Ceria Putri Yang Terbuang

Ceria Putri Yang Terbuang
Perlombaan yang seru


__ADS_3

Saat ini ada 5 kelompok yang terbentuk dan bergabung dalam game. Setiap anggota kelompok yang mengikuti game sudah berdiri diposisi masing-masing.


Kelompok ria mendapatkan urutan nomor 1 dan disebut "kelompok 1", dengan urutan posisi, Bayu menjadi si A, Firman menjadi si B, cris menjadi si C, jaya menjadi si D, kemudian Eka menjadi si E dan terakhir ria menjadi si F yang mengharuskan untuk bisa lari cepat.


Saat ini Bayu sudah berdiri dan memegang tongkat dengan posisi siap.


Priiit...


Mendengar suara itu Bayu langsung berjongkok dan meloncat seperti kodok. Semuanya pun ikut bersorak sambil bertepuk tangan.


"Bayu pangeran kodok, Bayu pangeran kodok, semangat pangeran kodok." Pak Umar bersorak menggunakan pengeras suara, memberi semangat sambil meledek bayu.


Mendengar ucapan pak Umar semua orang tertawa. Bagaimana tidak tertawa seorang Bayu anak baru yang terkenal sangat tampan dipanggil pangeran kodok.


Meskipun begitu Bayu terus melompat bagaikan kodok profesional, hingga dia bisa sampai lebih dulu di posisi si B, kemudian firman juga melakukan lompat kodok dengan memegang tongkat yang diberikan bayu, sayang sekali lompat firman tidak secepat Bayu.


Karena kelambatan firman dalam lompat kodok, mengakibatkan kelompok 4 berhasil mendahului firman, meskipun begitu Wiwik dan Silvi serta para panitia tetep bersorak memberikan semangat untuk firman.


Dengan penuh semangat akhirnya firman sampai ke arah si C dan langsung memberikan tongkat kemudian cris langsung masuk ke dalam jaring dan merayap dengan cepat seperti buaya yang sedang kelaparan kemudian melihat mangsanya.


"Ayo cris buaya buntung, semangat, cris buaya buntung, ayo semangat." Kali ini pak Umar kembali memberikan semangat sambil mengejek cris yang sedang berjuang menjadi buaya profesional.


Entah mengapa pak Umar sangat suka mengejek Bayu dan cris, meskipun begitu cris dengan cepat bisa menyusul kelompok 4, dan akhirnya sampai kepada si D.


Saat melihat cris, jaya langsung mengambil tongkat dari tangan cris, kemudian merayap dengan cepat bahkan lebih cepat dari cris.


Semua orang bersorak dan bertepuk tangan untuk jaya karena gerakan jaya sangat cepat hingga kelompok lain tertinggal jauh.


Saat jaya sampai didepan si E, jaya langsung memberikan tongkat itu kepada Eka, kamudian Eka langsung berlari namun saat ditengah perjalanan Eka terjatuh, ria yang melihat Eka terjatuh langsung memberikan semangat buat Eka.


Eka kembali berdiri dan berlari namun tidak bisa secepat sebelumnya, karena kakinya tergores, dan mengakibatkan dia tertinggal cukup jauh dari kelompok yang lain.


"Maaf ria, semangat ria." Ucap Eka ketika sampai dihadapan ria dan memberikan tongkat kepada ria.

__ADS_1


Ria hanya mengangguk kepala dan langsung berlari ke depan. Saat berlari menghadap ke depan tiba-tiba ria melihat sosok yang sangat dia rindukan.


Dia melihat bayangan ibu yang sangat dirindukan, dari kejauhan terlihat ibunya sedang merentangkan kedua tangannya seolah menunggu ria datang dan memeluknya sambil tersenyum manis.


"Mama benarkah itu kamu, ria datang mama, tunggu ria mama, ria datang." Ria berbicara dalam hati sambil air mata dan keringat menetes.


Ria berlari sangat cepat tanpa disadari ria sudah bisa mendahului satu persatu kelompok yang ada didepannya.


