Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
LINA AGRESIF


__ADS_3

Pagi ini Adrian bergegas turun dari tempat tidur nya dan langsung masuk ke kamar mandi. Entah apa yang dipikirkannya sejak bangun tidur tadi.


Melihat wajah Lina yang sangat polos saat tertidur serta mengingat kemesraan nya selama ini dengan Lina sangat membuat hasratnya memuncak. Dia butuh pelepasan saat ini, dia tak ingin mengaganggu Lina.


Bagaimanapun Adrian adalah lelaki normal, adalah hal yang sangat sulit bagi dia menahan hasrat untuk memiliki Lina seutuhnya selama ini, sejak Lina selalu tidur dengan Adrian dalam satu kamar.


Sama hal nya dengan pagi ini dia sudah tak kuat menahan hasratnya untuk memiliki Lina, tadi dia ingin mengecup bibir Lina tapi di urungkannya karena dia takut kebablasan.


Akhirnya dia beranjak menuju kamar mandi melakukan pelepasannya dengan sabun lagi sabun lagi.


Selesai dengan ritual pelepasannya dia pergi untuk joging sebentar, karena hari ini adalah hari minggu jadi dia tidak ke kantor.


Dia membiarkan kekasihnya itu masih terlelap tidur.


****


Baby.... bangun donk. kata Adrian menguncang tubuh kekasihnya itu.


Sepulang dari joging nya dia masih menemukan Lina meringkuk di tempat tidur, sampai dia menyelesaikan ritual mandinya pun Lina masih saja tertidur.


Lina hanya menggeliat.


Putri tidur bangunlah bisik Ian. Tapi sama saja tak membuahkan hasil.


Kali ini Adrian mencium kening dan bibir Lina berulang kali. Sampai Lina benar benar membuka matanya.


Ada apa? tanya Lina heran melihat tingkah calon suaminya itu.


Kamu mau tidur sampai jam berapa?? ini sudah siang!


Memang nya jam berapa?? tanya Lina


Sudah jam 9 Baby... bangunlah Adrian menarik tangan Lina untuk duduk.

__ADS_1


Iya iya.. aku bangun kata Lina, bukannya duduk Lina malah merebahkan lagi badannya dan menaruh kepalanya di atas paha Adrian.


Adrian sontak kaget dengan perlakuan Lina. Tak pernah Lina melakukan hal ini.


Kamu kenapa baby?? tanya Adrian dengan menahan hasrat nya, karena sejak mengecup bibir Lina hasrat itu sudah naik kembali.


Gak aku hanya ingin bermanja manja saja, kata Lina dengan mata yang masih tertutup.


Baiklah kamu boleh bermanja manja asal kamu mandi dulu!


Sebenarnya Adrian sangat senang dengan tingkah manja Lina tapi mau bagaimana lagi dia terlalu bernafsu melihat Lina pagi ini.


Gak ahh aku mau tidur disini dulu rengek Lina yang masih berbantalkan paha Adrian.


Adrian membungkuk dan menatap Lina dengan penuh nafsu. Bukannya menjauh Lina malah menarik tengkuk Adrian dengan kedua tangannya dan mengecup bibirnya. Cukup lama Lina menahan kecupannya di binir Adrian.


Adrian terperangah dia tak membalas kecupan Lina. Tapi Lina tak kunjung melepas kecupannya, sampai Adrian sudah tak kuasa dan langsung melahap bibir Lina dengan brutal.


Adrian mendorong tubuh Lina dengan lembut dia tak mau kalau sampai kebablasan.


Kau membangunkannya lagi.. ucap Ian dan melirik ke arah celananya yang sudah mulai sesak.


Lina langsung turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi.


Dia sadar telah membangkitkan gairah kekasihnya. Di dalam kamar mandi dia terus mengutuki dirinya.


Bodoh.. bodoh.. bodoh.. dia terus memukul kepalanya.


Sementara Adrian begitu frustasi di tinggal Lina dalam keadaan gairah yang memuncak.


Dia menarik rambutnya dengan kasar.


AAAARRRRRGGHHHH

__ADS_1


Sampai kapan aku akan kuat, tinggal satu minggu lagi waktu pernikahan tapi yerasa sangat lama gerutu Adrian.


Lina sudah menyelesaikan ritual mandinya tapi sangking buru burunya masuk ke kamar mandi dia lupa membawa handuk.


Adrian... adrian.... panggil Lina.


Dia berharap Adrian sudah tidak lagi disana.


Tapi dugaannya salah Adrian masih disana sedang memainkan ponselnya.


Apa baby... jawab Adrian.


Sayang aku lupa bawa handuk bisa tolong ambilkan.


Adrian beranjak dari soga dan langsung memberikan handuknya.


Lina membuka sedikit saja pintu kamar mandi , menjulurkan tangan nya dan menerima handuk dari Adrian.


Sayang... kamu keluar donk!! titah Lina yang masih belum keluar dari kamar mandi.


Kenapa??


Aku gak pakai baju aku hanya pake handuk saja.


Itu salah kamu baby.. kenapa gak bawa baju.. goda Ian.


Ian... keluar donk... aku malu rengek Lina yang masih berdiri di balik pintu kamar mandi.


Aku gak akan keluar baby... tolak Ian tegas.


Ian.......teriak Lina.


Iya .. iya.. aku keluar kata Ian mengalah.

__ADS_1


Dia pun keluar, dia juga takut kalau melihat Lina hanya menakai handuk dia akn bergairah lagi. Dia tak mau bergairah lagi dia tak mau menghabiskan waktu nya di kamar mandi lagi dengan senam 5 jari.


__ADS_2