Ceria Putri Yang Terbuang

Ceria Putri Yang Terbuang
Harus memilih diantara bayu dan cris


__ADS_3

Waktu terus berganti tak terasa kini ria sudah masuk kelas VIII SMP dengan nilai terbaik, banyak murid bahkan para guru yang sangat bangga dengan ria.


Dikarena dia sudah memperoleh 3 piala dan 4 mendali emas kejuaraan olimpiade matematika tingkat SMP.


Bukan hanya ria bahkan cris dan bayu pun tak kalah hebat, cris selalu memenangkan kejuaraan olimpiade bahasa Inggris sedangkan bayu sangat hebat di bidang olahraga.


Mereka bertiga kini menjabat menjadi OSIS senior yang bertugas untuk menjaga adik kelasnya.


Kali ini ria ditunjuk menjadi ketua OSIS dan bayu menjadi wakil ketua OSIS, sedangkan cris menjadi sekertaris OSIS.


Mereka bertiga dijuluki bintang sekolah dan banyak murid yang menjadikan mereka idola serta motivasi karena prestasi mereka.


Bukan hanya bergelar bintang kelas, banyak siswa menjuluki mereka cinta segitiga, karena mereka selalu berjalan bersama dengan ria berada ditengah antara bayu dan cris.


Dikarena adanya julukan cinta segitiga para fans pun membuat dua, yaitu untuk grup fans ria dan bayu biasa dipanggil "YURI" artinya bayu ria. Sedangkan grup fans ria dan cris yang biasa dipanggil "CRIAS" artinya cris dan ria.


Entahlah sejak kapan kedua grup itu terbentuk yang jelas sejak terbentuknya kedua grup itu, masalah selalu datang dan membuat ria, bayu dan cris pusing dibuatnya.


Sebagai contoh saat ria berjalan berdua dengan bayu maka grup YURI akan sangat senang dan bangga karena menurut mereka bayu dan ria adalah pasangan yang serasi, sedangkan grup CRIAS akan merasa marah dan kurang suka, begitu pun sebaliknya.


Kalau kedua grup itu ribut maka ria sebagai ketua OSIS harus turun tangan untuk menasehati mereka dan jika ria sudah tak sanggup menasehati maka jalan terakhir adalah ruang BK.


Sejak adanya kedua grup itu ria menjadi sering menyendiri serta menjauhi bayu dan cris. Semua itu dilakukan agar tidak ada lagi keributan antara kedua grup itu.


Saat ini dua pria tampan sedang duduk di bangku taman sekolah setelah mendengar bel istirahat berbunyi.


Mereka hanya diam tanpa mengatakan sesuatu, sampai akhirnya gadis berkulit putih dengan senyum manisnya datang menghampiri mereka.


Kali ini mereka duduk bertiga sambil memandang bunga di taman itu, suasana heningan sangat terasa karena tak ada satupun dari mereka yang bicara. Sampai akhirnya gadis cantik itupun membuka suara.


"Bayu, cris.. Sampai kapan kita harus diam seperti patung.." Kali ini ria sudah hampir bosan duduk seperti patung taman.


"Emm.. Begini ria, cris mau.." Cris berbicara dengan nada ragu-ragu.


"Ada apa katakan saja." Ria semakin penasaran dengan ucapan cris.


"Emm.. Bayu saja deh yang bicara." Cris masih ragu untuk bicara.


"Bayu kata sekarang.." Dengan nada sedikit kesal ria bertanya kepada bayu.

__ADS_1


"Kemarin saat kau pulang lebih dulu sebenarnya bayu, mengadakan pertemuan dengan grup YURI dan CRIAS, dan kita mempunyai kesepakatan."


"Apa isi kesepakatan itu.." Ria bertanya langsung pada intinya.


"Isi kesepakatan itu adalah ria harus memilih antara bayu dan cris untuk dijadikan pacarnya ria." Dengan ragu-ragu bayu mengutarakan semuanya.


"Tapi ria belum siap untuk pacaran." Jawab ria jujur apa adanya.


"Kami tau ria tapi kami butuh kepastian, apapun jawab ria kami berdua akan terima keputusan ria, asal ria harus memilih salah satu diantara cris dan bayu." Kali ini cris berbicara dengan serius.


"Ini pilihan serius ria tak ingin persahabatan kita bertiga hancur." Ria berbicara sambil menatap kedua pria tampan yang duduk disampingnya dengan bergantian.


