Cinta Joanna

Cinta Joanna
Mencintai Dengan Sederhana


__ADS_3

"Hahahahahha don't joke with me, it's not funny at all" kata Felli terbahak sambil menggeplak lengan Kevin.


"I'm serious" jawab Kevin dengan wajah seriusnya.


"Hah hah coba cubit aku" kata Felli tetap tak percaya dengan apa yang di dengarnya dari mulut Kevin. Kevin yang kesal karena ketidak percayaan Felli pun mencubit pipi Felli sedikit kencang hingga Felli memekik kesakitan.


"A a aw aw aw" pekik Felli sambil memegang tangan Kevin yang masih ada di pipinya namun sudah mengendur. "Lepasin, sakit tahu Vin" kata Felli dengan mengerucutkan bibirnya.


Muachh muachh muachh Kevin beberapa kali mengecup bibir Felli yang mengerucut itu karena gemas. "Jangan bertingkah atau memasang wajah lucu di depan laki-laki lain" kata Kevin lembut sambil membelai pipi Felli penuh kasih.


"Fell, kalau ada orang ngomong tuh dengerin dulu. Jangan asal serobot dan nyerocos kaya kaya kereta yang susah ngeremnya" ucap Kevin pada Felli yang terlihat malu. "Selama ini tuh aku tahu kalau kamu menaruh hati padaku. Bukannya aku tak mau menanggapi, tapi aku harus meyakinkan hati. Eittss biar aku selesei dulu ngomongnya honey. Aku harus meyakinkan kalau kamu gak seperti Raisa yang tiba-tiba pergi ninggalin aku. Karena aku jika sudah jatuh cinta dengan satu wanita, gak bakal kegoda dengan wanita lain. Jadi kedepannya, jika ada sesuatu tanyakan dulu ke aku ya, jangan berasumsi sendiri." kata Kevin panjang lebar.


"Vin, makasih karena kamu membalas perasaanku. Aku bukan wanita yang sempurna Vin, aku punya banyak kekurangan, dan ku harap kamu bisa melengkapi kekurangan itu" kata Felli dengan sendu.


"Heii aku mencintaimu apa adanya, cintaku tak memandang siapa kamu, tak menginginkan kamu lebih dari apa adanya kamu. Fell, aku minta biarkan aku gantikan peran yang dulu Reynard mainkan. Biarkan aku mencintaimu sepenuh hati, selalu ada untukmu, dan menemanimu dalam suka duka" ucap Kevin yang membuat air mata Felli lolos begitu saja. Melihat itu Kevin lekas menangkup pipi wanitanya dan mengghapus air matanya kemudian memasukkan Felli ke pelukannya. Meresapi rasa dan menyalurkan cintanya.


"Vin, maafkan aku. Bukannya aku gak bisa lupain Reynard, tapi dia udah punya tempat tersendiri di sudut hati aku. Dia orang pertama yang menguatkanku, dia orang pertama yang selalu ada untukku" ucap Felli lirih, takut Kevin akan marah ataupun tersinggung dengan ucapannya.


"Aku tahu, kamu tenang saja. Karena pada akhirnya aku lah pemenangnya" kata Kevin dengan tersenyum. "I love you Fellisha" ucap Kevin lalu mencium kening Felli lama.


💞💞💞


Pagi yang cerah, secerah wajah tampan yang terus memancarkan senyumnya ketika ia tahu bahwa ia adalah yang pertama untuk wanita yang masih dalam dekapannya. Boy mengamati wajah istrinya yang ternyata sangat cantik di matanya. Tak berapa lama, terlihat Joanna tampak menggeliat dan mengerjapkan matanya. Dan yang pertama ia lihat adalah wajah tampan suaminya yang sedang tersenyum.


"Morning sayang" sapa Boy pada Joanna dengan senyum yang terus mengembang.


"Hmmmm morning too sayang" balas Joanna juga dengan senyumnya.


Cup cup cup cup Boy mencium kening Joanna, kedua matanya, dan terakhir di bibirnya. "Morning kiss, hehehhehe. Aku harap kamu akan terbiasa tiap pagi" ucap Boy yang di angguki Joanna. Joanna beringsut dari pelukan suaminya dan akan beranjak keluar dari selimut. "Mau kemana ?"

__ADS_1


"Mau mandi dong, lengket nih" jawab Joanna kemudian keluar dari selimut dan jalan perlahan ke kamar mandi. Ia berjalan sangat pelan karena merasa perih di intinya.


