
Panggilan Adrian masih berlangsung dengan ayahnya dan ayahnya pun masuh mendengar semuanya.
PEREMPUAN GILA kata ayahnya yang audah di dalam mobil menuku tempat Ian di sekap.
Pasukan Riko pun sudah sampai dan mengintai tempat itu karena tadi pasukannya mengikutinya.
Tak butub waktu lama Ayah Adrin pun sampai di tempat itu dan menyuruh pasukannya bergerak.
Melumpuhkan satu per satu pasukan Stella yang berjaga di dalam.
Stella menodongkan pistolnya ke dada Adrian.
Tanda tanga perintah Stella.
Tidak akan pernah...
Bukkk satu tendangan bodyguard Stella mendarat di perut Adrian dan juga Riko.
Atau aku menghabisi sahabat mu dulu saja dan kau akan melihatnya mati.
Tembak saja kalau kau berani teriak Riko tersenyum sinis.
Jangan mengancam ku Riko.
Untung saja Riko gak menikahimu ternyata kau perempuan Iblis.
Hajar.. perintah Lina kepada bodyguard nya
Bakk... bukkk... bukkk.. bak...
Itulah yang terdengar tendangan dan tendangan mendarat di tubuh Riko dan Adrian yang terikat dan duduk dilantai.
BRAKKKK
Pintu gedung itu terbuka di dobrak oleh pasukannya Riko dan Hendra.
Sementara Hendra menunggu di dalam mobil di jaga oleh salah satu bodyguard nya
__ADS_1
Adu jotos lun terjadi antara pasukan Ian dan pasukan Stella.
Tak butuh waktu lama ke empat bodyguard Stella sudah terkapar di hajar pasukan Riko.
Dan kini mereka bersiap menangkap Stella yang mencoba kabur.
Stelka menodongkan pistolnya kesembarang arah agar tak ada yang mendekatinya.
Salah seorang pasukan Riko oun berjalan perlahan dari belakang Stella dan menangkap perempuan itu.
Karena terkejut stella menarik pelatuk pistol itu.
Dor....
Auwwww
Peluru itu mengenai lengan Adrian.
Urus perempuan itu perintah Riko dan dia menyelamatkan Adrian.
Dia mengangkat tubuh sahabat nya itu.
Kenapa dia teriak??? om Hendra
Dia tertembak di lengan nya om ayo kita bawa ke rumah sakit.
Adrian pun di larikan ke rumah sakit dan akan langsung di ambil tindakan untuk mengeluarkan peluru di lengan nya.
Gimana keadaan anak saya dok??
Kita sudah berhasil mengeluarkan pelurunya pak dia akan baik baik dan akan di pindahkan ke ruang rawat saja jawab dokter tersebut.
Drt... drt... drt..
Hendra mengangkat ponsel nya
Papa dimana??
__ADS_1
Miskha tidak tau kalau suaminya tadi pergi keluar.
Ada urusan sama Adrian ma urusan kantor.
Ohhhh
Hendra tak mau istri nya khawatir kalau di beri tahu yang sebenarnya.
Pagi ini Adrian sudah sadar dan dia meminta untuk pulang karena sudah tidak netah dan dia merasa baik baik saja.
Gua mau pulag ko!! Lina pasti udah nyariin gua Lihat tuh pomsel gua udah brapa panggilan tak terjawab dan pesan titah Ian.
Ya Lina memang lagi mengkhawatirkan Adrian yang tak pulang ke apartemen. Dia tak bisa tidur semalaman ini menunggu Adrian.
Ok loe pulang tapi loe pulang ke rumah nyokap loe dan gak boleh ketemu Lina.
Gila loe ko.. bentak Ian.
Loe mau tau kan giman perasaan Lina yang sebenarnya.
Hummm caranya.??
Loe ikutin perintah gua.
Gua kangen sama dia ko.. gua gak bisa lama lama gak ketemu dia.
Iya gua tau makanya loe dengerin gua kita buat dia nyari loe.
Udah ikutin aja!! kata papa Adrian yang sedari tadi mendengar perbincangan kedua sahabat itu.
Apa apaan sih pa ikutan aja urusan anak muda??
Papa juga pengen tau berapa besar dia mencintai mu!
Adrian lun mengingat kembali kejadian di taman itu, dan dia pun hanya mengangguk.
Maafin aku sayang bukan maksud meninggalkanmu tapi aku pengen tau berapa kadar cintamu padaku?? jangan menikah dengan ku karena janjimu pada ayahmu.!!
__ADS_1