai ke peternakan semuanya pun turun ada yang memberikan makan kambing, ada yang memeras susu kambing.
"Ria, Bayu, cris kesini." Pak Umar memanggil sambil tangannya memeras susu kambing.
"Ada apa pak." Ria bertanya kepada pak Umar.
"Kalian cobalah memeras susu kambing ini."
"Ria mau coba pak." Ria pun mencoba memeras susu kambing kelihatan muda ternyata cukup susah.
"Kalian cobalah masa kalah sama ria." Pak Umar meledek dua anak tampan itu yang kelihatan geli melihat ria.
"Tidak terimakasih." Jawab cris sambil memainkan hpnya.
"Bayu masih perjaka pak, dan tidak tertarik dengan begituan." Tolak Bayu.
__ADS_1
"Emang apa hubungannya, dasar Bayu pangeran kodok." Ucap pak Umar.
"Pak Bayu ini pangeran tampan bukan kodok"
"Iya kamu itu pangeran kodok jelek." Ejek pak Umar membuat Bayu cemberut.
"Hahaha.. Bayu si kodok jelek." Kini cris tertawa sambil memukul pundak Bayu.
"Diam kau, cris buaya buntung jelek." Ucap Bayu.
"Kodok jelek, Wek.."
"Buaya jelek."
Bayu dan Cris terus saling meledek dengan posisi berdiri dibelakang ria, membuat ria yang mendengar ikut tertawa.
Sedangkan pak Umar yang pusing dengan kelakuan Bayu dan cris, memilih pergi menjauh daripada asam uratnya kambuh hehe..
Setelah selesai memeras susu kambing, kini mereka duduk bersantai di bangku kayu dibawah pohon mangga.
"Pak ini susunya, mau ditaruh dimana" Ucap cris dengan membawa nampan berisi 4 gelas susu kambing.
"Kenapa banyak sekali." Tanya pak Umar.
"Biar kita sehat pak." Jawab cris.
"Ini untuk ria, diminum ya." Ucap pak Umar sambil memberikan segelas susu kambing.
"Ria tidak suka susu pak." Tolak ria kepada pak Umar.
"Minum saja, ini sangat baik untuk kesehatan." Ucap pak Umar.
"Biar Cris yang menghabiskan, cris suka susu." Ucap cris sambil tersenyum.
"Baiklah." Setelah ria mencoba susu itu, rasanya sangat aneh, dan membuat ria mual.
"Ria kamu kenapa." Ucap Bayu khawatir.
"Tidak apa bayu, Bayu coba saja susunya."
"Bayu pun mencoba susu yang di gelasnya, dan seketika wajah Bayu berubah seperti menahan sesuatu yang tak enak.
"Wah enak sekali, cris ini semua buat kamu karna kamu suka susu." Ucap Bayu sambil memberikan dua gelas susu kambing miliknya dan milik ria.
"Aneh, apa susunya tidak enak." Ucap cris.
Ria, Bayu dan pak Umar hanya memperhatikan cris yang mencoba minum susu itu, dan kemudian.
Byuuur... Cris menyemprotkan susu itu dan langsung mencari botol airnya.
"Hahaha.. Ada apa cris enakkan susunya." Ucap Bayu sambil tertawa begitupun ria dan pak Umar.
"Hmm... Tidak ada rasa namun baunya sangat amis." Cris menjawab dengan wajah ngeri.
"Silahkan dihabiskan semuanya untuk cris." Ucap pak Umar.
"Tidak mau, Ini silahkan untuk pak Umar saja, Cris rela." Cris memberikan tiga gelas susu kambing.
"Bapak tidak mau tau, kamu yang ambil dan kamu yang harus habiskan." Ucap pak Umar tegas.
__ADS_1
"Hua.. Mama tolong cris." Cris meminum susu itu sambil menangis.
"Cris semangat..." Ucap ria dan Bayu memberikan semangat untuk cris.
Dengan terpaksa cris pun menghabiskan tiga gelas susu kambing murni dengan wajah cemberut yang terlihat sangat lucu hehe..
Setelah puas bermain dengan kambing merekapun melanjutkan perjalanan ke kebun buat apel dan stroberi.
"Hei..Cris masih cemberut saja."
"Ria diam, aku lagi males bicara." Jawab cris sambil berjalan meninggalkan ria dan Bayu.
"Baiklah, tapi Cris harus senyum dong." Ucap ria, dan cris malah terus berjalan menjauh.
"Ria biarkan saja Cris, mending kita memetik buah apel yang besar ini." Bayu mengajak ria memetik dan mencicipi buah apel khas kota M.
Di kebun apel boleh memetik dan makan sebanyak apapun buah apel dan itu gratis, namun jika dibawah pulang harus membayar sesuai berat timbangannya.
"Buahnya sangat manis dan segar ria suka."
"Ria petik saja sebanyak ria mau, nanti biar Bayu yang bayar."
"Tidak usah Bayu."
"Kenapa bukannya ria sangat suka buah."
"Iya, tapi ria sudah kenyang makan disini, kalau dibawah pulang tidak ada yang makan."
"Kalau ria kenyang, kan bisa buat oleh-oleh untuk nenek."
"Nenek tidak suka buah."
"Oh, baiklah."
Setelah berkeliling kebun apel mereka masuk ke tempat buah stroberi, disana mereka diajarkan menanam buah stroberi, sampai cara panen buah stroberi.
"Ria coba makan stroberi ini."
"Rasanya asam, tapi seger ria suka."
"Perasaan semua buah ria suka, buah apa yang tidak ria suka."
"Entahlah, ria memang pecinta buat, tapi kalau sayur ria tidak suka."
"Kalau begitu Bayu akan menjadi buah, biar bisa selalu dicintai ria."
"Hahaha.. Kalau Bayu menjadi buah, ria tidak akan pernah makan Bayu."
"Kenapa.."
"Karena Bayu terlalu asam untuk dimakan, hahaha..."
"Dasar, emang ria kira bayu ini asam jawa." Bayu langsung berbicara sambil mengejar ria yang berlari menjauhinya.
Akhirnya mereka berdua bermain kejar-kejaran didalam kebun stroberi. Dari kejauhan nampak cris yang memperlihatkan ria dan Bayu, namun dia hanya duduk diam.
Terimakasih sudah setia dengan karya saya
Jangan lupa untuk memberikan rate 5, like dan komentarnya..
__ADS_1
Dukungan kalian berarti bagiku 😘