Ceria Putri Yang Terbuang

Ceria Putri Yang Terbuang
Usaha laundry


__ADS_3

Di pagi hari saat ria ingin berangkat bekerja ria mendapatkan panggilan masuk dari yoga.


"Tumben pagi-pagi bang yoga menelpon." Batin ria dikala dia melihat ponselnya.


"Halo... Ria hari ini kau tak usah kerja, ikut abang ke rumah bang yogi, nanti ku jemput 25 menit lagi abang sampai." Ucap yoga.


"Eh..bang.." Belum selesai ria bicara yoga sudah mematikan teleponnya.


"Iiihhh... Kebiasaan, tapi ada apa ya..?" Batin ria.


Ria menunggu yoga didepan pintu, sebelumnya ria sudah bilang kepada neneknya bahwa hari ini ria tidak masuk kerja lagi karena ada urusan penting dengan yoga.


Setelah menunggu sekian lama akhirnya yang ditunggu datang juga ria langsung memakai helmnya dan pergi dibonceng yoga.


"Bang kita ngapain kerumahnya bang yogi...? Tanya ria penasaran.


"Abang mau kenalkan kau sama keluarganya abang..." Jawab yoga sambil terus menyetir motornya.


"Buat apa bang...?" Tanya ria lagi.


" Mereka ingin berterimakasih sekaligus kenal lebih dekat dengan kau.." Jawab yoga.


"Tapi bang..."


"Gak ada tapi-tapian, diem bentar lagi kita sampai..." Ucap yoga.


Ria pun hanya pasrah tak butuh waktu lama mereka pun akhirnya sampai didepan sebuah rumah berlantaikan dua yang memiliki cat berwarna putih abu-abu.


"Abang... Ini rumah siapa...?" Tanya ria dikala dia sudah berhenti didepan halaman rumah yang kebetulan pagarnya terbuka.


"Ini rumah bang yogi, ayo masuk.." Jawab yoga sambil menggandeng tangan ria.


"Aduh kenapa jantungku berdetak ya, serasa mau bertemu camer galak saja.." Batin ria.


"Hei... kenapa melamun, tenanglah keluarga ku bukan orang jahat.." Ucap yoga dikala melihat ria yang sedang melamun.


"Iya bang.." Jawab ria.


Mereka pun masuk sambil memberikan salam dan tak lama kemudian seorang gadis kecil yang usianya diperkirakan masih dua tahun datang menghampiri.

__ADS_1


"Om...!!!" Ucap gadis itu kemudian memeluk kaki yoga.


"Iya sayang, kenalkan ini tante ria..." Ucap bang yoga sambil membungkukkan badannya untuk mengimbangi sang gadis kecil itu.


"Tante...??" Ucap gadis kecil itu sambil menatap ria.


"Halo cantik... Sini tante gendong..." Ucap ria sambil menjulurkan tangannya, anak kecil itu pun langsung menerima uluran tangan ria dan langsung berada dalam gendongan ria.


"Eh.. Kok jadi kau yang gendong, dia berat loh,.." Ucap yoga sambil mencoba mengambil anak itu dari gendongan ria, namun sang anak tak mau lepas dari ria.


"Tak apa bang biar ria saja yang gendong, kebetulan ria sangat suka anak kecil..." Jawab ria sambil mencium wajah anak itu.


"Wah... Bagus dong, yoga tak salah pilih calon istri, kau sangat keibuan, siapa namamu nak...??" Ucap seorang wanita paruh baya yang tiba-tiba datang.


"Mama...!!" Jawab yoga.


"Pagi tante.. Maaf saya merepotkan nama saya ria.." Jawab ria sambil tersenyum dan mengalami wanita itu sambil tetap menggendong anak kecil.


"Tak apa tante mala seneng kau mau kesini, ayo silahkan duduk.." Ucap wanita paruh baya itu yang tak lain adalah mamanya yoga.


Setelah ria duduk satu persatu keluarga yoga pun berkumpul di ruang tamu. Mereka menyambut ria dengan ramah tak terkecuali ayahnya yoga yang kemarin terlihat seram, namun ternyata dia seorang ayah yang humoris dan slalu tegas dengan anaknya.


