
Malam pun tiba,juan sudah datang kerumah atrees untuk menjemput atrees.
Bibi pun mempersiapkan juan untuk masuk ke dalam rumah sesuai dengan perintah atrees.
Sambil menunggu ztrees yang masih bersiap, juan sibuk dengan ponselnya. Beberapa menit kemudian atrees sudah selesai berdandan dan langsung menemui huan di ruang tamu.
"Gue udah siap, kita mau berangkat sekarang? "ucap atrees yang membuat juan langsung menoleh ke arah atrees.
" Atrees? Ini beneran loe? "tanya juan.
" Yaiyalah, terus loe pikir siapa? "
Juan melihat atrees dari atas sampai kebawah.Ia tak menyangka atrees terlihat tambah cantik menggunakan mini dress dengan rambut di urai.
" Loe cantik banget trees."ucap juan.
"Makasih juan. Kalau loe ngeliatin gue terus, kapan kita mau berangkat? "tanya atrees yang membuat juan langsung tersadap dalam lamunannya.
" Eh iya, gue sampai lupa. Habis loe kelewat cantik malam ini. Ayo tuan putri kita berangkat." ucap juan sambil mengulurkan tangannya.
Atrees pun menerima uluran tangan dari juan. Juan kemudian menggandeng tangan atrees keluar dan membukakan pintu mobil untuk Atrees.
"Silahkan masuk cantik. "ucap juan.
" Makasih juan. "jawab atrees.
Selama di dalam mobil,juan selalu mencuri pandang ke arah atrees. Hingga tanpa terasa mereka tiba di restoran yang sudah di booking juan khusus untuk mengajak atrees dinner malam ini.
Atrees mulai bingung karna tak ada satu pengunjung yang berada disana.
"Juan, restorannya kok sepi ya. Padahal tempatnya asyik dan menarik loh. "ucap atrees.
" Loe suka gak trees? "tanya juan.
" Suka banget. Gue baru sekali kesini. Dan gue langsung suka sama suasananya. Loe sering kesini? "tanya atrees.
" Gak sih tress. Gue juga baru sekali kesini. Tadi gue buka google aja cari tempat yang bagus. Terus gue nemu tempat ini. Yaudah loe buruan pesen makan sama minum. Sekalian pesen in buat gue ya. "
" Lah gue gak tau selera loe juan. "tanya atrees.
" Apapun yang loe pilih pasti gue makan kok. " Jawab juan sambil terus memandangi wajah Atrees.
" Dasar raja ngegombal. "ucap atrees dan membuat juan langsung tertawa.
Sambil menunggu pesanan mereka, atrees dan juan saling bercanda. Berkat juan, atrees sedikit melupakan rasa sakit hatinya pada danindra.
__ADS_1
Akhirnya pesanan mereka tiba, atrees dan juan pun langsung menyantap makanan mereka. Di sela sela makan, juan mulai bertanya pada atrees tentang hal yang membuatnya sedih tadi siang.
"Tress, gue boleh tau gak kenapa loe bisa nangis tadi siang? "
" Owh gue ya, lagi PMS juan. Sebenarnya gak ada masalah sih. Cuma gue sedikit cengeng aja kalau lagi PMS. "Bohong atrees.
" Owh gue kira loe ada masalah di kampus."
"Snggak kok. Loe aja yang suka mikir negatif mulu. "
" Hahha, iya karna gue terlalu khawatir sama loe. "
Tanpa banyak bicara, juan langsung menyatakan perasaannya pada atrees.
" Tress, gue mau jujur sama loe. "ucap juan.
"Jujur tentang apa juan?" Tanya atrees.
Juan kemudian mengajak atrees berdiri dari kursinya dan menuju tepi kolam renang di restoran tersebut.
Ternyata banyak bunga mawar yang bertuliskan nama atrees di dalam kolam renang.
"Juan ini maksudnya apa? "tanya atrees.
" Tress, dari awal kuliah gue udah merhatiin loe. Dan semenjak kita dekat, gue merasa nyaman sama loe. Disini gue mau bilang kalau gue cinta sama loe. Apa loe mau jadi pacar gue? "ucap juan yang membuat mata atrees berkaca kaca.
