
Ian yang dengan semangat melangkah menuju parkiran mobil itu tak memperhatikan jalannya.
Brukkk Ian menabrak seorang wanita.
Ohh maaf maaf kata Ian.
Wanita itu langsung menarik telinga Ian. Sejak kapan anak mama ini sembrono.
Ahhh mama malu mah lepasin tangan nya.
Kamu kenapa seh mama lihat sangat sangat senang sekali.
Miskha memang sudah memperhatika anak nya daritadi dan dia sengaja menabrak Ian.
Mahh mama akan dapat menantu.
Apa Lina sudah mau kamu ajak menikah???
Iya mah jawab Ian dengan semangat.
Miskha langsung memeluk anak kesayangan nya itu.
Akhirnya nak.. kamu akan menikah dan mama akan mempunyai cucu dong nanti.
Pasti ma, besok mama mau gak bantuin Ian??
Bantuin apa??
Buat pesta kecil, pesta pertunangan aku dengan Lina ma.
Dirumah mama ya nak!!
Di apartemen Ian aja ma.
Dirumah mama donk nak.
Baiklah dirumah mama.
Trus gimana cicin nya sudah kamu beli??
Mama akan sediakan gaun yang cantim buat calon menantu mama.
Harus itu ma titah Ian.
Nanti akan Ian beli ma punya Ian karena Ian kemarin beli punya Lina doank.
Miskha dan Hendra memang sudah lama menginginkan Ian menikah, karena mereka sudah sangat menginginkan cucu.
Membayangkan Ian tunangan saja Miskha suda sangat senang apalagi kalau secepatnya menikah.
Kalau gitu Ian ngantor dulu ya ma. Titip Lina ya ma.
Apa dia sudah sarapan nak??
Sudah ma dia juga sudah minum obat.
Aku akan pulang secepat nya dan mama akn beritahu papa kan kabar bahagia ini.
Pasti dong nak! Papa akan bahagia mendengarnya.
Ian pun masuk kedalam mobil nya dan langsung melajukan mobil nya.
Sementara Miskha menelepon suaminya
Tutt tut
Halo ma
pa besok Ian tunangan ucap Lina bersemangat.
__ADS_1
Yang benar ma
iya pa tadi dia minta bantuan mama untuk mempersiapkan semuanya.
kapan ma??
besok la setelah Lina pulamg dari rumah sakit.
Baiklah papa akan undang beberapa kolega papa.
Ok ya pa mama jagain calon menantu dulu.
Tak kalah dengan Miskha Hendra yang mendengar kabar bahagia itu pun tampak sangat senang dan mulai mengotak atik ponsel nya untuk mengundang kolega kolega bisnisnya.
Dia sangat berbangga saat ini karena dia tidak akan menjadi bahan ledekan kolega nya lagi. Karena selama ini dia selalu di ledek karena Ian tak kumjung menikah malah tunangan nya kabur dengan lelaki lain.
Sempat ada gosip juga yang mengatakan kalau Adrian penyuka sesama jenis.
Sampai di kantor Adrian langsung memanggil Riko.
Tok.. tok.. tok..
Masuk
Ada apa tuan muda tanya Riko.
Persiapkan semuanya besok aku akan tunangan kamu boleh hubungi mama apa saja keperluan nya.
Riko hanya melongo mendengar perintah tuan nya.
Kenapa menatap ku seperti itu??
Apa kamu serius bos??
Serius.. dong Lina sudah mau menikah dengan ku.
Thanks God akhirnya bos ku satu ini menikah.
Dia yang tau keadaan Ian selama ini, ketika di tinggal Stella Ian benar benar hancur.
Ian menjadi pemarah, jutek dan judes.
Tapi setelah ada Lina Ian memang berubah 100%.
Baiklah bos aku akan menghubungi ibu Miskha.
Riko pun keluar ruanga nya dan memberitahu sekretaris Putri.
Put tuh mau nikah bos loe.
Serius loe ko??
Iya beneran dia akan tunangan besok malam sama Lina.
Akhirnya teman gua satu itu akan nikah.
Loe kapan put??? tanya Riko.
Gak tau gua baru putus sama pacar gua.
Sama gua aja put mau gak??
Ogah.. loe mah PK.
apaan tuh PK??
Penjahat kelamin bisik Lina.
Gila loe Lin seram amat julukan nya.
__ADS_1
Emang benar kan kata putri.
Kesal dengan putri Riko pun meninggalkan meja putri.
Adrian kembali memanggil Yessi keruangan nya.
Iya ada apa pak??tanya Yessi.
Besok kamu dan teman teman kamu bisa datang ke rumah ku kan.
Ada apa ya pak??
Besok aku akan tunangan dengan Lina, tapi jangan beritahu Lina dulu ini kejutan untuk nya.
Yessi tidak begitu kaget dengan perkataan Ian karena tadi pagi mereka sudah ber chating Ria dengan Lina kalau Lina akan menerima Adrian di hidupmya dan akan menikah dengan Ian.
**Flashbackon
Lina**: Gua akan terima Ian
Yessi: pilihan yang tepat itu Lin.
Lina: Dia beliin gua cincin dan gua minta dia untuk beli satu lagi untuk dia sebagai pengikat untuk kami sebelum menikah.
Andine: Akhirnya loe akan nikah ya.
Lina: Loe semua cepat nyusul ya.
Imel: Gua udah kapok say.
Lina: Gak boleh gitu mel siapa tau loe akan ada jodoh.
Yessi: Sepertinya yang kedua ne Andine giman pangeran Riko??
Andine: Ogah gua sama dia...kaya gak tau gua aja loe Yes.
Lina: Yang lalu biarlah berlalu, ehhh udah dulu ya ada calon mertua gua.
Imel: cie cie yang calon mertua.
Setelah bechating ria Ketiganya kembali bekerja sementara Lina asyik ngobrol dengan calon mertuanya.
Flashbackoff
Saya bisa ajak Ardan dan Chiko kan pak tanya Yessi.
Boleh boleh kata Ian
Kalu begitu saya permisi ya pak.
Ok ok jawab Ian.
Ian mangambil ponsel nya dan mengirimkan pesan kepada keksaihnya.
Makan siang ini ditemani mama dulu ya baby nanti sore aku suapin lagi.
Lina
Aku tunggu janjinya sayang, aku gak akan makan kalau kamu belum pulang. Jangan lupakan makan siang mu. Ingat jaga tubuh itu untukku.
Adrian
Iya aku tau, kamu juga jaga tubuh itu untukku. I love you baby
Lina
I LOVE YOU TO HONEY MUACH....
Adrian senyam senyum membaca isi pesan di ponsel nya berulang kali dia membacanya.
__ADS_1
Akhirnya kau memilihku dan aku akan menghapus nama Adit itu dari hatimu baby bisik Ian dalam hati.