"Oh... Tidak apa om, ria hanya memberikan sedikit nasehat dan saran ke bang yoga, jadi om tak perlu sampai memberikan modal buat saya, saya ikhlas membantu bang yoga." Jawab ria sambil tersenyum.


"Terima saja ria daripada jadi tukang parkir.." Ucap yoga.


"Tak apa bang, ria masih suka jadi tukang parkir.." Jawab ria yang terus menolak karna tak enak hati menerima tawaran dari orang tua yoga.


"Abang ingin kau berhenti jadi tukang parkir karena abang juga berhenti jadi tukang parkir, abang tak tega jika kau jaga parkir sendirian." Jawab bang yoga.


"Kenapa abang berhenti...?" Tanya ria.


"Abang ingin lanjutkan kuliah, jadi abang mohon kau mau menerima tawaran orang tua abang, biar abang bisa tenang kuliahnya." Jawab yoga.


"Baiklah, tapi ria akan bayar sewa untuk ruko tiap bulannya dan untuk modal ria juga akan cicil tiap dua bulan sekali, bagaimana..." Ucap ria.


"Baiklah kami setuju..." Jawab semua orang.


"Mulai besok kau bisa menempati ruko itu, karena semua keperluan laundry sudah kami sediakan di ruko itu, kau tinggal menempati dan menjalankannya dengan baik, kami percaya padamu.." Ucap ayah yoga.

__ADS_1


"Terimakasih om dan semuanya, ria janji tak akan mengecewakan kalian semua.." Jawab ria sambil tersenyum.


"Iya kami percaya padamu nak, semangat ya.." Ucap mamanya yoga memberikan semangat kepada ria.


Setelah membahas soal usaha baru untuk ria, mereka pun berbicang-bincang tentang banyak hal.


Mereka sangat hangat dan kekeluargaan, yoga memang beruntung memiliki keluarga yang baik dan harmonis, bahkan kakaknya dan keluarganya juga sangat baik kepada ria.


Berada ditengah keluarga itu ria merasakan indahnya memiliki keluarga yang utuh, ria berharap bisa berkumpul bersama keluarganya dan memiliki keluarga dan rumah tangga yang harmonis suatu hari nanti.


Tak terasa hari sudah sore ria pun pamit dengan diantarkan yoga untuk pulang, awalnya ria menolak karena kasihan melihat yoga yang harus bolak-balik jika mengantarnya apa lagi jarak rumah mereka terbilang cukup jauh.


Saat sampai dirumah ria, yoga langsung pamit pulang karena hari sudah mulai gelap dan dia juga takut keluarganya khawatir jika pulang terlalu larut, apa lagi yoga juga belum sempat mandi.


Setelah selesai mandi ria menceritakan semua tentang keluarga yoga yang baik dan bahkan bersedia membantunya untuk buka usaha cuci laundry.


Mendengar itu nenek ijah sangat bahagia karena dia tak pernah lagi melihat ria menjadi tukang parkir yang mengundang banyak resiko, apalagi ria seorang wanita yang pasti banyak pria hidung belang yang akan mengganggunya.


Saat malam hari ria tak bisa tidur karena tak sabar untuk membuka ruko laundry nya, dia juga mendapatkan kunci ruko itu dari mama yoga.


"Semoga usahaku kali ini menjadi berkah." Batin ria tak lama kemudian ria pun tertidur.


Terimakasih sudah mampir ke karya aku


Maaf karna aku jarang up


Urusan RL sangat banyak mohon difahami..


Dan Terimakasih sudah setia dengan ku..


Jangan lupa untuk memberikan rate 5 like dan komentarnya..


Dukungan kalian berarti bagiku 😘😘😘


Mari saling mendukung dan tolong berikan kritik dan saran,...


Ku tunggu like... Komentar... Dan vote kalian ya...😊😊😊


Semangat beraktivitas semuanya tetap jaga kesehatan ya🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2