Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
RIKO PART 3


__ADS_3

Perlahan Lina berjalan menuju apartemen Riko.


Ting.. tong ..


Lina memencet bel apartemennya.


Tak lama pintu ini terbuka. Tampak lah seorang pria yang sangat lusuh dan pucat.


Lina.... seru Riko heran.


Dia kaget melihat orang yang sangat dia rindukan akhirnya bisa dia lihat berada di hadapannya.


Riko prov


Entah siapa malam malam begini yang harus bertamu. Gak tau apa gua lagi sakit???


Dengan sangat malas aku turun dari ranjang dan membuka pintu apartemen ku. Betapa aku sangat bahagia, yang ada di hadapannku adalah orang yang sangat sangat aku rindukan dan aku harapkan hadir saat ini.


Ingin rasanya aku memeluknya, tapi gua tak punya keberanian untuk itu.


Tapi tunggu dulu.. gua bingung kenaoa dia berada disini malam malam, bukannya dia menjaga Adrian??


hei..... gua.... boleh masuk kan??? tanya Lina membuyarkan lamunanku.


Iya masuk aja!!! jawab ku


Loe sakit apa Ko??


Gak kok cuma kecapean aja!!


Beneran??


Riko hanya mengangguk.


Kenapa loe kesini?? bukannya jagain Adrian?? Loe berantem sama dia??


Ya ampun pak nanya nya satu satu aja!! jawab Lina memanyunkan bibirnya yang membuat gua pengen mencium nya.


Gua kesini nyariin loe!!! Lagian kemana aja seh?? 3 hari ini kekantor juga gak.. ke RS juga gak.


Gua lagi kurang enak badan Lin.


Trus loe udah ke Rs belom??


Gua gak butuh obat dari Dokter tapi gua butuh loe. Ingin rasanya gua mengatakan itu tali itu hanya keluar didalam hati ku saja.


Gua hanya butuh istirahat Lin.


Pintar banget loe nyembunyiin perasaan loe ko!! batin Lina.


Loe mau minum apa?? gua ambilin!!


Gak usah kan loe lagi sakit!! larang Lina.


Gua udah gak apa apa kok.. gua udah mendingan jawab Riko santai dan bangkit menuju dapur.


Lina mengikuti langkah Riki menuju dapur dan langsung duduk di kursi makan disana.


Ko gua boleh nanya gak??


Nanya apa?? tanya aja!!


Apa loe sakit karena wanita yang loe sukai itu??


Gua kaget mendengar pertanyaan Lina. Gua sampai berhenti menuang gula ke gelas.


Hummmm bisa jadi jawab ku seadanya.


Dia ninggalin loe??


Dia gak ninggalin gua Lin. Gua dan dia gak pernah kok bersama. Dari awal juga kan gua tau dia udah punya kekasih. Sekaramg dia udah bersama kekasihnya.Gua udah gak ada hak untuk dekat dekat dengan dia.

__ADS_1


Emang kemarin kemarin dia gak sama kekasih nya??


Kekasihnya lagi pergi ke luar negeri dan sekarang udah pulang!!


Kenapa seh Lin harus nanyain itu Lin. Orang nya loe Lin loe.. batin Riko yang masih saja asyik mengaduk teh untuk Lina itu.


DEG


Sebuah tangan melingkar di pinggang ku.


Hanya aku dan Lina yamg berada di ruamgan ini!! Apa.Lina yang memelukku??


Gak mungkin.... pelukan apa ini??


Jangan berbohong lagi gua udah tau semuanya.


Perkataan Lina membuyarkan lamunanku dan juga pertahananku.


Kubalikkan tubuhku dan kupeluk wanita yang sangat kurindukan ini. Aroma tubuhnya sangat sangat bisa menenangkan ku.


Kupeluk dia dengan sangat erat seolah dia adalah kekasih ku. Persetan dengan semuanya. Gua memang mencintai kekasih sahabatku sendiri. Lalu kenapa??


Cinta kan tidak pernah tau akan berlabuh pada siapa??


Dosa?? Cinta??


Cinta memang mampu membuat kita melakukan dosa.


Taoi dosa ku kali ini bisa menjadi dosa termanis ku. memeluk kekasih sahabatku sendiri. Maafkan gua Ian lirih ku.


Maaf kan gua Ko.. gua gak bisa membalas perasaan loe!!


