
Kamu dimana Ian??
Aku sudah sampai di depan rumah sakit
kamu dimana??
Aku di depan IGD
ok aku kesana sayang.
Lina melihat ke arah mbak nya dan menggelengkan kepalanya.
Reza semakin mengganggu Reni dan reni sudah tak bisa berbuat apa apa. Hanya isak tangis yang terdengar.
Lina yang begitu kesal langsung menghampiri dan menampar Reza.
Tak terima dirinya di tampar Reza pun ingin menampar balik Lina tapi tertahan sebuah tangan yang begitu kekar.
Jangan coba coba menyentuh calon istri saya ucap Adrian melemparkan tangan Adrian.
Siapa kamu??
Kamu tak perlu tau aku siapa tapi jangan pernah menyentuh calon istriku.
Reni dan ibu nya kaget mendengar kata kata Adrian begitupun Lina.
Bisa apa kau bocah?? ejek Reza
Apa kau bisa membantu kekasih mu ini??
Apa pun yamg dia butuhkan akan aku beri.
Hahhahaha Reza tertawa mengejek Adrian.
Mereka lagi butuh duit untuk biaya operasi ayahnya dan mereka tak sanggup bayar
aku hanya meminta mantan istriku kembali dan aku akan menanggung biaya operasinya.
Ohh tak perlu repot repot mantan kaka ipar aku yang akan menanggung semuanya.
sekarang silahkan pergi darisini atau aku panggilkan satpam karena sudah membuat onar.
Denga wajah penuh amarah dan wajah menanggung malu Reza pun keluar darisana.
Kau tak apa apa kan sayang???
__ADS_1
Lina hanya mengangguk.
Adrian mengulurkan tamgan nya kepada ibu dan Reni.
Adrian bu saya adalah calon suami Lina.
Lina yang mendengar nya pun langsung mencubit pinggang Adrian.
Sakit sayang bisik Adeian di telinga Lina.
Lina langsung menarik Adrian menjauh dari ibu dan mbak nya.
Apa kau mau membantu ku Ian??
Iya akan aku bayar biaya nya. Dengan 1 syarat.
Apa??
kau harus mau jadi calon istriku.
Kenapa kau jadi pamrih begitu??
Baiklah aku tak akan memaksanya.
Adrian berlalu meninggalkan Lina dan menuju Administrasi.
Lina pun menyusulnya mengahampiri Reni dan ibunya.
Siapa dia lin?? dia calon suamimu??
Tadinya tidak hanya pacar tapi sekarang mungkin karena dia telah membayar biaya ayah. Ucap Lina lemas.
Setelah selesai membayar biaya operasinya Adrian pun menghampiri Lina dan keluarganya.
Sudah beres bu, kita tinggal menunggu jadwal operasi.
Bagaimana keadaan ayah???
Daritadi kita belum lihat jawab Reni
Ya udah kita lihat yuk
Gleeekk
Lina orang yang pertama masuk dan langsung menghampiri ayahnya yang sudah sadar itu.
__ADS_1
Ayah... maafkan Lina.. aku gak tau ayah....
hikss....hiksss.... hiks...
Lina memeluk ayahnya dengan cepat
Ayah apa benar aku hanya anak seorang selingkuhan tanya Lina.
Ayah nya hanya menggelengkan kepalanya.
Kamu anak ayah nak... anak ayah.. jangan katakan seperti itu lagi.
Adrian yang mendengarnya begitu terkejut.
Ada apa ini bisik Adrian dalam hati.
Ibu Irma ibunya Lina tampak jelas di wajahnya raut penyesalan.
Penyeselan atas perselingkuhannya dan kebohongan nya pada anak anak nya.
Lina belum lepas dari pelukan sang ayah dia begitu menyesali setiap perkataan nya kemarin. Ayah maafkan aku hanya itu yang terucap.
Maafkan ayah nak tak bisa menjadi ayah yang baik untuk mu. Ayah terlalu memikirkan sakit hati ayah tanpa melihat kalian berdua.
Kalian sama di mata ayah. Maafkan ayah yang khilaf ini.
Pelukan mereka pun terlepas saat doker datang mau memeriksa sang ayah.
Setelah selesai di periksa dan memastikan jadwal operasinya besok dokter pun berlalu.
Ayah Lina yamg memerhatikan laki laki disamping nya pun bertanya.
Siapa dia??
Perkenalkan yah saya calon suami putri anda Lian nama saya Adrian.
Apa kalian akan menikah???
Iya pak.
Apa kau mencintai putriku??
Saya mencintainya melebihi diriku sendiri pak
Baiklah aku merestuimu kalau kamu menikah dengan nya. Sepertinya kau lelaki baik baik.
__ADS_1
Lina pasrah saja dengan keadaan saat ini karena dia yakin setelah semuanya di jelaskan Adrian akan menghindarinya.