"Kami janji persahabatan ini tak akan putus, walaupun salah satu diantara kita akan terluka." Bayu berbicara dengan tegas dan di anguki kepala oleh cris bertanda setuju.


"Baiklah tapi berikan ria waktu."


"Kita beri ria waktu sampai pulang sekolah nanti." Cris menjawab ucapan ria.


"Kita tunggu di taman bunga yang biasanya menjadi tempat favorit kita." Bayu menambahi ucapan cris.


"Baiklah, kita bertemu di taman bunga tempat favorit kita." Ria menjawab dengan nada terpaksa.


Selama pelajaran baru kali ini ria merasa tidak bisa fokus, di pikirannya hanya teringat tentang masalah ria harus memilih antara bayu dan cris.


Bagi ria, bayu adalah cinta pertama nya, pria pertama yang dia cintai, namun ria tak tega jika harus melukai hati cris, bagaimana pun cris pria yang baik dan selalu melindungi nya.


Kebingungan sangat terasa diraut wajah ria, bagi ria memikirkan jawaban soal matematika jauh lebih mudah daripada harus memikirkan jawaban soal pilihan cinta.


Tak terasa bel pulang pun berbunyi namun ria masih diposisi tetap melamun dengan pandangan kosong menghadap ke depan dan bolpoin yang ia mainkan dengan tangannya.


"Ria.." Ucap cris sambil menepuk pundak ria, dan menyadarkan ria dari lamunannya.


"Ada apa cris.." Ria menjawab dengan perasaan kaget.


"Pelajaran sudah selesai, ayo kita pulang."


"Haaa... Sudah selesai, bahkan ria belum mencatat ringkasan materi hari ini."


"Ya allah ria, ada apa denganmu."

__ADS_1


"Ria tidak fokus tadi." Dengan perasaan menyesal ria menjawab pertanyaan cris, bagaimana tidak, hari ini adalah pertama kalinya ria tidak fokus dalam sekolah.


"Bawah buku cris, nanti ria salin dirumah."


"Terimakasih cris, besok ria kembalikan bukunya cris."


"Ya sudah mari kita pulang."


Seperti perjanjian setelah pulang sekolah ria, bayu dan cris sedang berkumpul di taman bunga yang biasanya menjadi tempat favorit mereka.


"Ria apapun keputusan mu, kami berdua akan menerimanya." Bayu berbicara sambil memandang ria.


"Benar, dan ria tak usah takut soal persahabatan kita, persahabatan kita tak akan pernah berakhir." Kali ini cris menyakinkan ria.


"Baiklah, tapi sebelum kalian mendengar jawaban dariku, ria harap kalian berdua tau bahwa kalian adalah hal terindah dihidupku."


Setelah suasana hatinya menjadi tenang ria pun memberanikan diri untuk memilih salah satu diantara kedua pria tampan itu.


"Cris maafkan ria, cinta ria hanya untuk bayu, tapi bagi ria, cris adalah pria yang baik dan tulus kepadaku, tapi sekali lagi maaf cintaku hanya untuk bayu."


"Tak apa ria, cris terima semua keputusan ria, tapi ijinkan cris memelukmu sebagai sahabat." Ria kemudian memeluk cris bagaimana pun cris adalah pria yang baik dan paling tulus sama seperti bayu.


Setelah memeluk ria, cris kemudian beralih ke depan bayu, wajah bayu terlihat sangat bahagia.


"Bayu, cris minta jaga, cintai, dan tetaplah setia dengan ria selamanya, jangan biarkan dia kecewa apalagi terluka karena mu."


"Pasti cris, bayu akan selalu mencintai ria, bahkan bayu rela menukar nyawa bayu hanya untuk tetap setia bersama ria."


"Aku pegang kata-katamu kawan." Cris menjawab sambil memeluk dan menepuk pundak bayu.


Ria berdiri sambil memperhatikan cris, wajah cris nampak sedih, ria sadar bahwa selama ini cris telah memendam rasa cinta untuknya.


Namun ria tak mau untuk membohongi hatinya bahwa pria yang ria cinta hanya bayu.


Terimakasih sudah setia dengan saya...


Jangan lupa untuk memberikan rate 5 like dan komentarnya..


Sampai jumpa di bab selanjutnya...

__ADS_1


__ADS_2