
Seperti biasa saat jam tiga malam ria terbangun dan langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi dan sekaligus wudhu.
Setelah ambil air wudhu betapa terkejutnya ria saat melihat bayu sudah ada didepan pintu kamar mandi.
"Bayu ngagetin ria saja..." Ria berbicara sambil mengelus dada.
"Ria kenapa malam-malam mandi..."
"Kebiasaan dirumah, kalau jam tiga bangun mandi terus sholat, dan kenapa bayu bangun...?"
"Pengen pipis, minggir bayu mau ke toilet sudah gak tahan.." Bayu langsung masuk ke kamar mandi dengan terburu-buru.
"Bayu, ria tungguin dikamar ria, kita sholat malam bareng."
"Iya..." Teriak bayu dari dalam kamar mandi.
Sambil menunggu bayu, ria membaca Alquran, setelah beberapa menit akhirnya bayu pun masuk kamar dengan menggunakan baju koko dan kopiah.
Mereka pun sholat malam bersama, setelah sholat dan berdoa mereka membaca Alquran dengan bergantian menyimak.
"Alhamdulillah..." Suara mama bayu yang tiba-tiba masuk kamar ria.
"Mama.." ria dan bayu bersamaan dan kemudian bersalaman dengan mama bayu.
"Mama.. Senang melihat kalian seperti ini, semoga kalian bisa menjadi pasangan dunia dan akhirat." Mama Bayu berbicara sambil duduk dilantai yang beralas karpet dan sajadah.
"Amiiin.." Jawab ria, sedangkan bayu hanya diam dan meneteskan air matanya.
"Ada apa bayu, kenapa bayu menangis.." Ria merasa heran karena baru kali ini ria melihat bayu yang biasanya ceria menjadi murung.
"Tidak apa-apa ria, mama jodoh, rizky dan hidup mati semua makhluk sudah diatur sama Allah, kita hanya bisa pasrah kepada Allah dan tetap bersyukur kepada garis takdir Allah." Mendengar ucapan bayu, mama bayu langsung pamit pergi ke kamarnya.
"Bayu, kenapa mama tiba-tiba lari ke kamarnya.."
"Tidak apa ria, mari kita sholat subuh.."
"Baiklah.."
Mereka pun mendirikan sholat subuh dengan berjamaah. Setelah sholat subuh ria memasak sarapan untuk keluarga bayu dengan dibantu bayu, sedangkan mama bayu belum juga keluar kamar.
Setelah selesai masak bayu memanggil orang tuanya dan merekapun sarapan bersama, setelah sarapan bayu mengajak ria lari pagi.
"Ria, apa kau suka disini...?"
"Iya ria suka sekali disini.."
"Mungkin suatu saat nanti bayu tidak akan bisa ajak ria kesini lagi.."
__ADS_1
"Apa maksud bayu, ria gak faham.."
"Tidak apa-apa, bayu hanya asal bicara, eh... Ria nanti kita berlibur disini selama 4 hari."
"Emmm... Ria merasa bayu aneh, beberapa hari ini." Ria berbicara penuh curiga.
Jika diingat kembali, seharusnya keluarga bayu berlibur tiga hari yang lalu, namun ketika ria minta foto saat liburan bayu, bayu bilang ditunda dan yang lebih aneh lagi selama tiga hari yang lalu ria tidak boleh main kerumahnya serta ria juga tidak boleh video call bayu.
"Aneh bagaimana, ria ada-ada saja deh.." Bayu berbicara sambil tersenyum.
"Jujur sebenarnya ada apa bayu.." Kali ini ria berbicara sambil menatap bayu.
"Iya bayu, bayu cinta ria selamanya." Bayu berbicara sambil menatap ria.
"Bayu gak asik, dasar bayu gombal.." Ria menjawab sambil berlari dan bayu mengejar ria dari belakang.
Saat sampai dirumah ria dan bayu langsung mandi dan ganti baju, mereka ingin berlibur ke pantai bersama keluarga besar bayu yang sudah berangkat ke pantai terlebih dahulu.
Setelah menempuh waktu satu jam akhirnya mereka sampai ditempat tujuan, keluarga bayu sudah disana termasuk nenek dan kakek bayu serta semua kerabat bayu.
