Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
Ian merasa bersalah


__ADS_3

Lina berlari melewati lorong rumah sakit. Perasaannya sangat kacau tadi pagi setelah mendapati dirinya tertidur di kamar Riko.


Falshbackon


Udah bangun...???


Riko mengagetkanku yang masih bingung aku berada dimana. Setelah mendengar pertanyaan Riko aku baru sadar kalau aku berada di apartemen Riko. Kubuka selimut yang menutup tubuhku. Syukurlah aku menemukan tubuhku masih terbalut baju yang kukenakan tadi malam.


Gua tidak melakukan apapun Lin, tenang saja.


Sory ya loe ketiduran semalam di dalam mobil jadinya gua angkat loe kesini.


Sory juga gua tidur di samping loe.


Memdengar itu aku hanya diam tak tau harus berbuat apa lagi. Menyesal juga gak ada gunanya toh udah terjadi.


Gua mau ke rumah sakit ya Ko...


Jadi semuanya sudah berakhir ya Lin??? tanya Riko yang menghentikan langkahku.


Aku hanya mengangguk membelakangi Riko.


Hari ini sudah terang itu artinya mimpi itu sudah berakhir Ko.


Sebentar saja setelah ini gua akan melupakan semuanya kata Riko yang memelukku dari belakang.


Kupejamkan mataku.. entah apa yang aku rasakan saat ini dan entah apa yang akan Adrian lakukan kalau dia tau semua ini.


Dosa apa yang aku lakukan?? mengkhianati calon suamiku??


Pasti author menghujat ku kan!!!!


Ko gua harus pergi... semua sudah berakhir. Gua sudah menjadi pacar loe semlam ini.


Perlahan Riko melepaskan pelukannya.


Terimakasih Lin... gua akan mencoba menghapus perasaan ini.


Kubalikkan tubuhku dan kulihat Riko yang menundukkan wajahnya.


Kita akan selalu menjadi sahabat kan???


Loe akan selalu menjadi sahabat terbaikku!!

__ADS_1


Terimaksih juga selama ini lie telah menjaga ku!!


Gua gak tau bagaimana nasib ku kalau loe gak ada!!


Tapi maaf gua gak bisa membalas perasaan loe Rik.


Riki hanya mengangguk dan mengangkat kelingking nya.


Apa?? tanya ku heran.


Berjanjilah kalau loe gak akan menjauhiku karena perasaan ini!!


Kutaukaan kelingking ku ... Gua gak akan pernah menjauhi loe.


Thanks Lin ... katanya dan memelukku.


Pelukan persahabatan katanya.


Gua balik ke rumah sakit duku Ko, Ian pasti udah nunggu gua.


Flashbackoff.


Maaf yang... aku lama ya??? tanya Lina yang melihat Adrian lagi duduk di ranjang nya.


Sudah.. maaf ya lama ya??? tanya Lina tak enak hati.


Baru juga jam 9 pagi baby.


Peluk aku!!! Kata Ian merentangkan tangannya.


Lina tersenyum dan memeluk Ian.


Nyaman itulah yang dirasakan Lina sat ini, pelukan Ian mampu melunturkan semua kegelisahannya.


Ian memeluknya dengan sangat erat.


*Aku sangat mencintaimu baby.


Aku juga sayang jawab Lina*.


Berikan tanganmu padaku titah Ian setelah melepaskan pelukannya.


Untuk apa??

__ADS_1


Udah sini titah Ian lagi.


Lina memberikan tangannya sebelah kanan.


Adrian memeriksa tanganya tapi tak menemukan yang di cari.


Sebelah lagi...


Tanpa pikir panjang Lina kembali mengulurkan tangannya.


Adrian langsung menujuk bekas luka di pergelangan tangan Lina.


Ini kenapa??


Lina gugup tak tau mau menjawab apa!!


Gak kenapa napa jawab Lina gugup.


Jangan berbohong!!! Yessi sudah menceritakannya.


Lina menghela nafas dan membuangnya kasar.


Dulu waktu kamu gak sadar sadar, aku ingin tidur saja sepertimu.


Aku... ucapan Lina terhenti karena Adrian menutup mulutnya dengan telapak tangannya.


Maafkan aku... maafkan aku baby.. aku membuat mu menjadi seperti ini.


sudahlah Ian ini bukan salahmu.


Ini semua salahku, seandainya aku tak pernah mengatakan perasaanku pada Adit ini semua gak akan terjadi.


Jangan.. jangan pernah menyalahkan dirimu akan semua kejadian ini baby.


Adrian meneteskan air matanya merasa kasihan melihat kekasihnya itu. Banyak hal yang dilaluinya sendiri saat dia koma.


Maaf kan aku... maafkan aku baby... Ian mengucapkan kata kata itu lagi dan menciumi bekas luka di pergelangan Lina.


Sudah lah... Ian.... jangan seperti itu!


Sakit .. pasti sakit rasanya kan?? tanya Ian.


Iya semua sakit.. sakit banget.. tapi semuanya sudah hilang saat kamu sudah sadar. Lina mengelus kepala calon suaminya itu dengan lembut.

__ADS_1


Makasih baby kamu sudah menunggu ku.


__ADS_2