" Juan, kenapa loe suka sama gue. Gue gak pantes dapet cowok kayak loe. Gue cuma cewek broken home yang emosinya bisa naik dan turun. "jawab atrees.
" Gue gak peduli tress, karna selama ini yang gue lihat loe gak seperti itu. Loe cewek manis, lembut, perhatian dan penyayang. Jadi tolong jawab pertanyaan gue. Loe mau gak jadi cewek gue? "tanya juan kembali.
Atrees hanya terdiam lama. Hatinya bimbang dengan pernyataan cinta juan. Jika ia menerima juan, ia sendiri tidak yakin akan bisa mencintai juan. Karna hatinya sudah dimiliki Dsnindra. Namun di lain sisi, dia mengingat ucapan cena tadi siang.
"Juan,gue bisa minta waktu buat jawab ini semua? "tanya atrees.
" Iya tress gue bakal nunggu jawaban loe. Dan gue berharap loe bisa nerima gue. "jawab juan.
" Iya Juan, secepatnya gue akan kasih jawaban ke elo. Makasih ya buat surprisenya malam ini. By the way loe yang booking seluruh restoran? "tanya atrees.
" Iya, karna gue mau suasana yang romantis malam ini dengan loe. "
" Ahh Juan, gue berasa melayang nih. "
" Jangankan malam ini, setiap hari gue akan buat loe melayang saat berada disamping gue. " ucap juan yang membuat wajah atrees langsung memerah.
Di lain tempat, danindra yang merasa bersalah pada atrees pergi je rumah atrees sekaligus ingin mengungkapkan perasaannya pada atrees malam ini.
__ADS_1
.. Ting Tong..
Suara bel rumah atrees.
Bibi pun langsung membukakan pintu rumah.
"Malam bi, atrees nya ada? " tanya danindra.
" Owh mas nya tadi ya? Maaf mas, mbak atrees baru pergi tuh. "
" Kemana ya bi? "tanya danindra.
" Wah bibi gak tau. Tapi tadi pergi sama temennya namanya mas juan mas. "
" Juan bi? Pergi kemana ya bi? "Desak danindra yang mulai merasa cemburu.
" Kan bibi tadi udah bilang mas, bibi gak tau. "tegas bibi.
" Yaudah kalau gitu, saya pamit bi. Nanti kalau atrees udah pulang, bilang aja di cari danindra. "pesan danindra.
Perasaan danindra mulai cemas dan takut, karna mendengar atrees yang keluar dengan juan. Ia pun menunggu atrees pulang dari dalam mobilnya yang terparkir di samping rumah atrees.
2 jam kemudian...
Danindra mulai merasa jenuh dan kesal. Dan akhirnya danindra memutuskan untuk pulang tanpa bertemu dengan atrees.
"*L*oe lagi ngapain sama juan tress. Bahkan sampai malem loe belum pulang. Loe dibawa kemana sama Juan. Kenapa susah banget buat ketemu loe tress." batin danindra
Sedangkan atrees dan juan kini sedang pergi di taman kota sambil membeli jagung bakar. Karna waktu yang sudah malam, atrees pun diantar juan pulang kembali ke rumahnya.
Sesampainya disana, juan mangantar atrees hingga di depan pagar rumahnya.
"Trees gue langsung pulang ya. Dan gue berharap loe segera kasih jawaban. "
" Iya juan. Yaudah loe hati hati ya. "ucap atrees.
" Iya, selamat malam trees. Mimpi indah ya. "kata juan sambil mengelus rambut atrees.
" Malam juga juan. Makasih ya buat hari ini. "
" Sama sama. "
Juan pun kembali ke dalam mobilnya dan langsung pulang kerumahnya. Sedangkan atrees masih terdiam melihat kepergian juan.
" Kenapa loe malah nembak gue juan? Apa yang harus gue lakuin sekarang. Hati gue udah terlanjur jatuh ke danindra, tapi gue yakin danindra gak pernah punya perasaan sama ke gue. Jadi buat apa gue mikirin dia lagi. Dan kenapa bayang bayang danindra selalu muncul saat gue sama loe juan. " gumam atrees dan setelah itu ia masuk ke dalam rumah.
__ADS_1