
Baru saja mereka bertiga masuk ke toko handphone, cena langsung menunjuk handphone yang sudah lama ia incar.
"Kak, gue mau handphone yang ini dong." teriak cena sambil menunjuk handphone yang sudah lama ia incar.
Atrees pun mulai merasa malu pada danindra karna sikap cena.
"Cena, loe yang sopan dikit. Jangan bikin malu kakak. "tegur atrees.
" Udah biarin aja. Loe jadi cewek jangan galak galak. Cepet tua baru tau rasa. "ledek danindra.
Danindra kemudian membayar handphone untuk cena ke kasir. Dan setelah itu danindra berusaha mengajak atrees dan cena untuk pergi jalan jalan sambil berbelanja beberapa pakaian.
Bukan cena namanya, jika ia tak langsung mengiyakan penawaran dari danindra.
"Kakak mau beliin gue baju juga? "tanya cena.
" Loe mau? "tanya danindra balik.
" Ya mau lah kak. Mumpung gretong. Wah andai aja pacar kak atrees kayak kakak. Hidup gue bakal bahagia banget. Mau apa apa langsung kesampaian. "ucap cena yang langsung mendapat cubitan dari atrees.
" Itu mulut ya, mau gue cubit juga. Jangan asal ngomong. Loe itu sekolah gak sih? "kesal atrees.
" Ih kakak, gue gak asal ngomong. Gue yakin kak danindra naksir kan sama kak atrees? Udah putusin aja pacar kakak. Gue lebih setuju nih sama yang ini. "goda cena kembali.
Danindra kini mulai salah tingkah karna ia selalu mendapat pujian dari cena. Dan untuk mengalihkan topik pembicaraan danindra langsung membawa cena masuk ke dalam distro langganannya.
" Ayo masuk, loe pilih aja sesuka loe."
"What?serius kak? Gak lagi prank kan? "tanya cena.
" Ya enggak lah. Udah buruan sana. Gue mau nyusul kakak loe yang masih ngambek diluar. "ucap danindra.
" Udah kak, kalau kak atrees ngambek tinggal di cium aja, ntar juga marahnya hilang. Gue yakin kak atrees sebenarnya juga suka sama loe kak. "ucap cena.
" Hahahaha, bisa aja loe. Emang loe ikhlas kakak loe gue cium? "
" Ikhlas banget kak,kalau bisa jangan cuma cium terus di jadiin pacar. Sekalian aja lamar kak atrees jadi istri loe, gue pasti orang pertama yang akan dukung kalian,ya walaupun gue tahu pasti papa dan mama akan nolak kakak. "
" Maksud loe? "
" Eh enggak kak,udah buruan susul kakak susul kak atrees. Daripada kak atrees ntar ngambek beneran, berabe jadinya. "
" Oh yaudah, loe buruan pilih pilih dulu. Gue mau susul atrees. "ucap danindra.
" Oke calon kakak ipar."jawab cena yang membuat danindra tersenyum mendengar ucapannya.
Danindra kemudian keluar dari distro dan menemui atrees yang berada di luar.
"Loe ngapain disini, mendingan loe ikut masuk. Cena juga nungguin loe di dalam. " ajak danindra yang sudah menggandeng tangan atrees.
" Lepas ndra. Gue gak suka cara loe yang manjain adik gue. Loe udah beli handphone mahal buat dia, sekarang loe beliin dia baju semaunya. Maksud loe apaan sih? Loe mau buat gue hutang budi banyak sama loe? "gertak atrees.
Atrees yang hatinya mulai marah, tak mendapat tanggapan dari danindra. Justru kemarahannya barusan malah mendapat tawa dari danindra.
" Loe ngapain ketawain gue? "tanya atrees.
" Ya habis hidup loe ribet amat sih. Gak bosen apa apa tiap hari marah, nangis, baper mulu. Mumpung kita di Mall, kita refreshin ini otak. Jadi buat happy aja. "
" Hah?? Emang loe udah gangguan jiwa. Capek gue debat sama loe. Mending gue ajak cena pulang dan loe kalau mau buang buang uang jangan ajak ajak gue sama adik gue. Ngerti?? "teriak atrees sambil berjalan meninggalkan danindra.
