
Saat sore hari ria pergi ke supermarket yang tidak jauh dari cafe tempat manggung yoga. Setelah berbelanja ria mampir ke supermarket itu.
"Mampir ke tempat bang yoga bentar deh, mumpung masih sore.." Ria berbicara dalam hati sambil mengendarai motor menuju ketempat yoga.
Suasana sudah rame meskipun masih jam empat sore, banyak anak muda dan orang dewasa sudah antri nongkrong disana apalagi sekarang hari sabtu.
"Kakak mau pesan apa.." Tanya seorang pelayan di cafe itu.
"Oren jus satu mbak..." Jawab ria.
"Baik silahkan tunggu sebentar kak.." Jawab pelayan di cafe itu dan hanya dibalas ria anggukan sambil tersenyum.
Setelah menunggu akhirnya bang yoga dan bandnya maju ke panggung. Ria tersenyum sambil melambaikan tangan ke arah bang yoga dan dibalas senyuman.
"Maaf teman-teman semua karena vokalis kami masih dalam perjalanan, jika ada yang berkenan menyumbangkan sebuah lagu dipersilahkan untuk naik ke panggung, namun jika tak ada yang bersedia terpaksa acara kami tunda beberapa menit sampai vokalis kami datang.."
"Hu... Huuuu...!!!" Ucap penonton bersorak kearah panggung.
"Silahkan bagi yang ingin menyumbangkan sebuah lagu.." Bang yoga tetap bersikap ramah terhadap pengunjung yang sudah mulai kecewa.
Banyak pengunjung yang berontak dan ada pula yang ingin pergi sebelum pesanan datang, melihat itu ria merasa kasihan dan memutuskan membantu ria ke atas panggung.
"Permisi biar saya menyumbangkan satu buah lagu untuk anda, ada yang ingin request silahkan.." Ucap ria saat sudah naik panggung dan menggenggam microfon.
"Adek.. Tante mau request lagu malaysia yang romantis.." Ucap ibu-ibu yang duduk dimeja depan bersama keluarga kecilnya.
"Baik tante.." Jawab ria sambil tersenyum, kemudian mendekati bang yoga dan timnya membisikan sebuah lagu.
"Baiklah lagu yang akan saya bahwa berjudul Satu nama tetap di hati.." Ucap ria dan semua pengunjung bertepuk tangan sambil melihat kearah panggung.
Musik berbunyi ria pun siap bernyanyi, disaat ria bernyanyi banyak yang memberi tepuk tangan kepada ria.
Ada satu nama suatu masa dulu
Pernah bawa dan beri bahagia
Hingga saat ini
Masih ku abadikan di dalam hatiku
Dengan satu rasa dalam satu cinta
Sewaktu kita bersama dulu
Hanya kita yang tahu
Dalam mana telah cinta
Kita memutik
Walau akhir ini seakan terpisah
Oleh masa dan suasana tak dipinta
Namun percayalah tidak sedikit pun
Kasihku kepadamu surut dan berubah
Pasti suatu masa kan bersama lagi
__ADS_1
Engkau dan aku pasti jua nikmati
Cinta yang istimewa
Walau ku tak pasti bilakah masanya
Kau dan aku akan bertemu
Untuk kita kembalikan keindahan dulu
Walau akhir ini seakan terpisah
Oleh masa dan suasana tak dipinta
Namun percayalah tidak sedikit pun
Kasihku kepadamu surut dan berubah
Ria menyanyi sambil meneteskan air mata, entah kenapa saat menyanyikan lagu ini ria teringat masa indah bersama almarhum bayu.
Pasti suatu masa kan bersama lagi
Engkau dan aku pasti jua nikmati
Satu cinta yang indah
Walau ku tak pasti bilakah masanya
Kau dan aku akan bertemu
Untuk kita kembalikan keindahan dulu
Dengan satu rasa dalam satu cinta
Sewaktu kita bersama dulu
Hingga kita kan bertemu
Kemudian hari
Setelah musik selesai semua memberikan tepuk tangan, ria tersenyum sambil mengusap air mata yang tiba-tiba keluar saat menyanyikan lagu itu.
Dilihatnya para pengunjung banyak yang terhanyut dalam lagu yang dibawakan oleh ria, terbukti banyak anak muda dan orang dewasa yang ikut meneteskan air mata disaat ria menyanyikan lagu.
"Lagi-lagi..." Teriak para pengunjung dan pegawai di cafe itu.