"Siapa gadis kecil ini, cantik sekali.." Seorang nenek bertanya sambil mengusap kepala ria.
"Dia ria pacarnya bayu." Jawab bayu sambil tersenyum.
"Wah... Ternyata cucuku sudah besar, pintar sekali cari pacar." Nenek itu berbicara sambil tersenyum.
"Sudahlah jangan ribut, bayu ajak ria main air di pantai sana." Mama bayu mencoba menetralkan suasana.
Bayu pun menarik tangan ria dan mengajak ria mendekati ombak ditepi laut.
"Ria memang tak pantas masuk dikeluarga bayu, apalagi berharap menjadi istri bayu, bayu berhak mendapatkan yang lebih baik dari ku dan sederajat dengannya."(Batin ria).
Bayu menggendong ria masuk kedalam air laut, disana meraka bermain air sambil tertawa.
"Bayu nakal, bajuku basah semua karena mu, sekarang rasakan serangan air dari super ria." Ria berbicara sambil terus membasahi bayu dengan air laut.
"Serangan balik dari monster bayu."
Akhirnya mereka berdua pun basah kuyup setelah itu mereka berenang, mencari kerang dan menaiki banana boat."
Setelah asik main air ria dan bayu membersihkan diri dan ganti baju, kemudian mereka sholat dhuhur dan dilanjut makan siang bersama.
Setelah makan siang bayu dan kedua orang tua nya pun pamit lebih dulu karena mama bayu sudah kelelahan.
Sejak hamil mama bayu sering kelelahan padahal hanya duduk dan bersantai, selain itu moodnya juga sering berubah.
Setelah sampai dirumah mereka pun membersihkan diri kemudian tidur siang, ria yang tidak pernah tidur siang pun akhirnya memutuskan untuk memasak untuk makan malam.
__ADS_1
Setelah makan malam bayu menemui ria dikamar mereka berbincang dengan posisi saling membelakangi.
"Ria, bayu cinta kamu selamanya.."
"Ria juga cinta bayu selamanya.."
"Ria mungkin bayu tidak akan bisa menjaga ria selamanya tapi cintaku padamu akan abadi selamanya."
"Bayu akan selalu menjaga ria selamanya seperti cinta kita yang abadi selamanya."
"Ria mau kah kau berjanji padaku.."
"Janji apa.."
"Bilang bersedia dulu.."
"Iya ria bersedia berjanji kepada bayu."
Mereka terus berbicara dengan duduk saling membelakangi.
"Berjanjilah untuk menjadi MENTARI CERIA."
"Kenapa harus menjadi MENTARI CERIA..?"
"Karena MENTARI CERIA akan selalu bersinar dengan cerah dan bahagia untuk semuanya, meskipun terkadang tertutup malam, mendung, bahkan hujan badai serta petir, tapi dia tetap sabar dan kembali bersinar dan bayu ingin ria seperti itu."
"Baiklah, ria janji akan menjadi MENTARI CERIA, seperti yang bayu inginkan."
"Dan satu hal lagi yang harus ria ingat, jika suatu saat ria kehilangan satu orang yang ria sayang, itu bukan akhir segalanya, hidup ria harus terus berjalan, dan berjanjilah ria akan selalu bahagia meski tanpa bayu."
"Apa maksudnya bayu...?"
"Tidak apa-apa, ria ingat saja ucapan bayu, dan cepat tidur ini sudah larut." Bayu berbicara sambil tersenyum dan berjalan keluar kamar ria.
"Baiklah, selamat malam bayu, dan mimpi indah bayu."
Saat bayu pergi ria tetap memikirkan perkataan bayu, ada perasaan yang tak tenang mendengar ucapan bayu.
"Bayu, kenapa ria merasa kamu sangat aneh, semoga tidak ada hal yang buruk."(Berbicara dalam hati).
Kemudian ria memejamkan mata dan mencoba untuk tidur meskipun terasa sulit.
Terimakasih sudah mau mampir ke karya aku
jangan lupa untuk memberikan rate 5 like dan komentarnya...
__ADS_1
Dukungan kalian berarti bagiku 😘😘😘