Namun saat ia melewati danindra dengan cepat danindra menarik tangan atrees dan mencium pipinya.
__ADS_1
Cupp..
Ciuman dari danindra barusan langsung menghentikan langkah atrees. Dan atrees yang merasa marah dan kesal hendak menampar pipi danindra. Tapi untuk kali ini, danindra dengan cepat menangkap tangan atrees yang sudah berada tepat di depan wajahnya.
"Danindra,loe itu!! " teriak atrees.
" Apa?gue kenapa? "
" Kenapa sih loe suka banget cium gue. Makanya buruan loe punya pacar, biar gak nempel sama pacar orang terus. "kesal atrees.
" Ohh sombong mentang mentang udah punya cowok. Ngapain loe ngeliatin gue kayak gitu? Loe mau marah atau nampar gue? Ya mending loe marah sama nampar adik loe aja. Orang gue cuma ikutin amanah dia. Kalau loe marah atau ngambek, gue disuruh cium loe. "
" Loe mending diem dan gak usah cari pembelaan buat diri loe sendiri! "teriak atrees.
" Ya terserah loe mau percaya apa enggak. Toh anaknya masih ada di dalam kan? Loe bisa tanya, dia ngomong gitu beneran atau gue yang buat buat cerita. Ayo masuk, tanya sendiri sana sama adik loe!"ucap danindra.
Atrees hanya bisa diam mendengar penjelasan dari danindra. Dan akhirnya ia menurut pada danindra untuk masuk kedalam distro.
"Dasar cena, gampang banget sih di sogok. Pasti sekarang danindra tambah seneng karna hutang budi gue tambah banyak sama dia. Arrghh, tau gini gue gak ikut ajakan cena tadi dan gue juga gak harus nyuruh danindra nyusulin gue. Bener bener sial hari ini. Udah mau di jodohin,sekarang gue seharian harus nemenin dia jalan. Apes apes apes... " batin atrees.
Setelah berbelanja, danindra kemudian mengajak atrees dan cena untuk pergi ke wahana permainan. Dan mereka bertiga menghabiskan seharian waktu mereka di tempat itu.
Mama priska kini sudah mulai membuka matanya. Ia melihat mantan suaminya itu tidur disampingnya, tanpa menggunakan sehelai kain. Bahkan dirinya pun juga sama.
Mama priska pelan pelan mulai turun dari ranjang. Namun tangannya langsung di tarik oleh pak destian, hingga dirinya kembali jatuh dalam pelukan pak destian.
"Kamu mau kemana priska. Aku masih ingin melepas rinduku bersama kamu. "bisik pak destian sambil mengeratkan pelukannya.
" Mas lepas, ini semua kesalahan. Gak seharusnya kita melakukannya lagi. Aku dan kamu bukan lagi sepasang suami istri. "jawab mama priska.
" Terus kenapa priska. Aku sudah berusaha melupakan kamu, tapi aku gak bisa. Bahkan sampai sekarang aku belum bisa membuka hatiku buat wanita lain. "
" Mas, sudahlah jangan bahas itu. Ini semua sudah terjadi. Dan bukannya kita sudah memutuskan untuk mengakhiri semuanya? Jadi jangan di sesali lagi. Biarkan aku pergi mas. Aku gak mau jika cena melihat kita sekarang. "
" Priska,apa sebaiknya kita rujuk lagi? Bukannya itu juga kemauan dari anak anak kita. Dan bukannya kita juga masih saling cinta? "tanya pak destian.
" Gak segampang itu mas. Hati ku masih sakit dengan semua tekanan yang dulu kamu berikan sama aku. Kamu selalu meminta aku menuruti perkataan kamu. Bahkan kamu memaksa aku buat berhenti kerja. Mungkin benar kata kamu mas, kita memang masih saling mencintai. Tapi jalan pikiran kita berbeda mas, dan sampai kapanpun kita tidak akan pernah akur. Sekarang biarkan aku membersihkan badanku mas, dan setelah itu aku mau pulang. Aku takut atrees marah sama aku. "
" Ya sudah priska. Tapi apa kamu gak keberatan jika aku mengantar kamu pulang?"