"Sayang isshh kau ingin menggodaku hmmm" tanya Boy yang sudah berada di belakang tubuh Joanna dan melingkarkan kedua tangan kekarnya.


"Apaan sih oppa, siapa yang menggoda. Aku cuma mau mandi" kata Joanna kesal karena ia tak merasa sedang menggoda suaminya. Boy segera mendorong tubuh istrinya ke kamar mandi. Mereka mandi bersama tanpa melakukan apapun, karna ia menyadari jika milik istrinya masih perih.


"Tumben jam segini baru mau berangkat Boy?" tanya papa Danu.


"Sekali-sekali pa hehehehhe" jawab Boy cengengesan dan masih senyum-senyum sendiri.


"Jo, suami kamu kenapa? Mama lihat dari tadi senyum-senyum mulu" tanya mama Vina pada Joanna.


"Tau tuh mah, kesambet setan kocak kali" jawab Joanna yang mengundang gelak kedua mertuanya.


"Cih mana ada setan kaya gitu sayang" sahut Boy kesal karena di katakan dia kesambet.


"Nah terus kenapa itu senyum-senyum terus? Bentar deh, tumben anak mama ini ceria banget"


"Gol Boy?" tanya mamanya yang membuat papa dan Joanna bingung tentang arah pembicaraan anak dan ibu itu.


"Gol ale ale lah mah, jebol sudah hahahhahaha" tawa bangga Boy menjawab pertanyaan mamanya.


"Yesss!!!! Bikinin cucu yang banyak ya buat mama sama papa" lanjut mamanya lagi dengan sumringah. Papa Danu yang mulai tahu arah pembicaraan mereka pun mulai tersenyum lebar.


"Benar-benar anak papa hahahahah" tawa papa Danu membanggakan anak sulungnya. Joanna yang masih tulalit dengan arah pembicaraan mereka pun tetap melanjutkan sarapannya.


"Jo, jadi berapa ronde semalam? Boy ganas gak di atas ranjang?" tanya mama Vina dengan menaik turunkan alisnya.


Uhuuk uhuukk uhuukkk Boy dengan sigap langsung mengambilkan air minum untuk istrinya yang tersedak karene mendengar ke absurd an suami dan mertuanya. Acara sarapan pagi yang penuh percakapan absurd pun selesai. Papa Danu dan mama Vina hari ini berangkat ke luar kota untuk memenuhi undangan reuni SMA. Sedangkan Boy sudah siap untuk berangkat ke kantor.

__ADS_1


"Aku berangkat dulu ya" kata Boy lantas mengecup kening Joanna.


"Iya, hati-hati. Jangan lupa makan siang nanti" balas Joanna.


"Hmmm, love you" jawab Boy lalu mengecup bibir istrinya itu.


💞💞💞


Sementara itu, dua insan yang di mabuk asmara pun tengah terlihat berangkat ke kantor bersama. Kevin yang masih mengenakan pakaian semalam dan Felli yang sudah memakai baju kerjanya.


"Gara-gara Richard gak becus ngatur jadwal, aku jadi gak sempet pulang ganti baju kan" gerutu Kevin sambil tetap menyetir. Sedangkan Felli di sampingnya terlihat geleng-geleng mendengan ucapan dan umpatan yang keluar dari mulut kekasihnya itu sedari tadi.


"Udah lah, kan di kantor kamu nyimpen baju juga sih"


"Iya sayang, tapi masa iya aku ke kantor pakai celana pendek kaya gini"


"Kamu mau pakai gimana pun masih tetap tampan dan juga mata pegawai perempuanmu tetap menatap dengan tatapan memuja" kata Felli yang terkadang kesal dengan para pegawai perempuan Kevin. Tiga puluh menit kemudian mereka sampai perusahaan milih Kevin. Saat mereka turun nampak pegawai yang ada di loby menatap mereka semua, walaupun sebenarnya fokusnya adalah Kevin.


"Selamat pagi pak Kevin" sapa pegawai perempuan yang berada di resepsionis. Namun hanya deheman dan anggukan yang di dapatnya.


"Richard, ke ruanganku sekarang" titah Kevin pada asistennya itu dengan nada kesal.


"Baik tuan, lima belas menit lagi saya akan ke ruangan tuan. Ini masih ada beberapa berkas yang harus di periksa"


15 minute later...


"Astaga mataku...."


Hayoo mata siapa tuh 😂😂😂

__ADS_1


Yuk tetap dukung karya author dengan like, komen, dan vote ya.. Ohh ya, jangan lupa masukkan ke daftar favorit kalian ya... Love you full 😘😘


__ADS_2