Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
LUPA INGATAN


__ADS_3

Lina terjejut mendapati kamar Adrian tidak ada yang menempati.


Sus Adrian mana ya?? kenapa gak ada di kamarnya??


Suster itu tak bergeming hanya mengangkat bahunya untuk menjawab!! Hal itu membuat Lina frustasi.


Kenapa gak ada yang jawab saya??


Adrian kemana??


Ibu tunggu di kamar saja!! titah seorang perawat pada Lina.


Gimana saya mau nunggu di kamar kalau Adrian gak ada disana??


Dia kemana sus??? tolong jawab?? mohon Lina dengan mata berkaca kaca, tapi tetap tak ada jawaban.


Lina bermaksud menemui dokter yang menangani Adrian. Dia bangkit berlari melewati lorong lorong rumah sakit. Saat itu juga matanya menagkap Miskha dan beberapa suster mendorong tubuh seseorang di atas ranjang rumah sakit yang dia yakini adalah Adrian.


Mah... mah.. Adrian kenapa?? tanya Lina.


Miskha hanya mengelus pundak Lina, membuat Lina semakin frustasi tapi tetap ikut mendorong tubuh Adrian.


Kenapa ma??


Miskha hanya tersenyum!!


Sampai di kamar rawat Lina kembali mencecar Miskha dengan pertamyaan nya.


Mah.... jawab Lina jujur Adrian kenapa???


Adrian tadi sadar tapi dia lupa ingatan!


DEG


Cobaan apalagi ini Tuhan???


Bukannya tidak senag mendengar Adrian sadar tapi dia lupa ingatan???


Airmata Lina tak terbendung lagi antara bahagia dan sedih dengan kenyataan yang harus dilihatnya. Berbulan bulan dia menantikan kesadaran Adrian akhirnya datang juga tapi cobaan lain adalah dia lupa ingatan.


Lina menangis sesenggukan tak tahan dengan semua ini.


Miskha mencoba menenangkan calon menantu mya itu dengan sabar.


Sabar... ya Lina ini semuanya cobaan dari Tuhan. Kamu harus kuat seperti selama ini kamu kuat menunggu Adrian.


Lina mencoba kuat dan melihat Adrian yang masih menutup matanya.


Kenapa dia masih menutup matanya ma??


Dia tadi tertidur jawab Miskha kembali mengelus rambut Lina.


Papa sudah tau ma??


Sudah!!


Kenapa mama gak kasih tau Lina??


Mama tadi langsung di panggil dokter nak!!


jawab Miskha singkat.


Lina hanya mengangguk dan duduk di tepi rajang Adrian.


Di raih nya tangan Adrian dan di cium nya.


Kamu sudah bangun??


Kenapa kamu lupa samaku??


Aku kangen Ian!!

__ADS_1


Aku pengen peluk kamu!!!


Aku sayang banget sama kamu Ian.. Gak cukup kah aku menunggu lama??


Kenapa sekarang kamu malah melupakan aku??


Sakit Ian... sakit... cicit Lina terisak.


Miskha hanya termangu melihat calon menantu nya itu.


Dia tau bagaimana Lina selama ini mengurus Adrian. Setiap hari dia akan mengajak Adrian berbicara. Setiap malam dia akan begadang menemani Adrian. Bahkan badan Lina sekarang sangat kurus karena keseringan melupakan jam makannya, dia lebih banyak menghabiskan waktunya bekerja untuk membuang penat di hatinya.


Sudahlah nak dia pasti akan mengingat kamu!!!


Iya ma Lina yakin Ian akan ingat Lina.


Pasti jawab Miskha menghibur.


Perlahan tangan Adrian bergerak dan juga matanya perlahan terbuka.


Kamu siapa?? tanya Ian dan menarik tangannya.


Belum kering airmata Lina kini harus keluar lagi dengan derasnya. Lina terdiam mendengar pertanyaan Adrian.