"Bagaimana, apa ria mau menyanyikan satu lagu lagi, mungkin 15 menit lagi vokalisnya baru sampai." Tanya bang yoga kepada ria.
"Baiklah bang, ria akan menyanyikan satu lagu lagi." Jawab ria, kemudian membisikan lagu kepada bang yoga dan mendapatkan anggukan kepala bertanda semua setuju.
"Baiklah lagu kedua berjudul 'Ayah.." Ucap ria kemudian musik pun berbunyi dan ria mulai menyanyikan lagu.
Di mana ... akan kucari
Aku menangis, seorang diri
Hatiku, slalu ingin bertemu
Untukmu, aku bernyanyi
__ADS_1
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
Ria bernyanyi dengan penuh perasaan, hatinya tersentuh saat melihat seorang ayah sedang menggendong anak perempuannya yang sedang menangis, ada rasa iri dihati ria karena sejak kecil ria tak pernah merasakan hangatnya dekapan ayah.
Lihatlah . hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah, aku ingin bertemu
Denganmu, aku bernyanyi
Setelah ria bernyanyi semua memberikan tepuk tangan untuk ria, ria tetap berdiri diatas panggung sambil mengucapkan beberapa kata yang dikhususkan untuk anak dan orang tuanya.
"Permisi sebelum saya turun dari panggung ijinkan saya menyampaikan sebuah pesan nasehat untuk kalian para orang tua dan anak." Ucap ria.
Kemudian semua memperhatikan ke arah ria.
"Saya ingin menyampaikan sebuah nasehat untuk kalian semua, jagalah keluarga kalian, bagi orang tua didiklah dan beri anak kalian kasih sayang, cinta dan perhatian, anak adalah anugerah dari tuhan yang harus dijaga dan dilindungi, dan untuk seorang anak, marilah kita sayangi, kita lindungi, dan kita jaga orang tua kita, kita buat orang tua kita bahagia selagi mereka masih ada, ingatlah penyesalan terbesar anak adalah saat orang tua pergi untuk selamanya dan kita belum sempat membahagiakan mereka, disaat itu semua kemewahan, kekayaan bahkan isi dunia tiada artinya lagi, jadi bersyukurlah kalian yang masih memiliki orang tua dan keluarga, jaga dan sayangilah mereka selagi kalian masih bisa berkumpul bersama, sekian dan terimakasih." Ucap ria kemudian turun dari panggung dan mendapat tepuk tangan dari semua orang.
Setelah turun dari panggung ria kembali duduk dimeja yang tadi dia tinggalkan, tak lama kemudian seorang pria muda menghampirinya.
"Permisi adik, saya selaku pemilik cafe mengucapkan banyak terimakasih karena adek telah berkenan untuk naik ke panggung." Ucap pria itu.
"Tak apa om, justru saya yang sangat berterimakasih karena sudah diberi kesempatan untuk menyumbang lagu.." Jawab ria sambil tersenyum.
"Sebagai hadiah terimakasih dari kami, ini vocer makan dan minum gratis di cafe kami, adek bisa tukar ke kasir, sekali lagi terimakasih, saya permisi." Ucap pemilik cafe sambil memberikan dua kupon vocer.
"Baiklah terimakasih om.." Jawab ria.
Setelah itu ria mengirim pesan kepada yoga, dia tak sempat pamit karena yoga masih sibuk manggung.
Setelah mengirim pesan ria menukarkan vocer kepada kasir dan membungkus makanan untuk neneknya.
"Lumayan vocer tadi bisa ditukar dengan makanan dan minuman, nenek pasti suka." Ria berbicara dalam hati sambil berjalan keluar cafe dan membawa kresek berisi makanan.
Setelah sampai dirumah ria memberikan neneknya plastik berisi makanan dan minuman, kemudian ria masuk kedalam menaruh plastik yang belanjaan untuk bikin kue.
Saat malam hari saat ria sedang bersantai dan memainkan hpnya tiba-tiba ria mendapatkan pesan chat dari bang yoga.
Ria besok tak usah kerja, abang sudah minta seseorang menggantikan kita besok, besok abang ingin ajak kau ke suatu tempat, dan tolong kirim alamat rumah kau ya, besok abang jemput. Isi pesan itu.
Ria pun mengirimkan alamatnya, dan dibalas tanda jempol oleh bang yoga.
Terimakasih sudah mau mampir😍😍
jangan lupa untuk memberikan rate 5 like dan komentarnya ya 😊😊😊
Dukungan kalian berarti bagiku 😘😘
__ADS_1