
Lin kamu antar Adrian dulu untuk makan.
Mungkin dari pagi belum makan kali kata Reni.
Lina memandang Adrian dan dia pun mengangguk.
Adrian dan Lina berjalan melewati lorong rumah sakit, mencari tempat makan.
Kita makan disana aja tunjuk Lina,
Yukk..
Lina memilih untuk makan soto saja.
Keduanya duduk bersampingan setelah mereka memesan makanan.
Adrian sudah tidak tahan menanyakan perkataan Lina tadi.
Yank..
Hummm
Maksud perkataan mu tadi apa??
Dengan sekuat tenaga Lina menahan airmatanya mengingat semuanya.
Jangan ngobrol disini ya Ian.
Iya.. nanti kita bicara di taman depan rumah sakit aja.
Ian??? Panggil Lina yamg sudah duduk di taman depan rumah sakit.
Iya sayang...
Kamu tau selama ini aku di bohongin oleh ibuku sendiri.
Maksudnya???
Aku bukan anak ayah tapi anak selingkuhan nya.
Adrian yang mendengarnya langsung memeluk Lina.
Udah jangan dilanjut! Adrian membelai rambut Lina.
Lina semakin menangis didalam pelukan Adrian.
Dalam pelukan nya Lina menceritakan semuanya.
Bagaimana pun keadaan nya aku akan tetap bersamamu. Kamu tetap akan jadi pendampingku sayang.
Lina yang mendengarnya semakin menangis.
Dia semakin memeluk Ian dengan erat.
Menikah lah dengan ku Lin???
Lina tak menjawab pertanyaan Adrian.
__ADS_1
Tapi dia masih saja memeluk Adrian dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Adrian.
selalu saja begitu tak ada jawaban darimu tapi kau selalu memelukku umpat Ian dalan hatinya.
Perlahan Lina melepaskan dirinya dari dekapan Adrian.
Setelah melepas pelukannya Adrian memandang kedepan saja tidak menantap lina. Karena dia kesal Lina tak pernah menjawab pertanyaan nya untuk menikah dengan nya.
Lina memandang Ian yang duduk di sebelahnya.
Adrian menyadarinya.
Aku tau aku tampan, tak usah melihat ku seperti itu. Bisa bisa nanti kamu tak bisa lepas dari pikiran mu.
Kepedean.. jawab Lina sambil tersenyum
Trus kenapa kamu lihat aku seperti itu???
Cupp sebuah ciuman mendarat di pipi Adrian.
Adrian begitu kaget dengan kecupan itu seolah tak percaya dia terus mengelus pipinya.
Trimakasih Ian bisik Lina sambil berlari menuju kamar rawat ayahnya.
Hey.. mau kemana kau??? teriak Adrian sambil tersenyum, dan mengejar Lina.
*Apakah ini jawaban untuk pertanyaan ku tadi???
bisik Adrian setelah menemukan Lina di pintu masuk ruang rawat.
MUNG... KIN... jawab Lina bisik Lina dan masuk ke ruang rawat ayahnya*.
Iya mbak maaf
Ayah mencarimu terus Reni melirik ayahmya yang tersenyum dengan kehadiran Lina.
Ada apa ayah??
Mendekatlah kata ayahnya.
Boleh kah kami bicara hanya bertiga saja tanya Ayah Lina kepada Irma dan Reni.
Sebelumnya Ayahnya sudah mengutarakan niat nya kepada istri dan anak sulungnya ingin bicara dengan Lina dan Adrian.
Irma dan Reni pun meninggalkan ruangan itu dan pergi mencari makan.
Ada apa ayah???
Ayah mau kamu janji satu hal pada ayah.
Apa??
Jangan pernah menyalahkan ibumu, dan jangan pernah menanyakan tentang ayah kandung mu lagi kalau kamu masih.
Kenapa??
Karena ibumu sudah mendapatkan ganjaran nya selama ini.
__ADS_1
Ayah salah nak telah menghukum ibumu dengan cara seperti itu.
Kenapa dulu ayah tidak bercerai saja dengan ibu??
Ayah terlalu mencintai ibumu tapi ayah juga tidak terima dengan perlakuan ibumu.
Kenapa aku di lahirkan ayah?? Lina mulai menitikkkan airmatanya.
Karena yang salah bukan lah kamu tapi ibu dan ayah mu.
Kamu anak tak berdosa nak. Duku ibumu hampir menggugurkan mu tapi ayah tidak mengizinkan nya.
Kenapa???
Karena ayah sayang sama mu nak. Ayhnya membelai kepala Lina.
Adrian yang menyaksikan nya pun larut dalam kesedihan.
Dan janjilah satu hal lagi pada ku.
Apa itu???
Menikahlah nak. Bukankah dia calon suamimu bisik ayahnya menggoda Lina.
Ayah... Apa ayah yakin menyerahkan ku padanya.
Hahaha tawa Lelaki paruh baya itu.
Apa kamu tulus mencintai anak ku ini?? tanya ayah Lina kepada Adrian
Saya tulus mencintainya pak.
Aku menitip anak gadis ku ini padamu dan jangan pernah menyakitinya. Walaupun dia sedikit dingin dan galak tapi dia sangat baik.
Saya akan menjaganya pak, tapi anak bapak ini belum mau menikah dengan saya jawab Adrian.
Adrian malah mendapat pukulan di pundaknya dari Lina.
Kenapa kau memukul ku?? bukan kah begitu??
Aisss Diamlahh Lina sangat kesal dengan Adrian.
Apa ciuman ku tadi tak cukup memjawab pertanyaan mu itu umpat Lina dalam hatinya.
Berjanjilah nak kau akan menikah dengan nya. Mungkin ini permintaan pertama dan terakhir ayah untukmu.
Baiklah ayah aku akan menikah dengan nya. Lina ingin membuat hati ayahnya bahagia.
Hati Adrian berbunga bunga mendengar janji Lina kepada ayahnya.
Apa kamu senang bisik Lina.
Hari ini aku begitu senang aku akan memberitahu ayahku sayang bisik Lina.
Adrian mengambil ponsel nya di kantong celana berniat memberi tahu ayahnya tapi dia menghentikannya karena Lina berteriak.
Ian... ayah Ian....
__ADS_1
panggil dokter Ian....