Dia Lina calon istrimu jawab Miskha.


Kalau dia calon istriku kenapa tadi dia gak ada disini??


Dia tadi kerja!!


Ohh lebih penting kerjaan daripada calon suaminya??


Lina menatap ibu dan anak yang saling menjawab itu bergantian.


Sepertinya ada yang aneh dengan kedunya.


Ohh kenapa dia menangis?? tanya Ian lagi ke mamanya.


Wajar aku lupa sama dia karena aku tak melihat dia saat aku sadar!!


Yaa ampun itu mulut kejam amat ya?? emang tuh omongan gak bisa di saring sedikit?? kok setelah koma mulutnya melebihi cabe setan?? umpat Lina dala hatinya dengan airmata yang masih mengalir.


Lina bangkit dari duduknya ingun pergi keluar dari ruangan itu menenangkan hatimya.


Mau kemana kamu??


Aku mau cari angin segar dulu!! jawab Lina singkat.


Mau cari angin segar apa janjian sama laki laki lain??


Lina menarik nafas nya dan membuangnya kasar.


Aku gak pernah memikirkan untuk janjian sama laki laki lain!!


Benarkah??


Lina membalikkan badannya mengahada Ian dan mengangguk.


Aku selalu menunggu mu untuk bangun dari tidur panjang mu!!


Apa kamu lelah menunggu ku?? tanya Ian melemah.


Lina hanya menggeleng!!


Kemarilah Ian menepuk sisi ranjang itu.


Lina menghampirinya dan dusuk di tepi ranjang.


Kenapa tadi kamu tak menunggu ku??


Aku kerja hanya untuk menghilangkan rasa penatku saja.

__ADS_1


Apa kamu penat menunggu ku??


Aku sakit dan stress menunggumu bangun Ian!! jawab Lina kesal.


Apa kamu tidak merindukanku??


Sangat!!


Kamu tak ingin memelukku tanya Ian merentangkan kedua tangannya.


Sangat ingin tapi aku takut!!


Takut kenapa??


Takut karena kamu lupa ingatan!!


Mungkin dengan memeluk dan menciumku aku bisa mengingat nya!!!


Benarkah?? tanya Lina bersemangat dan langsung memeluk Ian.


Aku merindukanmu baby... kata Ian.


Baby..... tanya Lina dalam hati.


Ian.... masih mode memeluk


Hummm jawab Ian singkat!!


Kamu tau namamu??


Hummmm


Ian....


Apa baby... jawab Ian lagi!!


Lina langaung melepas pelukannya dan menatap Ian penuh pertanyaan.


Kenapa menatap ku seperti itu?? tanya Ian cuek!!


Kamu!!! tunjuk Lina.


Apa??


Kamu gak lupa ingatan kan!! bentak Lina.


Ian hanya mengangkat bahunya.


Ian.... kamu jahat mama juga jahat kata Lina menatap Miskha yang malah asyik membaca majalah di sofa.


Miskha menatap Lina sekilas dan tersenyum.


Dia tersenyum bahagia melihat anak dan calon menantunya akhirnya bisa bersama lagi.


Kalau begitu sepertinya mama tak dibutuhkan lagi.


Mama pulang dulu ya!!


Mama pengertian banget seh.. tau aja anak nya lagi kangen kata Ian.


Lina mencubit lengan Ian karena merasa malu dengan kata kata Ian.


Gak apa apa Lina mama juga tau kamu kangen berat kan sama calon suamimu itu. Lina hanya tersenyum malu.


Lina menjewer Ian setelah Miskha kerluar dari ruangannya.


Auwww apaan seh baby... sakit tau kata Ian memegangi kupingnya yang panas akinat jeweran kekasihnya.


Kenapa kamu pura pura lupa ingatan??


Habisnya aku sebal karena kamu gak ada disini waktu aku sadar!!

__ADS_1


Ian langsung memeluk Lina dan mencium nya berulang kali.


__ADS_2