Dimata ria bukan garis finis yang terlihat tapi bayangan mamanya yang tersenyum sambil melambaikan tangan seakan memanggil ria agar cepat datang dan memeluknya.


Hingga akhirnya ria sudah hampir sampai digaris finis yang tinggal satu meter lagi.


Dia melihat sosok mamanya menghilang dan tanpa disadari air matanya menetes namun ria tetap berlari dan akhirnya.


Priiiit...


"Pemenangnya kelompok 1" Ucap pak panitia menyadarkan ria dari lamunannya.


Ria langsung mengusap air matanya dan sadar bahwa tidak ada mamanya disini, dia pun mencoba dengan sekuat tenaga untuk bisa tersenyum meskipun dalam hati dia menangis memanggil mamanya.


"Iya ria padahal tadi kita sudah dibalap oleh tiga kelompok dan tertinggal sangat jauh." Wiwik menambahi perkataan Silvi.


"Ini semua karena semangat dan dukungan kalian, terimakasih atas kerjasama kalian." balas ria sambil tersenyum.


"Ria kamu menangis." Bayu berbicara sambil melihat kearah mata ria yang seperti habis menangis.


"Tidak tadi ria cuma kelipatan saat lari."


"Sini biar cris tiup matanya."


"Tidak perlu cris, mata ria sudah baikan."


Setelah game tongkat estafet kemudian dilanjutkan banyak lagi game yang seru. Hingga akhirnya pengumuman pemenang terbanyak dalam game dan hadiah.

__ADS_1


Kelompok ria mendapatkan juara 2 karena saat lomba ambil belut, di kelompok 1 hanya ria yang berhasil menangkapnya itupun hanya mendapatkan 5 ekor.


Anggota kelompok 1 semua pada geli dan takut padahal belutnya sudah ada didalam bak khusus tinggal dipindahkan saja.


"Juara pertama dimenangkan oleh kelompok 3, untuk ketua kelompok silahkan ke depan ambil hadiahnya." Pak panitia berbicara menggunakan pengeras suara.


"Juara dua dimenangkan oleh kelompok 1, silahkan untuk ketua kelompok 1 diharapkan bisa maju ke depan untuk ambil hadiahnya."


Mendengar ucapan panitia semua anggota meminta ria agar mau maju dan menjadi ketua kelompok. Ria kemudian maju ke depan dan mengambil hadiah yang telah dibungkus kado.


Saat ria kembali sehabis mengambil hadiah, ria membuka kado hadiah itu dan ternyata hadiahnya ada 6 Snack dan 6 susu kotak.


Mereka membagi hadiah tersebut, setelah membagikan hadiah mereka masuk ke kamar masing-masing untuk mandi karena badan mereka sangat kotor akibat mengikuti banyak game.


Setelah mandi ria dan teman-temannya tetap berada didalam kamar karena sudah tidak ada kegiatan lagi, karena kegiatan akan dilanjutkan nanti malam sambil menyalakan api unggun.


"Acara hari ini seru sekali ya, momen yang tak boleh dilupakan." Eka berbicara sambil membaringkan tubuhnya diatas kasurnya.


"Iya, Ria juga senang sekali, semoga setelah acara ini kita tetap bisa bersahabat seperti sekarang."


"Tentu ria kita akan tetap bersahabat selamanya, meskipun ruang kelas kita berpisah." Wiwik menjawab ucapan ria.


"Kita sahabat selamanya." Ucap ria dengan keras.


"Sahabat selamanya." dijawab oleh Eka, Wiwik dan kak Silvi.


Tak lama kemudian merekapun tertidur dengan lelap, karena nanti malam mungkin mereka tidak akan ada waktu untuk tidur.


Terimakasih sudah setia dengan karya saya


Jangan lupa untuk memberikan rate 5, like dan komentarnya...


Kalau bisa kasih vote juga ya..

__ADS_1


Dukungan kalian berarti bagiku 😘


__ADS_2