"Gak usah mas, aku bisa pulang sendiri. Lagian aku juga bawa mobil. "
" Baik kalau itu mau kamu. Tapi terima kasih untuk hari yang indah ini. Sudah lama aku tidak merasakan permainan dari kamu. Ternyata kamu tidak berubah priska. "
" Tolong jangan diangat ingat lagi kesalahan kita hari ini. Permisi mas aku mau ke kamar mandi dan setelah itu aku pamit pulang. "ucap mama priska sambil berjalan meninggalkan pak destian.
" Priska, aku juga gak tahu kenapa aku susah melupakan kamu. Kamu itu satu satunya wanita yang aku cintai dari dulu. Tapi kenapa priska, kamu gak pernah mau ikutin semua ucapanku. Andai saja kamu tidak pernah melawan perintahku. Pasti kita masih menjadi sepasang suami istri dan kita tidak akan mengorbankan perasaan atrees dan cena. " batin pak destian.
Namun lamunan pak destian seketika buyar, saat melihat panggilan di layar ponsel mantan istrinya.
Kriiiingg... Kriiiingg...
" Roy memanggil"
Melihat ada laki laki yang menelpon, pak destian mulai kesal dan marah. Perasaan cemburunya kini berapi api. Dan ia mengira jika mama priska tidak mau kembali de ga dirinya karna ia sudah memiliki kekasih.
"Siapa itu Roy?atau jangan jangan dia kekasih priska. Jadi ini alasan kamu gak mau kembali sama aku. Ternyata kamu sudah memiliki kekasih. Aku gak menyangka, aku kira kamu mau bercinta lagi denganku karna kamu masih mencintaiku. Tapi aku salah. Atau mungkin kamu juga sudah melakukannya bersama Roy? " gumam pak destian.
Tak berapa lama,mama priska keluar dari kamar mandi dan hendak pulang kembali ke rumahnya. Namun ia melihat wajah mantan suaminya seperti menahan marah.
" Mas, aku mau pulang dulu. Muka kamu kenapa muram gitu? Apa kamu baru ada masalah."tanya mama priska.
__ADS_1
Namun ucapan mama priska hanya di balas dengan tatapan tajam dari pak destian.
"Sekarang aku tahu alasan kamu gak mau kembali denganku dan mengembalikan impian anak kita. Ternyata kamu sudah memiliki kekasih. Dan setelah apa yang terjadi dengan kita barusan, apa kamu juga melakukannya bersama laki laki itu? "ucap pak destian dengan lantang.
Mama priska hanya bisa menangis mendengar perkataan pak destian yang tidak secara langsung menghina dan merendahkan dirinya. Ia pun langsung mengambil tas dan hendak pergi dari rumah mantan suaminya itu.
" Kenapa kamu gak jawab pertanyaanku? Aku gak nyangka, kamu jadi wanita murahan kayak gini. " ucap pak destian.
Mama priska pun kembali dan kini dia berdiri di depan mantan suaminya. Ia pun langsung memberi tamparan keras di pipi kanan pak destian
Pllakkk....
" Cukup kamu hina aku mas. Aku bukan wanita yang kamu sebut barusan. Biarpun aku janda, aku masih nisa jaga kehormatanku. Tapi bodohnya aku bisa melakukannya bersama kamu hari ini. Dan aku bersumpah, aku gak akan mengulangi kebodohanku ini lagi. "
" Hahahaha, kalau memang benar kamu tidak memiliki kekasih, kenapa tadi ada panggilan berkali-kali dari roy? Jangan bilang dia rekan kerja kamu. Alasan kamu itu udah basi. "ucap pak destian.
" Jadi semua cuma gara gara roy nelpon aku,dan kamu bisa langsung merendahkan aku seperti pemikiran kamu. Ini mas yang buat aku susah kembali sama kamu. Aku gak mau jatuh kembali ke lubang yang sama. Awalnya tadi aku ingin memikirkan ajakan kamu untuk rujuk kembali, tapi sekarang aku sudah mantap untuk tidak kembali lagi sama kamu. Permisi. "pamit mama priska.
