
Sayang ... sayang...
sayup sayup Lina mendengarnya...
dia pun mencoba bangkit dari tidurnya.
Ada apa Ian?? sambil mengucek matanya
Badan ku panas yang , aku haus mau minum
Dengan cepat Lina menaruh telapak tangan nya di dahi Adrian. Benar saja suhunya sangat panas.
Bentar aku ambil minum dulu.
Lina beranjak dari kasur dan dengan cepat kembali lagi membawa air putih.
Minumlah ..
Lina membatu Adrian untuk duduk di ranjang.
Aku ambil air dulu ya buat kompres kamu!
kamu punya obat obatan gak di rumah??
Ada ambil saja di atas kulkas di dalam kotak itu.
Lina buru buru mengambilnya, dan memberikan pada Adrian.
Merebahkan Adrian kembali dan mulai mengkompresnya.
Pasti ini karena kamu kelelahan Ian.
apa kita kerumah sakit aja??
Gak perlu nanti juga sembuh jawab Ian yang tetap menutup matanya.
Yang...
Hummm
kepalaku pusing bangat...
Lina menghentikan kompresnya dan mulai memijit kepala Adrian.
Kau begitu khawatir kah aku sakit?? tapi kenapa tak mau memberi hatimu seutuhnya untukku umpat Adrian dalam hatinya sambil menikmati pijitan Lina.
Tak lama Lina melihat Adrian sudah tidur terlelap. Dia pun mencoba untuk tidur kembali karena waktu masih pukul 02.00 pagi.
Adrian terbangun dari tidur nya dan mencium aroma masakan.
__ADS_1
Lina begitu kaget saat Adrian memeluknya dari belakang.
Kamu bikin kaget aja Ian.
Katamu kamu gak bisa masak??
Ahhhh waktu itu aku hanya bercanda, pengen mencicipi masakan mu saja. Gadis desa kaya aku pasti bisa masak lah Ian.
Aku pengen tau semua tentang masa lalu mu yang.
Kamu pengen tau tapi aku pemgen melupakannya Ian.
Ohh ya bagaimana keadaam mu?
Aku udah baikan kok.
Ceritalah sedikit Yank kenapa kamu sampai begitu sama ayahmu.
Lepasin dulu pelukan mu dan makan lah baru aku akan cerita.
Baiklah baiklah... Adrian langsung melepas tangan nya dan mulai melahap nasigoreng buatan Lina.
Tadi gak ada apa apa di kulkas mu, hanya itu yang bisa aku buatkan.
Gak apa apa sayang enak kok.
Dengan cepat Adrian menghabiskan makanan nya karena dia begiru penasaran dengan cerita Lina.
Ian ayahku memang seorang dosen. Tapi kamu tau dia adalah seorang pemabuk berat, suka memukuli istrinya dan anaknya, dan suka juga bermain perempuan.
Aku kabur dari rumah Ian karena aku sudah gak sanggup dengan kelakuannya.
Malam itu mbak reni datang kerumah karena dia habis dipukulin oleh suaminya yang mabuk juga.
Mbak ku sudah capek juga setiap saat di pukuli oleh suaminya. Dia menceritakan semuamya kepada ibu dan aku. Ayah yang baru saja pulang dengan mabuk dan mendengar cerita mbak reni bukannya mengasihinya atau membelanya malah ikut memukuli mbak Reni karena mbak ku berniat untuk menceraikan suaminya.
Kenapa mbak mu selalu dipukuli suaminya???
Karena mbak ku tak kunjung hamil, sudah 2 tahun mereka menikah tapi mbakku gak hami hamil juga itulah alasannya melakukan itu.
Trusss???
Aku gak kuat melihat semua perlakuan ayahku sampai aku pun melawan dan memukulnya.
Aku marah saat itu karena dia juga ikut menyalahkan kakaku.
falcbackon
Kamu tau reni kamu sama aja dengan ibumu. Ibumu tidak nisa memberikan aku anak laki laki dan kamu tidak bisa memberikan suamimu anak pantas saja suamimu memukulimu.
__ADS_1
Plakk
Lina yang kesal denga omongan ayah nya menampar ayah nya dengan keras.
Lelaki tidak tau di untung.
Lina.. linaa sudah teriak ibunya.
Apa ibu mau membela pemabuk seperti ini..
Dia ayah mu nak isak tangis ibunya mulai terdengar
Apa dia pantas disebut ayah?? pemabuk,, dan suka memainkan wanita ini.
Dengan alasan ibu tak bisa memberikan dia anak lelaki dia harus memukulimu.
cuihhh bedebah dengan ini semua..
Lina pergi ke kamar dan menyusun baju nya dan pergi meninggalkan rumah itu.
flashbackoff
Apa pantas dia berbuat begitu Ian??
Lina menangis mengingat semuanya
Adrian tak bisa berkata kata dia hanya memeluk Lina.
Menangislah sampai kamu puas.
Lina semakin mengeratkan pelukannya.
Bagaimana bisa aku memaafkan nya??
Gimana???
Adrian terus memeluknya dia tau kekasih nya itu hanya butuh tempat bersandar saat ini.
Dia tak bisa berkata apa apa.
Mendengar tangis Lina sudah mulai mereda. Adrian melepaskan pelukannya dan menghapus sisa airmatanya dengan ibu jarinya.
Aku tau semuanya sakit tapi kamu sudah dewasa dan kamu harus tau semua orang pernah melakukan kesalahan. Maafkan lah.
Lina kembali menangis dan memeluk Adrian.
Dengan lembut Adrian mengelus pundak kekasih nya itu.
Aku besok berangkat ya!!
__ADS_1
Iya kalau ada apa apa kamu harus kabari aku.