Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
BANGUNLAH


__ADS_3

Riko ketakutan setengah mati melihat keadaan Lina.


Bagaimana mungkin Lina bisa melakukan hal sebodoh itu?? apa dia tidak memikirkan Adrian kalau nanti dia sadar??


Dokter yang menangani dia pun akhirnya keluar!!


Bagaimana dok?? tanya Riko.


Dia masih tertolong!!!


Riko merasa lega apa saya bisa melihag dia dok??


Silahkan sebetar lagi juga dia akan dipindahkan ke ruang perawatan!!


Sebelum masuk Riko menghubungi Hedra dan memberitahu kabar tetamg keadaan Lina. Satu lagi dia memberitahu Andine dan juga Yessi.


Hedra tak bisa datang ke rumah sakit karena ada urusan yang harus dia kerjakan!!


Andine dan Yessi berjanji akan datamg setelah pulang kerja nanti.


Lina sudah di pindahkan ke ruangannnya Riko memandang nya dengan rasa kasihan.


Kenapa loe ngelakuin hal sebodoh itu Lin???


Perlahan kesadaran Lina pulih dia mulai membuka matanya dan mendapati Riko sedang duduk di tepi ranjang.


Loe udah sadar?? tanya Riko yang telah melihat Lina membuka matanya!!


Kenapa gua ada disini?? tanya Lina heran.


Loe kenaoa mgelakuin hal sebodoh itu seh Lin?? loe gak mikirin perasaan Adrian kalau nanti dia sadar??


Gua pengen nyusul dia tidur ko,, gua capek...lirih Lina dan mulai mengeluarkan airmatanya. Lina berusaha mencabut infus yang terpasang di tangannya samapi tamgan itu berdarah.


Apa yang loe lakuin seh Lin??


Gua capek Ko...... capek.. gua pengen mati aja kalau begini.


Loe ngomong apa seh?? tanya Riko membentak.

__ADS_1


Loe gak tau perasaan gua ko!!


Lina membenturkan kepalanya ke tembok.


Dengan cepat Riko menriknya dalam pelukannya


Menangislah sampai loe puas!!!


Tapi jangan sampai loe ngelakuin hal bohoh seperti ini!! Bisik Riko.


Lina tak menolak pelukan itu karena memang dia membutuhkan bahu untuk sandarannya menangis.


Dia membalas pelukan Riko dan terisak di dada bidang Riko.


Riko terus memeluknya sampai keadaan Lina tenang.


Setelah merasa Lina tenang Riko memapahnya ke ranjang dan membaringkannya.


Tunggu disini aku akan panggil dokter.


Lina hanya diam membisu dia mendengar perkataan Riko tapi tak mau menjawab!


Dokter pun kembali merawat Lina dan kali ini mereka memberikan Lina obat penenang karena mereka takut Lina akan bertindak konyol lagi.


Kalu bisa pasien jangan sampai di tinggal ya pak!! titah dokter itu pada Riko.


Baik dok jawab Riko singkat.


Lina sudah tenang dan mulai hilang kesadaran menuju alam mimpinya.


Yessi dan Alvian datang setelah mendapat kabar dari Riko tentang Lina.


Bagaimana keadaannya pak?? tanya Yessi yamg sudah masuk ke ruangan.


Dia baru di suntik obat penenang jawab Riko.


Yessi mengalihakan pandangannya ke belakang Riko!!


Kenapa baju bapak berdarah?? apa bapak terluka??

__ADS_1


Riko memutar badannya mencoba melihat arah yang ditunjuk Yessi.


Ohh ini ini darah Lina. Kalau begitu saya boleh menitip Lina ya nanti saya akan kembali lagi.


Baik pak jawab Alvian.


Jangan meninggalkan Lina sendirian itu oesan Dokternya titah Riko.


Iya pak jawab mereka serentak.


Riko pun pergi meninggalkan mereka untuk mengganti bajunya. Sebelumnya dia mampir ke ruangan Adrian yang hanya seorang diri.


Ian... bangunlah.. loe tega bangat seh tidir mulu.. lihat calon bini loe tuh udah putus asa.


Riko memandang Adrian dengan sedih. Dia tak tega melihat kondisi Adrian.


Ian... cepat bangun bro kalau gak nanti calon bini mu gua pacari bisik Riko untuk memancing emosi Adrian.


Karena dia tau Adrian paling gak bisa kalau kekasihnya disentuh orang.


Tapi tak ada jawabn dari Adrian tubuhnya masih terbujur kaku yang terdengar hanyalah bunyi alat alat medis yang terpasang di tubuhnya.


Tak terasa airmata Riko pun menetes. Kali ini dia benar benar tidak sanggup melihat sahabatnya itu.


Dia terisak isak dan memeluk Adrian yang masih kakau.


Bangun bro bangun.....


Jangan tidur mulu...


Bangun... teriak Riko yang sudah merasa putus asa.


Apa loe gak kasihan lihat Lina??? hah....


Apa loe tega melihat kondisi Lina??


Dia menyalahkan dirimya sendiri atas semuanya ini bro!!


Bangunlah dan sadarkan Lina!!!

__ADS_1


Dia butuh loe Ian.. butuh loe!!!


__ADS_2