" Oh iya satu lagi, soal roy. Dia itu memang partner kerja aku dan dia juga bekas temen SMA ku dulu. Dia sudah berkali-kali mengutarakan perasaannya sama aku, tapi aku selalu menolak dia karna aku masih belum bisa melupakan kamu. Tapi mulai hari ini, aku akan pertimbangkan tawaran roy. Karna aku ingin membuka lembaran baruku bersama orang lain bukan dengan orang yang sama. " tegas mama priska sambil mengusap air matanya.
Setelah kepergian mama priska, pak destian hanya bisa menyesali ucapannya barusan.
" Bodoh kamu destian. Apa yang sebenarnya di otak kamu. Kenapa kamu selalu mementingkan emosi kamu tanpa menanyakan dulu pada priska. Terus gimana kalau sampai priska kembali menikah dengan laki laki itu. Enggak, aku gak mau. Setahun ini aku sudah merasa kehilangan priska, dan aku sadar jika aku masih mencintainya begitu juga sebaliknya. Aku ingin kembali bersama kamu priska. Dan kita akan jadi keluarga yang sempurna kembali. " batin pak destian.
Kini waktu sudah mulai malam. Cena kemudian berpamitan pada atrees dan danindra untuk pulang. Sedangkan cena meminta danindra untuk mengantarkan atrees pulang.
" Kak, loe balik sama kak danindra ya. Kak danindra, gue titip kak atrees ya. "ucap cena.
" Oke cena. "jawab danindra.
"Loh dek kok gitu sih. Kan tadi loe janji mau nganterin gue pulang." sahut atrees.
"Udah deh kak, mau yang anter siapa aja yang penting loe sampai rumah kan? Udah dulu ya kak danindra, gue cabut. Bye kak atrees. "
" CENA.... " teriak atrees namun tak di gubris oleh cena.
Danindra hanya tertawa melihat kekesalan di wajah atrees karna keusilan cena.
" Mau sampai kapan loe berdiri di situ. Ayo buruan masuk mobil, gue anterin loe pulang sekarang. "ajak danindra.
Dan lagi lagi atress gak bisa menolak permintaan danindra. Selama di perjalanan, danindra dan atrees sama sama diam. Dan tak terasa, kini mobil danindra sudah tiba di depan rumah atress.
" Trees udah sampai, maaf gue langsung cabut aja ya. Udah malam juga. "
" Iya, makasih ya ndra karna loe hari ini udah nraktir gue dan adik gue. Bahkan loe juga beliin dia handphone baru. "
" Iya sama sama. Gue juga makasih, karna loe dan cena udah buat gue lupa sama masalah gue dirumah. Kalau gitu gue pamit ya trees. Salam buat nyokap sama bibi loe. "ucap danindra.
" Maksud loe bibi siapa? "
" Ya bibi pembantu rumah loe lah. Emang siapa lagi? "
" Apa?? Bibi? Jangan bilang karna loe kehabisan stok cewek, loe naksir bibi gue ya. "goda atrees.
" Eh loe kira gue suka sama emak emak? Daripada sama bibi, mending gue sama anak majikannya lah. "
" Tuh kan mulai. Udah ah, gue masuk ya ndra. Sekali lagi thanks buat hari ini. "
" Iya. "
Setelah turun dari mobil danindra dan melihat kepergiannya, atrees pun langsung masuk je dalam rumahnya.
__ADS_1
Namun tanpa disadari atrees, juan melihat Atrees dari kejauhan. Dan ia melihat atrees turun dari mobil danindra dengan wajah bahagia.
" Owh ternyata gak cuma gue yang main belakang,loe juga sama aja. Danindra,loe mau balas dendam sama gue. Dan loe mau ambil atrees dari gue? Jangan mimpi loe ndra, karna sampai kapanpun atrees cuma milik gue. " batin juan yang langsung menyalakan mesin mobilnya dan pergi dari tempat itu.