Cinta Dan Dosa

Cinta Dan Dosa
KENYATAAN PAHIT


__ADS_3

Tak banyak yang berubah ya mbak.


Mbak apa mbak gak mau nikah lagi???


Gak ahh..


Kenapa???


Mbak akan nikah kalau kamu sudah nikah!


Masak iya mbak mau dua kali kamu belum sama sekali.


Ahhh aku malas bahas itu mbak.


Aku malas untuk menikah, aku takut seperti mbak dan juga ibu dan sahabatku imel.


Gak semuanya seperti yang kamu pikirkan Lin.


Lina mencoba mencerna perkataan Lina.


Mereka berdua terbaring di tempat tidur menatap langit langit kamar mereka.


Malam ini ibunya menyuruh Reni menemani Lina di rumah karena baru sampai.


Lin..


Hummm


Kamu harus memaafkan ayah!


KENAPA???


Lina ayah begitu karena ada sebabnya.


Iya Lina tau karena ibu tak bisa beri dia anak laki laki kan.


Bukan Lin.


Lalu???


Lina bingung dan penasaran.


Kenapa mbak??


Lina mendudukkan Adiknya itu.

__ADS_1


Tapi mbak mau kau harus kuat mendegarmya dan kau harus bisa menerimanya. Dan setelah ini pun tidak akan ada ya g berunah antara kau aku dan ibu dan juga ayah.


Iya mbak apa??


Kau harus terima kenyataan pahit ini Lin agar kau bisa memaafkan ayah. Batin Reni.


Dulu ayah sempat pindah tugas ke luar kita selama 5 bln.


Hummn


Reni ragu ragu melanjutkan ceriranya


Apa kau kuat??


Iya aku siapa mbak. Lina berusaha meyakinkan adiknya itu.


Saat ayah tugas di luar kota ibu selingkuh dengan seorang pria dan saat ayah pulang kerumah ayah menemuka ibu dan oria itu sedang melakukan hubungan intim.


Reni mulai berkaca kaca menceritakan nya sementara Lina bengong seolah tak percaya.


Dengan berat hati Reni melanjutkan ceritanya.


Ayah mencoba memaafkan ibu saat itu dengan syarat lelaki itu harus pergi dari kampung ini.


Bagai disambar petir di siang bolong Lina mendengar cerita itu. Bahkan dia tak bergerak dari duduknya hanya airmata yamg mengalir deras sari pelupuk matanya.


Itulah yang membuat ayah frustasi Lin.


Lina masih mencoba tegar.


Kapan mbak tau??


Saat kamu pergi meninggalkan rumah.


Tapi ayah tak pernah marah kepadamu dia hanya marah pada ibu. Tapi dia juga begitu mencintai ibu sampai dia tak mau menceraikan ibu.


Dia menyayangimu Lin, dia merindukan mu.


Reni membelai rambut adik nya itu. Adik yang begitu disayanginya itu.


Lina akhirnya menangis begitu keras hampir berteriak. Dia menyesali semuanya.


Kenapa???


kenapa???

__ADS_1


kenapa??


itulah yang ada di otak nya..


kenapa harus seperti ini mbak??. teriak Lina yang sudah di peluk Reni.


Jadi aku hanya anak seorang selingkuhan???


Mbak apa salahku???


Kamu tidak salah Lin.. Reni mecoba menenangkan adiknya itu.


Pergilah mbak pergilah!!!Lina mendorong kakanya dan dia pun mengunci dirinya di dalam kamar.


Reni memberikan ruang untuk adiknya itu. Dia membutuhkan waktu untuk sendiri bisik Reni dalam hati.


Lina meraih ponselnya dan menekan no Adrian. Entah kenapa dia teringat akan Adrian


tutt.. tuttt tutt


Halo sayang.. apa kau merindukanku?? suara bersemangat itu terdengar dari seberang sana.


Bukan nya mendapat jawaban Adrian malah mendengar isak tangis.


Sayang kamu kenapa??


hiks.. hikss.. hiks..


Itulah yang didengar oleh Adrian.


Menangis lah sampai kau puas..


Lama kelamaan tak ada lagi suara tangis itu yang terdengar hanyalah suara nafas seperri orang tertidur.


Lina memang tertidur karena kelelahan menangis.


Adrian mulai menjadi tak tenang.


kenapa aku tak ikut saja tadi..


ada apa ini??


umpat Adrian dalam hatinya.


Besok aku akan datang sayang.

__ADS_1


__ADS_2