Perkataan Lina itu memang kenyataan oahit bagi gua. Tapi gua harus menerimanya.


Gua tau Lin maafin gua ya... mencintai kekasih sahabatku sendiri.


Sejak kapan?? tanya Lina.


Pasti Andine yang membocorkannya kan???


Lina hanya mengangguk dan melepaskan pelukanku.


Gua gak tau mau mengatakan apa Ko.


Makasih susah menjaga gua selama ini. Trimakasih untuk semuanya .. trimaksih untuk cintamu.


Gua gak mau loe begini terus Ko!!


Lin... gua bisa minta sesuatu??


Apa???


Bisa tidak malam ini saja kamu berpura pura jadi kekasih ku??


Ide ku memang gila tapi sekali ini saja.


Tik...tik....tik... tik.. tetap tak ada jawaban.


Gua sudah pasrah Lina memang gak akan mengikuti ide ku ini.


Maaf Lin seruku dan berjalan menuju sofa ruang tengah meninggalkan Lina yang maaih berdiri di dapur.


Tiba tiba Lina menari tanganku dan memasukkanku kekamar.


Ganti baju loe karena kekasih ku harus ganteng titah Lina.


Tunggu dulu... apa loe menyetujui permintaan gua??


Loe punya waktu 3 menit saja untuk mengganti pakaian mu,,, kalau tidak gua akan berubah pikiran.


Baiklahh.. baiklah.. 3 menit.

__ADS_1


Kita mau kemana Lin?? tamay Riko dari dalam kamar.


Ketaman... teriak Lina.


Gua hanya memakai celana jeans dan kaos polos saja.


Gua usah siap... teriak Riki dengan semangat.


Lina menarik tangannya mengajaknya ke taman yang jauh dari apartemen Riko.


Dia tak mau ada orang yang melihat mereka dan melaporkannya pada Ian.


Lina membawa Riko ke tempat yang sering ia kunjungi dulu kalau lagi galau.


Lina prov.


Entah apa yang aku lakukan menyetujui ide gila Riko kencan dengannya malam ini.


Tapi mungkin inilah yang bisa kulakukan untuk membalas semua kebaikannya.


Cinta?? Dosa??


Cinta Riko padaku yang menjadi dosa atau aku yang kencan buta dengannya yang menjadi dosa??


Cinta dan dosa memang sepertinya sejalan.


Kubawa Riko menyusuri taman dekat kampus ku dulu dengan Yessi dan yang lain.


Gua melihat wajah Riko yang berseri. Ini sudah larut hanya ada beberapa pasangan yang berada di taman ini ditemani lampu yang tidak begitu terang termasuk kami. Pasangan bohongan.


Riko menceritakan banyak hal disana termasuk bagaimana dia bisa sangat dekat dengan keluarga Adrian. Dan dia mencerikatan kapan dia mulai menyadari perasaannnya padaku.


Gua sangat terpukul Lin saat tau gua menyukai loe!!


Bagaimana mungkin gua mencintai loe?? bahkan sampai mengharapkan Adrian meninggal.


Maafkan gua Lin!!


Semua bisa orang lakukan demi cinta Ko.


Loe lihat gua ke Adrian. Loe juga melakukan hal yang sama.Hanya saja gua gak bisa membalas perasaan loe.


Loe harus lihat Andine sepertinya dia mulai menyukai loe!!


Iya... kalau saja dia langsung menerima cinta gua waktu itu gak akan seperti ini Lin.


Tuha sudah mengatur semuanya Ko.. kita hanya menjalankannya saja.


Riko memelukku dan mencium kening ku.


Salah????


Iya salah... aku selingkuh.....


Ini hanya mimpi kan?? tanya ku pada Riko.


Riko mengangguk.. ya malam ini kita berada di dunia mimpi.Setelah pagi mimpi ini selesai dan semua akan kembali seperti semula.


Lina membalas pelukan Riko dan mengecup bibirnya sekilas.


Bahagia itulah yang di rasakan Riko saat ini.


Bahagia walaupun ini hanya semalam.


Kita pulang saja Ko disini dingin banget.


Kita makan dulu ya gua laper banget rengek Riko.


Makannya diapartemen aja ya.. gua gak mau kalau makan di luar.


Iya.. iya....

__ADS_1


__ADS_2