
Cafe malam ini begitu rame.
yessi, Lina, Andine, Imel memgambil temoat dipojokan cafe.
Andine: Emang loe udah di lamar ama calon mertua loe Lin
Lina: Humm jawabnya tak bersemangat
Andine: Loe jawab apa??
Lina: gak tau
Imel: Gimana seh loe Lin??? kenapa gak loe iya in aja
Lina: Gua belum kepikiran nikah
Imel: kenapa? loe masih ingat semuanya??
Lina: Humm
Imel meraih tangan Lina
Imel: Gak semuanya akan bernasib buruk di saat pernikahan nya Lin! Mungkin aku, ibumu dan kakamu adalah wanita yang tidak beruntung. Tapi melihat Adrian sepertinya dia tidak seperti itu.
Lina: ahhh pusing ahh mel kita lihat aja nanti
Andine: Loe gak boleh gitu Lin. jangan loe kasih harapan palsu juga sama Adrian.
Lina: Gua aja masih bingung sama perasaan gua
Yessi: Tapi loe suka kan sama dia
Lina: gua gak tau ini perasaan apa yang pasti kalau dia jauh aku pasti kangen sama dia
NAHHHHH serentak ketiga sahabatnya mengatakan itu yang membuat beberapa pasang mata melihat mereka.
Berisikkk sehh kata Lina
Berarti kamu suka sama dia Lina sahut Imel.
Bodo ahhh gak mikirin kita makan aja dulu tuh pesanan sudah datang.
Adrian yang telah sampai di bandara langsung menanyakan keberadaan kekasih nya itu. Dia ingin melihat reaksi kekasinya itu yang selalu menutupi perasaannya.
Kamu dimana sayang??
Lina: Di cafe biasa!
Adrian: ohh ok malam
__ADS_1
Lina: Malam juga
Adrian menuju cafe yang di maksdu oleh Lina.
Butuh waktu 30 menit Adrian sampai di tujuannya. Dia mencari kekasinya itu dan matanya menemukannya di pojok. Melihat kekasihnya yang sedang menikmati lagu yang di lantunkan penyanyi cafe itu.
Adrian menghampiri salah satu pelayan disana dan memeberikan secarik kertas untuk di berikan kepada penyanyi itu.
Adrian memilih tidak menghampiri Lina dulu.
Sebentar sebentar.. penyanyi itu menghentikan gitar nya. Penyanyi tampan itu memang selalu ada di cafe itu untuk menghibur para pelanggan itulah yang membuat ketiga sahabat itu selalu nongkrong disana karena Andine menjadi oengangum rahasianya.
Ada surat neh.. saya bacakan ya
*untuk kekasihku yang cantik di pojok sana
Lina aku merindukan mu
Adrian*
Lina kaget tapi senyam senyum dengan apa yang di bacakan penyanyi itu, matanya langsung berkeliling mencari sosok yang memberikan surat itu.
Suara pengunjung cafe pun riuh.
Yessi, Andine, Imel tertawa melihat reaksi Lina. Ahh katanya gak ada rasa ledek Andine.
Lina berdiri dong perintah penyanyi itu
ne lagu dari Adrian buat kamu..
Cantik
Ingin rasa hati berbisik
Untuk melepas keresahan
Dirimu
Oo cantik
Bukan 'ku ingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
__ADS_1
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja 'kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Cantik
Bukan 'ku ingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja 'kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ingin 'ku berjalan menyusuri cinta
Cinta yang abadi untukmu selamanya
Heei heyayaya heya yaya heya
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Suasana di cafe pun sedikit riuh. Gak kangen??? Bisik Adrian dan membentangkan tangan nya.
Apaan seh Lina menurunkan tangan Andrian.
Malu tau banyak orang bisik Lina.
__ADS_1
Nanti kalau gak ada orang peluk ya bisik Adrian.
Hummmm