Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
BALKON


__ADS_3

Adrian menyelesaikan ritual mandinya setrlah Lina.


Keluar dari kamar mandi sudah dengan pakaian lengkap. Dia memandang ke arah ranjang dan menemukan Lina yang sudah tertidur pulas.


Dia langsung mengahampiri Lina dan berbaring di sampingnya.


Tinggal berapa hari lagi aku akan menikahimu, kau adalah hal terindah yang telah aku temukan. Jadilah wanita yang akan selalu memberi kan aku kebahagiaan. Batin Adrian sambil memandangi wajah Lina.


Drt... drt..drt..


Lamunan nya buyar karena suara pinsel Lina di nakas.


Buru buru Adrian membaca pesan yang ada di ponsel Lina.


Aku akan tetap mencintaimu dan akan selalu berada disisimu sekakipun kau telah menikah!


Adit lagi lagi mengirim pesan ke Lina.


Laki laki itu benar benar bikin emosi saja batin Adrian.


Adrian mengabaikan pesan itu dan membuka pesan lain.


Sesekali dia tersenyum membaca pesan dari sahabat sahabat Lina.


Lina menggeliat dan tiba tiba membuka matanya. Dia mencari sesuatu dan langaung menemukannya disamping nya.


Ya dia mencari Adrian.Lina langsung bergeser dan menindih tubuh Adrian.


Adrian sontak kaget melihat Lina yang tiba tiba ada di atasnya.


Lina menenggelamkan wajahnya di curuk leher Adrian.


Kenapa?? tanya Adrian mengelis punggung nya.


Aku mimpi kamu kecelakaan!! isak Lina yang sudah mengeluarkan airmatanya.


Sudah.. kamu lihat aku sekarang, aku ada disini!!


Tidurlah.. titah Adrian.


Lama sudah Lina berada diatas Adrian.

__ADS_1


Lina bergeser hendak turun dari badan kekasinya itu.


Jangan banyak bergerak!! titah Ian dan mengeratkan pelukannya.


Kenapa??


Kau bisa membangunkan sesuatu disana tunjuk Ian ke pangkal pahanya.


Lina langsung mendonggak dan mencubit pipi Adrian.


Aaauwww sakit baby.. .... rengek Adrian.


Aku mau turun!!


Gak usah tidurlah.. aku akan memelukmu seperti ini.


Nanti kamu susah nafas Ian.


Gak akan.. itung itung belajar kalau nanti kamu yamg memimpin permainan.


Maksudnya tanya Lina yang masih saja menenggelamkan wajah nya disana.


Apa aja deh.. kamu tidur aja jawab Adrian.


Adrian pun menggesernya dan menidurkan disampimg nya.


#####


Adrian meraba ranjang di sebelahnya.


Kosong pikir Adrian dan langsung menbuka matanya.


Meraih ponselnya di nakas dan melihat jam dan masih menunjukkan 04.30.


Kemana dia??


Adrian bertanya tanya dan mulai mencari Kina. Dia mencari Lina ke kamar mandi nihil.


Dia melangkah keluar dan menuju dapur tetap tak ada juga.


Adria mulai khawatir dia masuk lagi ke dalam kamar dan melihat sosok bayangan dari arah balkon.

__ADS_1


Kamu disini baby?? tanay Ian dan melingkarkan tangannya di perut ramping Lina.


HUMM jawab Lina tersenyum.


Ini masih subuh baby.. kenapa kamu disini,??? kamu gak kedinginan.


Dingin sehh.. tapi setelah kamu oeluk sudah sedikit hangat.


Benarkah??


Iya jawab Lina lagi.


Adrian mencium pipi kanan Lina dan kembali mencium bahunya.


Tunggu sebentar!!!


Mau kemana?? tanya Lina.


Sebentar saja..


Adrian masuk ke dalam kamar dan mengambil selimut.


Dia menyelimuti dirinya dan Lina dengan memeluk Lina dari belakang.


Aku mencintaimu... sangat.. bisik Adrian.


Aku tau... jawab Lina.


Iya.. iya.. kamu selalu tau perasaanku, aku yang tak pernah tau perasaanmu.


Aku mencintaimu Adrian permana!! Sangat dan sangat ucap Lina dan berbalik menatap Adrian. Dia langsung mencium bibir Adrian.


Terimakasih baby kamu memberi aku kebahagiaan.


Kamu juga kasih aku kebahagaian sayang...


jawab Lina.


Masih subuh kita tidur lagi yukk, tapi tidur disini aja tujuk Ian ke kursi di balkon tersebut.


Adrian membawa Kina untuk duduk dan tidur di dada bidang nya.

__ADS_1


Mereka sama sama menatap lagit, Adrian tetap memeluk Lina dari belakang.


__ADS_2