Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
TAK BISA MEMAAFKAN


__ADS_3

Pagi itu Lina dan Adrian sudah berada di bandara, tadinya dia akan berangkat dengan menaiki kereta tapi di tolak Adrian.


Sayang..... bisik Adrian


Humm


Aku pasti akan merindukanmu


Aku tau..


Cepat pulang ya..


Hummm


Kalau aku tak pulang selama 1 minggu apa kau akan memecat ku??


Tak akan ada yang bisa memecat kekasih ku.


Mendengar jawaban Adrian, Lina hanya tersenyum saja.


Kalau ada apa apa kabari aku ya sayang aku pasti segera datang, dan kalau dah nyampe langsung kabari aku.


Baiklahh baiklah tuan muda....


I love you bisik Adrian


Lina hanya tersenyum manis ke arah Adrian.


Kapan kamu akan menjawab nya Lin. Sampai kapan aku menunggu nya??? umpat nya dalan hati.


Lina yang sampai di bandara ADISUTJIPTO


melanjutkan perjalanan nya ke rumah sakit tempat ayahnya di rawat dengan taxi.


Samapi di rumah sakit dia langsung menuju kamar rawat sang ayah yang sudah di beritahu Mbak nya.


Glekk..


Kamu sudah sampai nak??, tanya ibu Lina yang menyadari kedatangan putrinya.


Perlahan Lina menghampiri lelaki tua yang tertidur di kasur itu.


Sangat kurus dab sangat hitam entah penyakit apa yang dideritanya. Ada rasa kasihan di wajah nya melihat lelaki yang dulu bertubuh kekar itu sekarang hanya tinggal tulang.


Tapi rasa kasihan itu segera berubah menjadi tatapan sinis saat dia mengingat kejadian dulu.


Bisa sakit juga kamu tua bangka... ejek Lina kepada ayahnya yang memerhatikan nya dari tadi


PALKKKK

__ADS_1


tamparan lah yang di dapat Lina dari ibunya.


Ibu tak pernah mengajarkan mu seperti itu. Apa ini yang kamu dapat selama 3 tahun ini?


Kenapa kau tak suruh wanita wanita mu itu saja yang merawat mu??? Lina tak berhenti mencecar ayah nya.


PLAAaKK


tamparan lagi yang dia dapat.


Kenapa bu?? kenapa kau selalu membela lelaki ini??? lelaki yang selalu memukulimu dan selalu menyakiti anakmu dan selalu selingkuh???


Dia ayah mu Lina ibunha kini menangis


Hahaha dia ayahku??? pantas kah dia ayahku?? hanya anak bodoh yang mau mengakuimu sebagai ayah.


PLAKKK PLAKK PLAKKK


Tiga kali tamparan itu kini datang dari tangan mbak Reni, kaka Lina.


Kenapa kau mbak??


Kau sudah memaafkan pria tak tau diri ini???


Lina sudah ibu mohon.


Ayah nya yang sedari tadi mendengar ucapan putri bungsunya itu pun menangis.


Heyy dengar ya janag pernah panggil aku putrimu.


Bagiku kau sudah tiada.


PLAKKK


kaki ini tamparan itu berasal dari ibunya.


Reni bawa adik mu dari sini.Mungkin dia butuh istirahat.


Reni pun menarik tangan adiknya itu. Dan mengajak nya untuk pulang kerumah yang tidak jauh dari rumah sakit itu.


Hanya butuh waktu 15 menit mereka sampai dirumah nya dengan mengendarai sepeda motor Reni.


Lina memandang rumah nya tak banyak yang berubah selama 3 tahun ini.


Masuklah dan mandilah perintah mbak nya.


Saat masuk ke dalam juga tak banyak berubah bagian depan rumah nya masih seperti dulu sebagai tempat praktek ibunya yang seorang bidan itu.


Setelah masuk Lina memutuskan untuk mandi sedangkan Reni memutuskan untuk memasak makanan.

__ADS_1


Lina begitu menikmati mandinya sampai dia menghabiskan waktu 20 menit.


Sampai di kamar lina melihat setiap sisi kamarnya tak ada yang berubah semua masih tertata rapi.


Ayah yang memintanya untuk tidak dirubah kadang dia tidur disini saat merindukan mu.


Lina di kagetkan Reni yang datang sambil ngerocos.


Mbak... ngagetin aja..


Peluk lah aku apa kau tak merindukan mbak mu ini.


Dengan cepat dia memeluk Reni, Lina tau kejadian tadi di rumah sakit hanya untuk menegurnya saja.


Pelukan mereka terlepas saat ponsel Lina berdering.


Ahhh pasti dia itu .. aku lupa lagi mengabarinya gerutu Lina.


Halo???


Halo sayang.. apa kamu sudah sampai??


Sudah


Aku putuskan untuk menyusul kamu kesana.


kenapa??


Aku gak bisa jauh jauh darimu!


Tapi perusahaan mu bagaimana??


Aku sudah izin kepada papa. Tenang saja ada Riko yang bisa menghandle nya.


Terserah kau saja.


Besok aku akan berangkat pagi sekali jadi kau jangan lupa shrarelok nya ya.


Hummm


Aku mencitaimu


Hummm


Adrian pun menutup telepon nya.


Siapa Lin?? Apa dia pacar mu??


Katanya...

__ADS_1


Kok katanya??


panjang ceritany mbak kapan kapan aja aku susah lapar ne kita makan aja.


__ADS_2